[비즈한국] Hyundai E&C000720, yang baru saja mengalami kekalahan dalam perebutan proyek pembangunan kembali zona 4 Hannam yang digadang-gadang sebagai proyek perbaikan tata kota terbesar di wilayah Gangbuk tahun ini, dikonfirmasi baru saja mendaftarkan nama kompleks "Apgujeong Hyundai Apartment" di distrik Gangnam, Seoul, yang tengah direncanakan untuk rekonstruksi, sebagai merek dagang. Apgujeong Hyundai Apartment, yang baru-baru ini mencatatkan harga jual tertinggi untuk kategori apartemen lama di Korea, memiliki nilai simbolis yang besar bagi perusahaan karena merupakan kompleks apartemen berskala besar pertama yang dibangun oleh Hyundai E&C sejak didirikan.

Menurut Kipris, layanan informasi paten dari Kantor Kekayaan Intelektual Korea (KIPO), Hyundai E&C pada tanggal 13 lalu mengajukan permohonan merek dagang untuk nama "Apgujeong Hyundai Apartment" dan "Apgujeong Hyundai", serta versi dengan karakter Mandarin "Apgujeong 現代 Apartment" dan "Apgujeong 現代". Barang yang didaftarkan untuk penggunaan merek dagang tersebut meliputi 10 item dalam kategori kelas 37 seperti bisnis konstruksi perumahan, 10 item dalam kategori kelas 36 seperti bisnis penjualan bangunan, dan 10 item dalam kategori kelas 35 seperti bisnis periklanan dan promosi. Pada tanggal 20, Hyundai E&C mengajukan permohonan pemeriksaan prioritas ke KIPO dan saat ini sedang dalam proses peninjauan. Pemeriksaan prioritas merek dagang adalah sistem di mana permohonan merek dagang diperiksa lebih dahulu dibandingkan permohonan lainnya jika sudah jelas bahwa merek tersebut sedang digunakan atau dalam tahap persiapan untuk digunakan.
Apgujeong Hyundai Apartment adalah perumahan kolektif berskala besar yang dibangun oleh Hyundai E&C di distrik apartemen Apgujeong di sepanjang Sungai Han, Gangnam-gu, Seoul, antara tahun 1970-an hingga 1980-an. Sejak fase 1 dan 2 selesai dibangun pada tahun 1976, total 6.335 unit telah berdiri hingga fase 14 pada tahun 1987. Fase 1 hingga 3 (1.392 unit) dibangun langsung oleh Hyundai E&C, sedangkan fase 4 hingga 14 dibangun oleh Korea Urban Development (saat ini HDC Hyundai Development Company294870), yang dulunya merupakan divisi bisnis perumahan Hyundai E&C. Meski pada awal pemasarannya apartemen ini kurang diminati karena transportasi yang buruk, posisi geografis yang kurang menguntungkan, dan kurangnya fasilitas pendukung, saat ini apartemen tersebut masuk dalam daftar apartemen dengan harga jual termahal di antara hunian lama yang telah berusia lebih dari 20 tahun.
Tindakan perusahaan konstruksi mendaftarkan nama kompleks apartemen lama sebagai merek dagang baru tergolong tidak lazim. Biasanya, perusahaan konstruksi besar saat ini mendaftarkan nama kompleks baru yang akan mereka bangun sebagai merek dagang. Contohnya termasuk 'Raemian One Bailey' dari Samsung C&T028260, 'The H Honor Hills' dari Hyundai E&C, 'Prugio Central Park' dari Daewoo E&C047040, dan 'Maple Xi' dari GS E&C. Hal ini dikarenakan pengamanan hak merek dagang menjadi penting seiring dengan tren penamaan kompleks yang unik dengan menambahkan julukan (pet name) yang menonjolkan karakteristik kompleks, berbeda dengan masa lalu yang hanya menggabungkan nama merek dengan lokasi. Namun, belum pernah ada preseden di mana nama kompleks lama yang sudah berdiri puluhan tahun didaftarkan sebagai merek dagang.
Pendaftaran merek dagang ini ditafsirkan sebagai upaya untuk memenangkan proyek rekonstruksi zona apartemen Apgujeong. Saat ini, zona apartemen Apgujeong dibagi menjadi 6 area yang sedang merencanakan rekonstruksi, mencakup Hyundai Apartment (fase 1-14), Hanyang Apartment (fase 1-8), dan Misung Apartment (fase 1-2). Tahun ini, zona 2 dan 3 Apgujeong dijadwalkan akan memilih kontraktor, dan perusahaan papan atas seperti Samsung C&T serta Hyundai E&C telah menunjukkan minat mereka. Dengan merampungkan pendaftaran merek dagang ini, Hyundai E&C dapat menegaskan identitasnya sebagai kontraktor masa lalu dan menuntut hak atas penggunaan komersial nama kompleks tersebut di masa depan.
Bagi Hyundai E&C, proyek rekonstruksi zona apartemen Apgujeong adalah proyek perbaikan tata kota yang harus dimenangkan. Hal ini dikarenakan proyek tersebut mencakup kompleks apartemen besar pertama sejak perusahaan didirikan, sekaligus merupakan proyek perbaikan tata kota terbesar yang tersisa setelah proyek pembangunan kembali zona 4 Hannam, di mana mereka mengalami kekalahan bulan lalu. Sebelumnya, pada tanggal 18 bulan lalu, Samsung C&T memenangkan hak konstruksi dalam perebutan proyek pembangunan kembali zona 4 Hannam yang dianggap sebagai proyek terbesar di wilayah Gangbuk, dengan perolehan 675 suara, mengalahkan pesaingnya, Hyundai E&C, dengan selisih 340 suara. Perkiraan biaya konstruksi yang diajukan oleh asosiasi zona 4 Hannam mencapai 1,5724 triliun Won.
Hak merek dagang adalah hak untuk menggunakan merek secara eksklusif pada barang atau jasa yang ditentukan, sebagai penanda yang membedakan barang seseorang dari barang orang lain. Menurut undang-undang merek dagang, seseorang yang saat ini menggunakan atau berencana menggunakan merek di masa depan dapat melakukan pendaftaran. Namun, jika pemegang merek dagang tidak menggunakan merek tersebut pada barang atau jasa yang ditentukan selama lebih dari 3 tahun tanpa alasan yang sah, pendaftaran merek dagang tersebut dapat dibatalkan.