[비즈한국] Toss (dioperasikan oleh Viva Republica) menarik perhatian dengan mempersiapkan layanan ulasan toko offline. Toss baru saja mengajukan merek dagang terkait layanan ulasan dan peringkat tempat makan. Latar belakang Toss menyiapkan layanan offline ini tampaknya berkaitan dengan perluasan bisnis pembayaran praktis (easy payment). Toss telah menyatakan niatnya untuk meluncurkan pembayaran wajah 'Face Pay' dan memperluasnya ke seluruh negeri. Dengan cepatnya Toss memantapkan diri di pasar pembayaran praktis melalui anak perusahaannya yang menyebarkan terminal pembayaran, kini perhatian tertuju pada apakah mereka akan mempercepat akuisisi merchant dengan layanan baru ini.

Pada 9 Februari, Toss mengajukan tiga merek dagang bernama 'spotlist'. Klasifikasi produknya meliputi kelas 09, 38, dan 42, dengan barang yang ditentukan meliputi △perangkat lunak yang dapat diunduh untuk menyediakan informasi ulasan, △perangkat lunak aplikasi untuk mengelola respons konsumen dan ulasan, △bisnis desain dan pengembangan perangkat lunak untuk layanan jejaring sosial online, △layanan papan pengumuman elektronik online dan penyediaan ruang obrolan, serta △layanan papan pengumuman elektronik untuk SNS berbasis lokasi.
Mengenai Spotlist, Toss menyatakan, "Kami sedang meninjau layanan dengan fungsi utama peringkat dan ulasan tempat makan berbasis offline. Ruang lingkup layanan yang spesifik belum ditentukan. Kami mengajukannya terlebih dahulu sebagai langkah untuk mengamankan merek dagang."
Latar belakang Toss, yang telah menjalankan bisnisnya dengan berpusat pada platform keuangan seluler, dalam menyiapkan layanan offline tampaknya adalah perluasan bisnis pembayaran praktis. Toss mulai memperkuat bisnis pembayaran offline dengan meluncurkan layanan pembayaran praktis berbasis pengenalan wajah 'Face Pay' pada tahun 2025. Untuk pembayaran pengenalan wajah, perusahaan seperti Shinhan Financial dan Naver telah lebih dulu terjun, namun mereka gagal memantapkan diri di pasar karena kesulitan dalam pemasangan dan perluasan terminal.
Namun, melalui anak perusahaannya Toss Place yang didirikan pada Maret 2022, Toss dengan cepat memantapkan posisi di pasar pembayaran dengan menyebarkan terminal pembayaran sendiri, yakni 'Toss Front' dan mesin POS. Toss Place adalah perusahaan yang menyediakan perangkat seperti aplikasi POS, terminal pembayaran, kios, dan solusi manajemen pelanggan. Jumlah merchant yang memasang terminal pembayaran telah melampaui 210.000 per September 2025.
Toss mengadakan konferensi pers bersamaan dengan peluncuran resmi pembayaran praktis pengenalan wajah pada September 2025 dan menunjukkan niatnya untuk melakukan ekspansi nasional. Targetnya adalah menerapkan Face Pay dalam kehidupan sehari-hari melalui kolaborasi dengan berbagai merek seperti minimarket, kafe, restoran, bioskop, fesyen, kecantikan, dan peralatan rumah tangga. Untuk penyebaran Face Pay, jenis terminal Toss Place seperti 'Toss Front View' dan 'Toss Front Cam' juga akan ditambah.

Faktanya, seiring dengan bertambahnya merchant yang menggunakan terminal pembayaran Toss Place, aktivasi Face Pay juga semakin cepat. Anggota yang telah mendaftarkan informasi wajah dan alat pembayaran di aplikasi Toss dapat menggunakan pembayaran wajah di toko offline. Dengan pesatnya peningkatan merchant terminal Toss Place, konsumen yang menggunakan Face Pay juga terus bertambah. Diketahui bahwa jumlah pengguna Face Pay baru-baru ini telah melampaui 2 juta orang.
Dalam konferensi pers tersebut, Toss juga menjelaskan rencana untuk menghubungkan layanan pembayaran online dan offline melalui 'Apps-in-Toss'. Ini adalah implementasi toko online di dalam aplikasi Toss. Toss menjelaskan, "Pengguna dapat mencari toko, melakukan reservasi, dan memeriksa manfaat di Apps-in-Toss, melakukan pembayaran dalam 1 detik dengan Face Pay di lokasi, dan setelah pembayaran, sistem akan melanjutkan dengan akumulasi poin otomatis, penerbitan kupon, hingga reservasi kunjungan kembali." Wakil Presiden Toss, Oh Gyu-in, yang memimpin bisnis pembayaran praktis, mengatakan, "Kami akan menghubungkan pengalaman pembayaran offline pengguna secara utuh dengan menggabungkan Toss Place sebagai penyedia terminal, Apps-in-Toss yang menyediakan layanan per toko, serta Face Pay secara organik."
Perhatian kini tertuju pada apakah layanan ulasan dan peringkat tempat makan offline juga akan diluncurkan dalam bentuk Apps-in-Toss. Jika Spotlist benar-benar diluncurkan, kemungkinan besar data akan diperoleh dengan cepat mengingat jumlah akumulasi pengguna aplikasi Toss telah melampaui 30 juta orang. Karena memungkinkan untuk menyediakan informasi merchant terminal Toss Place, hal ini juga dapat dimanfaatkan untuk promosi merchant dan kontrak baru. Namun, menurut pihak Toss, implementasi layanan di dalam aplikasi belum diputuskan.
Bisnis pembayaran praktis offline juga menjadi sumber pendapatan baru bagi Toss. Hal ini memungkinkan diversifikasi pendapatan di tengah sulitnya mendapatkan pengguna baru hanya melalui platform saja. Secara khusus, layanan pembayaran wajah terhubung dengan pembayaran praktis, layanan autentikasi (informasi wajah), dan penjualan terminal pembayaran, sehingga dapat menciptakan pendapatan dari sisi online maupun offline.
Struktur pendapatan Toss terbagi menjadi divisi konsumen yang mencakup transfer, perantara, iklan, pembayaran praktis, perdagangan, dan sekuritas, serta layanan merchant yang mencakup bisnis PG dan penjualan terminal pembayaran. Per kuartal ke-3 tahun 2025, proporsi layanan konsumen dalam total pendapatan Toss mencapai 65,2% (1,255 triliun won), sementara layanan merchant mencakup 34,8% (669,8 miliar won).