[비즈한국] Dikonfirmasi bahwa FnGuide064850 telah melikuidasi anak perusahaannya, FnDataLab. FnGuide sebelumnya dipimpin oleh mantan CEO Kim Gun-ho, namun saat ini manajemennya dipegang oleh Hwacheon Machine010660. Hal ini memicu analisis bahwa langkah pembersihan anak perusahaan dilakukan setelah Hwacheon Machine mengambil alih kendali manajemen.

FnGuide didirikan pada tahun 2000 sebagai usaha internal Samsung Group. Perusahaan ini adalah salah satu perusahaan pertama yang melakukan penawaran umum perdana (IPO) saat pasar KONEX dibentuk pada tahun 2013. Pada Desember 2020, perusahaan pindah mencatatkan sahamnya ke pasar KOSDAQ. Awalnya, perusahaan ini dimulai sebagai situs pembanding imbal hasil dana (fund), namun setelah bekerja sama dengan Naver Finance, informasi mengenai imbal hasil dana dialihkan ke Naver. Sebagai gantinya, FnGuide kini fokus pada analisis perusahaan dengan membandingkan profitabilitas perusahaan serta menghitung berbagai metrik seperti PER dan PBR.
Mantan CEO Kim Gun-ho pindah menjadi CEO FnGuide saat dirinya masih menjabat sebagai peneliti di Samsung Securities pada masa pendiriannya. Namun, kinerja awal FnGuide dilaporkan tidak memuaskan, dan Samsung Group dikabarkan sempat mempertimbangkan untuk melikuidasi FnGuide. Oleh karena itu, FnGuide menerima investasi dari Hwacheon Machine, keluar dari afiliasi Samsung Group, dan mulai menempuh jalurnya sendiri.
Hwacheon Machine awalnya berinvestasi di FnGuide sebagai investor finansial (FI). Namun, setelah pertengahan 2023, mereka mulai menunjukkan ketertarikan pada hak manajemen FnGuide. CEO Kim Gun-ho mengundurkan diri dari jabatan CEO FnGuide pada Oktober 2023 dan mundur dari posisi direktur internal pada Maret 2024. Saat ini, mantan CEO Kim tidak memiliki pengaruh khusus terhadap FnGuide.
Memasuki tahun ini, tidak berlebihan untuk mengatakan bahwa manajemen FnGuide dikuasai oleh keluarga CEO Hwacheon Machine, Kwon Hyung-woon. Saat ini, 5 dari 10 anggota dewan direksi FnGuide adalah CEO Kwon dan pihak-pihak yang memiliki hubungan khusus dengannya. Setelah dikuasai oleh CEO Kwon, kinerja manajemen FnGuide tidaklah buruk. Pendapatan meningkat 11,50% dari 15,7 miliar won pada semester pertama tahun lalu menjadi 17,5 miliar won pada semester pertama tahun ini, dan laba operasional meningkat 26,60% dari 3,3 miliar won menjadi 4,2 miliar won pada periode yang sama.
Hal yang menarik perhatian adalah FnGuide mulai memangkas beberapa anak perusahaan tahun ini. Pertama, pada Februari tahun ini, Biz & Wise (sebelumnya Stockpedia), perusahaan di mana FnGuide memegang 50% saham, telah dilikuidasi. Biz & Wise adalah penyedia layanan analisis perusahaan dan konsultasi keuangan, di mana 50% saham sisanya dipegang oleh media ekonomi, Chosun Biz. Laba bersih Biz & Wise tahun lalu berada di kisaran 5 juta won. Keputusan untuk melikuidasi perusahaan tersebut ditafsirkan karena tidak memberikan dampak signifikan terhadap kinerja perusahaan.
Selanjutnya, pada bulan April tahun ini, anak perusahaan FnDataLab juga dilikuidasi. FnDataLab adalah penyedia solusi keuangan yang didirikan pada tahun 2022. Berbeda dengan Biz & Wise, FnGuide memegang 80% saham FnDataLab. Likuidasi FnDataLab dapat dilihat sebagai keputusan yang sepenuhnya mencerminkan kehendak FnGuide.
FnDataLab mencatatkan kinerja yang cukup berarti, berbeda dengan Biz & Wise, dengan pendapatan 2,1 miliar won dan laba bersih 200 juta won tahun lalu. Mengingat perusahaan masih dalam tahap awal, terdapat ruang untuk bertumbuh. Penelitian yang dilakukan secara bersama oleh FnGuide dan FnDataLab juga sempat mendapat pengakuan di industri, termasuk dimuat di berbagai media.
Beberapa pihak menilai bahwa gaya manajemen Hwacheon Machine memberikan pengaruh. Analisis menunjukkan bahwa mereka lebih memilih untuk menjalankan bisnis dalam satu entitas daripada memiliki banyak anak perusahaan di bawah FnGuide. Biz Hankook telah mencoba menghubungi FnGuide untuk mendapatkan tanggapan terkait hal ini, namun belum mendapatkan jawaban.