주메뉴바로가기본문바로가기
비즈한국 비즈한국

Eksklusif
Deutsche Financial Kembali Suntik Dana Miliaran ke Anak Perusahaan di Kamboja yang Merugi… Apa Alasannya?

Artikel ini diterjemahkan secara otomatis oleh AI. Mungkin terdapat perbedaan dengan artikel asli berbahasa Korea.  Read original in Korean →

[비즈한국] Terkonfirmasi bahwa Deutsche Financial, anak perusahaan dari Deutsche Motors067990, baru-baru ini memberikan pinjaman sebesar 2,93252 miliar won kepada BAMC Finance PLC di Kamboja. BAMC adalah perusahaan jasa keuangan mikro berbasis di Kamboja yang diakuisisi oleh Deutsche Financial pada tahun 2023. Meskipun Deutsche Financial telah menginvestasikan puluhan miliar won ke BAMC, perusahaan tersebut justru mencatatkan kerugian selama bertahun-tahun.

Kantor pusat Deutsche Motors di Distrik Seongdong, Seoul. Foto=Reporter Im Jun-seon
Kantor pusat Deutsche Motors di Distrik Seongdong, Seoul. Foto=Reporter Im Jun-seon

Deutsche Financial mengakuisisi BAMC pada tahun 2023 seharga 4,39 juta dolar AS (sekitar 5,7 miliar won berdasarkan nilai tukar saat itu). Ini berarti mereka menggunakan lebih dari 20% dari kas dan setara kas yang berjumlah 27,8723 miliar won per akhir tahun 2022. Sejak saat itu, Deutsche Financial bahkan telah melakukan beberapa kali penambahan modal disetor ke BAMC. Hingga saat ini, total dana yang disuntikkan ke BAMC telah mencapai 24,5 miliar won. Mengingat skala perusahaan Deutsche Financial, jumlah ini tidaklah sedikit.

Namun, terkonfirmasi bahwa pada bulan Maret tahun ini, Deutsche Financial kembali memberikan pinjaman tambahan sebesar 2,93252 miliar won kepada BAMC. Padahal, kas dan setara kas Deutsche Financial pada akhir tahun lalu tercatat sebesar 25,13705 miliar won. Bisa dikatakan mereka telah meminjamkan jumlah yang cukup besar kepada BAMC. Terlebih lagi, kinerja keuangan mereka belakangan ini tidak bisa dikatakan baik. Deutsche Financial mencatatkan rugi bersih sebesar 400 juta won pada tahun 2024 dan berbalik rugi, dan meskipun meraih laba bersih sebesar 700 juta won pada tahun 2025, angka tersebut tetap tidak signifikan dibandingkan masa lalu.

Alasan di balik investasi berkelanjutan Deutsche Financial ke BAMC diartikan sebagai bentuk ekspektasi. Saat akuisisi, Kwon Hyuk-min, Wakil Ketua Deutsche Autoworld Group, mengungkapkan ekspektasinya dengan mengatakan, “Melalui akuisisi BAMC, kami berencana memperkenalkan model bisnis keuangan otomotif Deutsche Autoworld Group yang sukses ke seluruh pasar Asia Tenggara dengan menjadikan Phnom Penh, Kamboja sebagai basis. Meskipun skala pasarnya kecil, kami menilai Kamboja sebagai lingkungan yang optimal untuk menerapkan sistem keuangan terkait otomotif Deutsche Autoworld Group karena pertumbuhannya yang dinamis.”

Wakil Ketua Deutsche Motors Kwon Hyuk-min. Foto=Situs Web BAMC Finance
Wakil Ketua Deutsche Motors Kwon Hyuk-min. Foto=Situs Web BAMC Finance

Saat ini, Wakil Ketua Deutsche Motors Kwon Hyuk-min menjabat sebagai direktur non-eksekutif lainnya di Deutsche Financial, dan ia juga menjabat sebagai Ketua Dewan Direksi BAMC Finance. Kwon Hyuk-min adalah putra sulung dari pemilik (chaebol) Deutsche Motors, Kwon Oh-soo. Hal ini menunjukkan bahwa pinjaman dana Deutsche Financial ke BAMC mencerminkan keinginan keluarga pemilik perusahaan hingga taraf tertentu.

Berbeda dengan ekspektasi, kinerja BAMC justru lesu. Perusahaan tersebut mencatat kerugian operasional masing-masing sebesar 1,1 miliar won dan 700 juta won pada tahun 2024 dan 2025. Pendapatan tahun lalu hanya sekitar 2 miliar won, yang mana hanya 0,08% dari total pendapatan konsolidasi Deutsche Motors tahun lalu sebesar 2,5491 triliun won. Jika BAMC tidak mampu mencetak laba, dukungan tambahan dari Deutsche Financial mungkin akan terus diperlukan.

Lebih dari itu, muncul penilaian bahwa ketidakpastian seputar BAMC cukup besar karena lingkungan bisnis di Kamboja tidak stabil. Tahun lalu, Kamboja menghadapi masalah terkait organisasi kriminal dan juga mengalami konflik bersenjata dengan Thailand. Pada bulan Desember lalu, Kementerian Luar Negeri Korea Selatan telah mengeluarkan imbauan kepada warga negara Korea yang berada di wilayah perbatasan Thailand dan Kamboja untuk segera melakukan evakuasi.

Meski begitu, Deutsche Motors masih menaruh harapan pada BAMC. Seorang perwakilan Deutsche Motors mengatakan, “Kami meminjamkan dana operasional yang diperlukan seiring dengan perluasan bisnis BAMC, dan kami berencana untuk menambahnya sesuai dengan kondisi operasional di masa depan,” dan menambahkan, “BAMC telah bertransformasi menjadi lembaga keuangan khusus kredit otomotif dan kini menangani pembiayaan otomotif secara profesional. Skala kerugian juga tidak separah yang dikhawatirkan dan terus menyusut. Ada pula proyeksi bahwa perusahaan bisa berbalik laba mulai bulan Juli tahun ini.” Di tengah berbagai kekhawatiran, perhatian tertuju pada apakah BAMC mampu mencatatkan pembalikan kinerja.

Artikel ini diterjemahkan secara otomatis oleh AI. Mungkin terdapat perbedaan dengan artikel asli berbahasa Korea.
단독
박형민 기자
godyo@bizhankook.com
저작권자 ⓒ 비즈한국 무단전재 및 재배포 금지