[비즈한국] Terkonfirmasi bahwa mantan Wakil Menteri Kehakiman, Kim Hak-ui, kini tengah beraktivitas sebagai anggota firma hukum. Kim mengundurkan diri dari jabatannya pada tahun 2013 setelah muncul kontroversi mengenai layanan seksual. Ia sempat dinyatakan tidak bersalah oleh kejaksaan dan beralih profesi menjadi pengacara pada tahun 2016. Meskipun terdapat opini publik yang kuat bahwa pendaftaran izin pengacaranya tidak pantas, Asosiasi Pengacara Korea tetap mengizinkannya.
Pada tahun 2016, Kim Hak-ui membuka kantor di sebuah gedung di distrik Gangnam, Seoul. Lokasi tersebut merupakan tempat beroperasinya Firma Hukum A, yang berspesialisasi dalam kasus-kasus lingkungan. Kim sempat beraktivitas sebagai pengacara di bawah firma tersebut. Namun, firma yang digunakan Kim dan Firma Hukum A yang asli sebenarnya adalah entitas bisnis yang berbeda meski memiliki nama yang sama. Meskipun demikian, fakta bahwa Kim menggunakan nama Firma Hukum A dan berbagi kantor di gedung yang sama menimbulkan desas-desus mengenai adanya hubungan erat di antara keduanya.

Firma Hukum A didirikan oleh Pengacara B, yang berasal dari firma hukum K, salah satu firma hukum terbesar di Korea. Pengacara B adalah alumni Fakultas Hukum Universitas Nasional Seoul bersama Kim Hak-ui. Pengacara B dikenal luas sebagai pakar hukum lingkungan dan pernah menjabat sebagai penasihat hukum Kementerian Lingkungan Hidup serta anggota Komite Pusat Penyelesaian Sengketa Lingkungan.
Firma Hukum A beralih menjadi firma hukum berbentuk korporasi (law firm) pada tahun 2024. Perbedaannya terletak pada status hukumnya, di mana firma hukum sebelumnya adalah bisnis perorangan, sementara firma hukum korporasi adalah badan hukum. Umumnya, firma hukum beralih ke bentuk korporasi untuk memperkuat profesionalisme dan sistem kerja. Berdasarkan Undang-Undang Pengacara, pendirian firma hukum korporasi memerlukan minimal 3 orang 'anggota'. Anggota di sini haruslah individu yang memiliki lisensi pengacara, dan salah satu di antaranya harus memiliki pengalaman lebih dari 5 tahun.
Saat Firma Hukum A beralih menjadi firma hukum korporasi, terkonfirmasi bahwa Kim Hak-ui bergabung sebagai anggota. Kim menyetorkan modal sebesar 30 juta won ke Firma Hukum A. Namun, nama Kim Hak-ui tidak dapat ditemukan dalam daftar profil pengacara di situs web Firma Hukum A. Dua anggota lainnya selain Kim diperkenalkan sebagai pengacara perwakilan di situs web tersebut.
Kim Hak-ui tidak hanya sekadar mencantumkan namanya di Firma Hukum A. Terkonfirmasi pula bahwa saat ini Kim menangani kasus secara langsung sebagai pengacara di bawah firma tersebut. Jika sebelumnya Kim hanya meminjam nama Firma Hukum A dan beraktivitas secara terpisah, kini ia benar-benar beroperasi sebagai anggota resmi dari firma hukum korporasi tersebut.
Bizhankook telah berupaya menghubungi Firma Hukum A beberapa kali melalui telepon untuk meminta tanggapan, namun tidak mendapatkan respons. Bizhankook juga telah mengirimkan pertanyaan melalui surel kepada Firma Hukum A pada tanggal 27 Desember, namun hingga pagi hari tanggal 2 Januari, belum ada jawaban yang diterima.