[비즈한국] Terkonfirmasi bahwa Pureun Savings Bank007330 dan Pureun F&D telah membeli saham Buguk Feed002710 pada akhir tahun lalu. Pureun Savings Bank, Pureun F&D, dan Buguk Feed merupakan pihak yang memiliki hubungan istimewa. Muncul analisis bahwa pembelian saham ini dilakukan untuk memperkuat kendali atas Buguk Feed. Pihak Pureun Savings Bank menyatakan bahwa pembelian saham tersebut dilakukan sebagai langkah investasi.
Pureun Group dipimpin oleh Ketua Goo Hye-won. Ketua Goo Hye-won menikah dengan mendiang Joo Jin-kyu, mantan Ketua Pureun Mutual Savings Bank yang merupakan adik dari Ketua Sajo Group, Joo Jin-woo. Ketua Goo Hye-won memiliki satu putra dan dua putri: putra sulung Joo Shin-hong yang menjabat sebagai CEO Pureun Partners Asset Management, putri sulung Joo Grace (nama Korea Joo Eun-jin) yang menjabat sebagai direktur di Pureun F&D, dan putri bungsu Joo Eun-hye yang menjabat sebagai CEO Pureun Tongsang. Saat ini, CEO Joo Shin-hong adalah pemegang saham terbesar di perusahaan afiliasi utama seperti Pureun Savings Bank dan Pureun Partners Asset Management. Keluarga Joo juga merupakan pemegang saham terbesar di Pureun F&D dan Pureun Tongsang. Oleh karena itu, Pureun Group diklasifikasikan sebagai afiliasi Sajo Group berdasarkan undang-undang perdagangan yang adil (Fair Trade Act).

Berdasarkan peliputan Bizhankook, afiliasi Pureun Group membeli saham Buguk Feed dari Easy Holdings035810 tahun lalu. Dari total 46,39% (83.500 lembar) saham Buguk Feed yang dimiliki Easy Holdings, 13,19% (23.750 lembar) dibeli oleh Pureun F&D dan 10% (18.000 lembar) dibeli oleh Pureun Savings Bank. Dengan demikian, kepemilikan saham Easy Holdings di Buguk Feed menjadi 23,19%. Easy Holdings sendiri merupakan perusahaan yang tidak terafiliasi dengan Pureun Group maupun Sajo Group.
Pureun Savings Bank menghabiskan 7,2 miliar won untuk pembelian saham Buguk Feed. Angka 7,2 miliar won tersebut setara dengan sekitar 36% dari laba bersih Pureun Savings Bank tahun lalu yang sebesar 19,9 miliar won. Namun, mengingat total aset Pureun Savings Bank melebihi 1 triliun won, pengeluaran ini tidak dapat dianggap sebagai pengeluaran yang berlebihan.
Transaksi saham ini menarik perhatian karena dilakukan antar afiliasi. Sebelum transaksi ini, Buguk Feed telah diklasifikasikan sebagai afiliasi Sajo Group, karena afiliasi Sajo Group dan keluarga pemiliknya memegang lebih dari separuh saham (53,33%) di Buguk Feed. Buguk Feed juga merupakan pemegang saham utama Pureun Savings Bank dengan kepemilikan 7,21%. Namun, mengingat saham Buguk Feed yang dipegang Easy Holdings masih cukup signifikan, muncul analisis bahwa Pureun Group melakukan pembelian untuk memperkuat kendalinya.
Posisi resmi Pureun Group adalah bahwa pembelian saham tersebut murni untuk tujuan investasi. Seorang pejabat Pureun Savings Bank mengatakan, "Kami memahami bahwa pembelian ini dilakukan karena Buguk Feed dinilai relatif undervalued dan diharapkan dapat memberikan pendapatan dividen di masa depan."
Menurut laporan audit, Buguk Feed mencatat kerugian bersih sebesar 2,1 miliar won pada tahun buku terakhir (November 2024–Oktober 2025). Mengingat kondisi yang merugi, muncul keraguan apakah perusahaan dapat membagikan dividen. Meskipun demikian, pada tahun buku sebelumnya (November 2023–Oktober 2024), perusahaan mencatat laba bersih sebesar 5,7 miliar won dan membagikan dividen sebesar 3.340 won per lembar saham.
Sementara itu, Pureun Savings Bank belakangan ini menjadi sorotan karena kasus penggelapan dana. Pada bulan Februari, Pureun Savings Bank mengumumkan bahwa mantan direktur eksekutif bermarga Lee telah menggelapkan dana sekitar 9,9 miliar won. Kemudian, pada 25 Maret, bank tersebut merilis pengumuman revisi yang menyatakan bahwa jumlah penggelapan dana telah meningkat menjadi 10,4 miliar won. Menanggapi hal tersebut, Divisi Pasar KOSDAQ Korea Exchange menyatakan, "Kami akan memutuskan apakah kasus ini masuk dalam kriteria peninjauan substantif sebelum 13 April, dan akan memberikan arahan mengenai kelanjutan atau penghentian suspensi perdagangan saham."
Tergantung pada hasil tinjauan, Pureun Savings Bank bisa menghadapi skenario terburuk, yaitu penghapusan pencatatan saham (delisting). Pemegang saham utama Pureun Savings Bank antara lain: CEO Joo Shin-hong (17,22%), Pureun F&D (16,20%), Ketua Goo Hye-won (14,74%), Buguk Feed (7,21%), Direktur Joo Grace (3,28%), dan CEO Joo Eun-hye (3,23%). Jika Pureun Savings Bank dihapus dari bursa, hal ini akan memberikan dampak yang cukup besar bagi keluarga pemilik. Melalui pengumuman resmi, Pureun Savings Bank menyatakan, "Kami telah menuntut mantan direktur Lee atas tuduhan penyalahgunaan dana nasabah, dan kami berencana untuk segera melakukan penyelesaian dengan nasabah yang dirugikan yang telah teridentifikasi lebih lanjut."