주메뉴바로가기본문바로가기
비즈한국 비즈한국

Eksklusif
Warner Music Korea Akhirnya Likuidasi 'Uncutpoint' Setelah 4 Tahun Akuisisi

Artikel ini diterjemahkan secara otomatis oleh AI. Mungkin terdapat perbedaan dengan artikel asli berbahasa Korea.  Read original in Korean →

[비즈한국] Anak perusahaan Warner Music Korea, Uncutpoint, dipastikan telah dilikuidasi. Warner Music Korea mengakuisisi label rekaman 'Uncutpoint' pada tahun 2021. Saat itu, mereka membeli 51% saham Uncutpoint, dan pada tahun 2023, sisa 49% sahamnya juga diakuisisi. Warner Music Group dikenal sebagai salah satu dari tiga perusahaan rekaman terbesar di dunia bersama dengan Universal Music Group dan Sony Music Entertainment, dan Warner Music Korea adalah anak perusahaan dari Warner Music Group di Korea.

2021년 언컷포인트에서 발매된 루피 싱글 앨범. 사진=언컷포인트 페이스북
Album single Loopy yang dirilis oleh Uncutpoint pada tahun 2021. Foto=Facebook Uncutpoint

Berdasarkan hasil investigasi Bizhankook, Uncutpoint dikonfirmasi telah dilikuidasi pada bulan September tahun lalu. Pendapatan Uncutpoint pada periode Oktober 2024 hingga September 2025 hanya sekitar 300 juta won, tingkat yang sulit dianggap sebagai operasional bisnis yang layak. Warner Music Korea mengakuisisi Uncutpoint dengan nilai sekitar 2,7 miliar won, namun pada akhirnya tidak membuahkan hasil yang nyata.

Saat itu, Uncutpoint menaungi artis-artis seperti Loopy, Bloo, Owen, Kista, Seo Ja-young, dan Creeps. Selain itu, anak perusahaan Uncutpoint termasuk studio desain 'Laundry Office' dan label hip-hop 'MKIT Rain Records'. Laundry Office pernah berpartisipasi dalam pengerjaan album berbagai artis seperti girl grup BLACKPINK dan ITZY.

Saat mengakuisisi Uncutpoint, Warner Music Korea mengungkapkan antusiasmenya dengan menyatakan, “Kami senang dapat bergabung dengan Uncutpoint yang memiliki potensi pertumbuhan tak terbatas,” dan menambahkan, “Kedua perusahaan tidak hanya akan menciptakan efek sinergi yang lebih tinggi melalui kolaborasi, tetapi juga berencana untuk memacu bisnis musik.” Pihak Uncutpoint pun menyatakan, “Kami berharap artis dari kedua perusahaan dapat berkomunikasi secara luas dan berinteraksi secara aktif untuk tumbuh bersama.”

Pada awal akuisisi, kinerja Uncutpoint tidak buruk jika mempertimbangkan skala perusahaan. Menurut laporan audit Warner Music Korea, Uncutpoint mencatat pendapatan sebesar 6,84567 miliar won dan laba bersih 2,31964 miliar won pada periode Oktober 2022 hingga September 2023. Namun, pada periode Oktober 2023 hingga September 2024, perusahaan mencatat pendapatan sebesar 1,2749 miliar won dan rugi bersih 2,28533 miliar won, yang menandai perubahan menjadi defisit. Anak perusahaannya, MKIT Rain Records, juga mengalami kesulitan manajemen, termasuk konflik dengan artis yang bernaung di bawahnya. Akhirnya, MKIT Rain Records dilikuidasi pada Mei 2024.

Unggahan terakhir di Facebook Uncutpoint dilakukan pada Mei 2024, dan di Instagram pada Juli 2024. Situs web resmi Uncutpoint juga tidak dapat diakses sejak tahun lalu.

Di kalangan industri, rumor bahwa Uncutpoint telah menghentikan kegiatannya sudah beredar sejak paruh kedua tahun 2024. Anak perusahaan Uncutpoint, Laundry Office, dikonfirmasi telah dilikuidasi pada Mei 2024. Artis yang bernaung di Uncutpoint, Bloo, merilis album 'GO MAX' pada tahun 2025 bukan melalui Uncutpoint, melainkan melalui afiliasi Warner Music Korea lainnya, yaitu MPLIFY. Tampaknya para artis Uncutpoint lainnya akan beraktivitas melalui afiliasi Warner Music Korea yang lain seperti Bloo.

Warner Music Korea mengakuisisi Uncutpoint dengan harapan besar, namun dengan dilikuidasinya seluruh anak perusahaan Uncutpoint, kini jejaknya pun sulit ditemukan. Bizhankook telah menghubungi Warner Music Korea untuk meminta tanggapan terkait hal ini, namun belum menerima jawaban.

Artikel ini diterjemahkan secara otomatis oleh AI. Mungkin terdapat perbedaan dengan artikel asli berbahasa Korea.
단독
박형민 기자
godyo@bizhankook.com
저작권자 ⓒ 비즈한국 무단전재 및 재배포 금지