주메뉴바로가기본문바로가기
비즈한국 비즈한국

Eksklusif
Properti milik saudara perempuan Kim Man-bae di Mok-dong dan Yeonhui-dong kembali disita

Artikel ini diterjemahkan secara otomatis oleh AI. Mungkin terdapat perbedaan dengan artikel asli berbahasa Korea.  Read original in Korean →

[비즈한국] Telah dikonfirmasi bahwa properti milik Kim Myeong-ok, kakak perempuan Kim Man-bae, telah disita kembali. Meskipun diduga merupakan tindakan akibat tunggakan pajak, alasan pastinya tidak diungkapkan karena termasuk informasi pribadi. Kim dikenal sebagai CEO dan pemilik Bogyeong (dahulu Cheonhwa Dongin No. 3).

Vila di Mok-dong, Distrik Yangcheon, Seoul, milik Kim Myeong-ok. Seorang individu bernama Park menyita vila ini pada Maret tahun ini. Foto=Reporter Park Hyeong-min
Vila di Mok-dong, Distrik Yangcheon, Seoul, milik Kim Myeong-ok. Seorang individu bernama Park menyita vila ini pada Maret tahun ini. Foto=Reporter Park Hyeong-min

Vila Mok-dong, setelah disita negara, kini juga disita oleh pihak pribadi

Kim Myeong-ok membeli vila yang berlokasi di Mok-dong, Distrik Yangcheon, Seoul, pada tahun 2005. Vila ini juga merupakan alamat kantor pusat Bogyeong yang tercatat dalam dokumen. Vila ini juga merupakan tempat tinggal Kim yang terdaftar secara administratif.

Bizhankook sebelumnya telah melaporkan fakta bahwa vila Mok-dong milik Kim disita oleh negara pada bulan Mei tahun lalu. Undang-Undang Pengumpulan Pajak Nasional menyatakan bahwa "jika wajib pajak tidak melunasi pajak nasional atau jumlah tunggakan dalam batas waktu yang ditentukan setelah menerima pemberitahuan desakan atau penagihan sebelum jatuh tempo pembayaran, penagihan paksa akan dilakukan sesuai dengan prosedur penyitaan properti, penjualan/penagihan, dan likuidasi properti yang disita".

Oleh karena itu, diperkirakan bahwa penyitaan dilakukan karena Kim menunggak pajak, namun alasan pasti penyitaan tidak diungkapkan karena merupakan informasi pribadi (artikel terkait [Eksklusif] 'Kantor pusat Cheonhwa Dongin No. 3' Vila milik saudara perempuan Kim Man-bae di Mok-dong disita).

Menurut daftar registrasi real estat, Distrik Yangcheon juga menyita vila Mok-dong pada November tahun lalu, dan kemudian seorang individu bernama Park melakukan penyitaan tambahan (gar-apryu) pada 4 Maret tahun ini. Penyitaan sementara (gar-apryu) adalah prosedur di mana kreditor menerima perintah pengadilan untuk membekukan properti sementara guna mencegah debitur memindahkan aset sebelum tuntutan hukum.

Dari sini dapat disimpulkan bahwa vila tersebut disita karena Kim Myeong-ok tidak dapat melunasi pinjaman dari Park. Park menuntut pembayaran sebesar 390 juta won kepada Kim. Bizhankook telah menghubungi pihak Park pada 30 Maret lalu untuk meminta tanggapan, namun tidak mendapatkan jawaban.

Rumah di Yeonhui-dong, Distrik Seodaemun, Seoul, yang dibeli Kim Myeong-ok dari mendiang profesor emeritus Universitas Yonsei, Yoon Ki-joong pada 2019. Foto=Reporter Lee Jong-hyun
Rumah di Yeonhui-dong, Distrik Seodaemun, Seoul, yang dibeli Kim Myeong-ok dari mendiang profesor emeritus Universitas Yonsei, Yoon Ki-joong pada 2019. Foto=Reporter Lee Jong-hyun

Rumah Yeonhui-dong, disita tambahan oleh Departemen Pajak Properti Distrik Seodaemun

Telah dikonfirmasi bahwa rumah tinggal Kim Myeong-ok di Yeonhui-dong, Distrik Seodaemun, Seoul, juga terkena penyitaan tambahan. Rumah di Yeonhui-dong tersebut dibeli oleh Kim pada tahun 2019 dari mendiang Yoon Ki-joong, profesor emeritus Universitas Yonsei yang merupakan ayah dari mantan Presiden Yoon Suk-yeol. Rumah ini disita oleh negara pada Juni tahun lalu, dengan kantor pajak Yangcheon sebagai otoritas yang mengeluarkan perintah penyitaan (artikel terkait [Eksklusif] Rumah milik saudara perempuan Kim Man-bae di Yeonhui-dong juga disita... sebelumnya dibeli dari ayah Yoon Suk-yeol).

Menurut daftar registrasi real estat, Distrik Seodaemun juga telah menyita rumah di Yeonhui-dong pada Desember tahun lalu. Departemen yang bertanggung jawab adalah Divisi Pajak Properti Distrik Seodaemun. Penyitaan yang dilakukan oleh negara pada Juni tahun lalu juga masih belum dicabut.

Sementara itu, meskipun nama Kim Myeong-ok saat ini terdaftar sebagai CEO Bogyeong, perusahaan tersebut diketahui telah menghentikan kegiatan operasionalnya secara nyata.

Artikel ini diterjemahkan secara otomatis oleh AI. Mungkin terdapat perbedaan dengan artikel asli berbahasa Korea.
단독
박형민 기자
godyo@bizhankook.com
저작권자 ⓒ 비즈한국 무단전재 및 재배포 금지