[비즈한국] Berdasarkan hasil penelusuran BizHankook, afiliasi Grup Kolon, yang menempati peringkat ke-38 dalam dunia bisnis Korea, baru saja menyelesaikan pembangunan gedung di atas tanah milik pimpinan grup, Honorary Chairman Lee Woong-yeul, di Seongbuk-dong, Seoul. Wilayah tersebut merupakan kawasan hunian paling elit di Korea yang dipadati kedutaan besar negara asing dan rumah-rumah mewah, di mana Honorary Chairman Lee Woong-yeul memiliki kediaman pribadi yang berbatasan langsung dengan lokasi gedung ini. Apa alasan afiliasi Grup Kolon membangun gedung di tanah milik sang pimpinan? Berapa biaya sewa tanah yang dibayarkan? BizHankook menelusuri seluk-beluk pembangunan gedung di Seongbuk-dong oleh afiliasi Kolon tersebut.

Menurut penelusuran BizHankook, perusahaan induk Grup Kolon yaitu Kolon, serta anak perusahaan Kolon Industries120110, Kolon Global003070, dan Kolon Mobility baru saja menyelesaikan pembangunan gedung di tanah milik Honorary Chairman Lee Woong-yeul di Seongbuk-dong, Seongbuk-gu, Seoul pada tanggal 1 lalu. Gedung tersebut memiliki skala 3 lantai di bawah tanah dan 2 lantai di atas tanah (luas total 1.415 m²), dengan peruntukan resmi di dokumen tercatat sebagai restoran/kafe dan ruang pameran. Honorary Chairman Lee mewarisi lahan seluas 758 m² ini beserta rumah tinggal di atasnya dari mendiang ayahnya, Honorary Chairman Lee Dong-chan, pada November 2014. Afiliasi Kolon mulai merobohkan bangunan lama dan memulai pembangunan gedung baru pada Agustus 2023.
Gedung yang dibangun oleh afiliasi Kolon di tanah milik Honorary Chairman Lee Woong-yeul diberi nama ‘LOOKN’. Sebelumnya, tepat sebelum dimulainya pembangunan pada Juni 2023, Kolon telah mengajukan pendaftaran merek dagang untuk nama ‘룩앤’ dan versi bahasa Inggrisnya ‘LOOKN’. Produk dan jasa yang didaftarkan mencakup 14 item kelas 28 seperti mainan dan peralatan golf, 16 item kelas 30 seperti kopi dan biskuit, 12 item kelas 36 seperti real estat, serta 19 item kelas 43 seperti restoran, jasa hotel, dan penyediaan fasilitas konvensi. Merek-merek tersebut telah terdaftar pada bulan Juni di tahun yang sama, namun hingga saat ini belum ditemukan jejak aktivitas komersial yang dilakukan.
Tujuan penggunaan sebenarnya dari gedung yang dibangun afiliasi Kolon di tanah Honorary Chairman Lee Woong-yeul hingga kini belum diketahui. Hasil pengecekan di lapangan menunjukkan bahwa gedung tersebut telah mendapatkan izin penggunaan dan sedang dalam tahap pengerjaan interior di dalam maupun luar bangunan. Karena gedung belum digunakan, kesesuaian antara peruntukan di dokumen dan penggunaan nyata baru akan dapat dipastikan di kemudian hari. Seorang pihak yang ditemui di lokasi proyek mengatakan, "Saat ini sedang dilakukan pengerjaan interior luar dan dalam. Sepertinya butuh satu atau dua bulan lagi untuk selesai. Memang benar gedung ini diperuntukkan sebagai ruang pameran."

Tanah milik Honorary Chairman Lee Woong-yeul tempat afiliasi Kolon mendirikan gedung tersebut berbatasan langsung dengan kediaman pribadinya. Honorary Chairman Lee Woong-yeul membeli tanah yang bersebelahan dengan lahan tersebut sekitar bulan Desember 1976, saat mendiang Honorary Chairman Lee Dong-chan masih memiliki tanah utamanya. Di atas tanah tersebut, ia membangun rumah tinggal berlantai 1 di bawah tanah dan 2 di atas tanah (luas total 1.177 m²) pada Mei 2001 untuk digunakan sebagai tempat tinggal pribadi. Honorary Chairman Lee sebelumnya memiliki dua unit rumah yang saling berdekatan di area tersebut, termasuk rumah tinggal yang berdiri di atas lahan tempat afiliasi Kolon membangun gedung baru ini.
Afiliasi Kolon memiliki hak untuk menggunakan tanah milik Honorary Chairman Lee Woong-yeul secara berbayar selama 50 tahun. Pemilik bersama gedung baru tersebut, yakni Kolon (kepemilikan 1%), Kolon Industries (46%), Kolon Global (31%), dan Kolon Mobility (22%), telah menandatangani kontrak hak guna bangunan (superficies) dengan Honorary Chairman Lee di atas lahan tersebut pada Maret 2023 sebelum pembangunan dimulai. Kontrak tersebut berisi ketentuan penggunaan lahan selama 50 tahun hingga Maret 2073 dengan biaya sewa 14 juta won per tahun untuk tujuan kepemilikan gedung konstruksi beton bertulang. Kondisi tambahan mengenai keberlanjutan gedung atau pengalihan kepemilikan setelah berakhirnya hak guna bangunan belum dapat dipastikan.
Pemilik tanah, Honorary Chairman Lee Woong-yeul, adalah pimpinan Grup Kolon. Per Maret tahun ini, ia memegang 49,74% saham Kolon, perusahaan induk Grup Kolon. Honorary Chairman Lee menjabat sebagai ketua grup selama 22 tahun dari tahun 1996 hingga 2018 sebelum menyatakan pensiun dari manajemen dan menjadi Honorary Chairman. Saat ini, manajemen grup dijalankan oleh putra tunggalnya, Lee Kyu-ho, yang menjabat sebagai Wakil Ketua sekaligus CEO Kolon, namun posisi ketua dan kepemilikan saham belum beralih sepenuhnya. Grup Kolon merupakan konglomerasi bisnis peringkat ke-38 di Korea (dengan total aset perusahaan sebesar 15,17 triliun won) yang membawahi anak perusahaan seperti perusahaan material kimia dan fashion Kolon Industries, perusahaan konstruksi Kolon Global, dan distributor mobil impor Kolon Mobility Group450330.
Pihak Kolon hanya menyampaikan, "Saya mengetahui bahwa (gedung baru tersebut) akan digunakan sebagai museum sejarah grup, namun rincian lebih lanjut sepertinya perlu dikonfirmasi kembali."