[비즈한국] Kondisi mencurigakan terungkap dalam liputan Bizhankook mengenai proses akuisisi Shilnakwon Nonsan Funeral Home oleh perusahaan asuransi pemakaman nomor satu di Korea, Preed Life. Hal ini dikarenakan sebuah perusahaan baru membeli rumah duka tersebut dan langsung menandatangani kontrak penjualan dengan Preed Life pada hari yang sama dengan harga yang melonjak sebesar 2,3 miliar won dari harga transaksi sebelumnya. Pihak Preed Life menyatakan, "Kami telah menyertakan klausul kerahasiaan saat menandatangani kontrak jual beli properti, dan kami tidak mengerti bagaimana informasi ini bisa bocor ke pihak luar," yang justru semakin memicu kecurigaan publik.

Preed Life, yang memiliki rumah duka terbanyak di Korea, mengoperasikan 14 cabang langsung di seluruh negeri, termasuk Gimpo, Incheon, Gyeonggi (Yongin), Sejong, Osan-Dongtan, Hongcheon, Namdaejeon, Galma Seongsim, Dangjin, Ilsan, Paju Unjeong, Nonsan, Pohang, dan Busan, dengan mengusung merek rumah duka profesional kelas atas bernama 'Shilnakwon'. Di antaranya, Shilnakwon Nonsan Funeral Home adalah cabang ke-12 yang dibuka pada bulan Januari tahun ini setelah Preed Life membeli dan merenovasi rumah duka lokal tersebut pada bulan Desember tahun lalu. Luas lahan mencapai 7.063㎡ (2.137 pyeong), dan total luas bangunan yang terdiri dari 1 lantai bawah tanah hingga 3 lantai di atas tanah mencapai 3.207,22㎡ (970 pyeong).
Namun, kondisi mencurigakan terdeteksi dalam proses transaksi ini. Rumah Duka Nonsan, yang dioperasikan oleh perorangan selama lebih dari 20 tahun, dibeli oleh 'ESA Co., Ltd.' seharga 6,15 miliar won pada tanggal 11 Desember 2023. Pada hari yang sama saat pembelian, ESA menandatangani kontrak untuk menjual kembali aset tersebut kepada Preed Life seharga 8,44 miliar won. Sebuah perusahaan baru yang didirikan hanya satu bulan sebelum transaksi, yakni pada 15 November 2023, tiba-tiba mendapatkan keuntungan selisih harga sebesar 2,29 miliar won. Preed Life melunasi pembayaran sisa 18 hari setelah kontrak jual beli, yakni pada 29 Desember 2023, dan mengambil alih kepemilikan rumah duka tersebut. Industri properti merasa heran dengan kenaikan harga properti yang mencapai 2,3 miliar won pada hari yang sama. Seorang narasumber industri asuransi pemakaman yang meminta anonimitas juga menunjukkan, "Secara akal sehat, hal ini sangat tidak masuk akal."

Pihak Preed Life menyampaikan kepada permintaan liputan Bizhankook bahwa ini adalah transaksi properti normal yang sama sekali tidak memiliki masalah hukum. Seorang perwakilan Preed Life menyatakan, "Saat menandatangani kontrak jual beli properti dengan ESA, kami menambahkan klausul kerahasiaan yang menyatakan bahwa hal-hal terkait tidak boleh dibocorkan ke pihak luar. Jika rahasia ini bocor, kami akan meminta pertanggungjawaban hukum kepada pihak ESA," sembari menambahkan, "Kami telah melalui berbagai verifikasi seperti penilaian harga, verifikasi struktur pendapatan, dan peninjauan hukum atas kontrak jual beli, sehingga tidak ada masalah hukum sama sekali." Mereka juga menegaskan bahwa "Preed Life dan ESA bukanlah perusahaan yang memiliki hubungan istimewa."
Mengenai kritik bahwa waktu yang ada terlalu singkat untuk melakukan verifikasi secara menyeluruh karena kontrak jual beli dengan Preed Life dilakukan segera setelah ESA membeli Rumah Duka Nonsan, mereka menjelaskan bahwa "tidak ada masalah."
Meski demikian, reaksi dari industri properti dan asuransi pemakaman cenderung negatif. Narasumber dari industri asuransi pemakaman sebelumnya menganalisis, "Kemungkinan besar Preed Life melakukan kontrak ganda melalui perusahaan baru bernama ESA, atau setidaknya bersekongkol dalam pelaporan harga properti yang lebih rendah (down-contract) oleh ESA." Terkait dugaan tersebut, pihak Preed Life hanya menyampaikan, "Mohon pengertiannya bahwa karena ini adalah masalah kerahasiaan, kami tidak dapat memberikan posisi apa pun lebih lanjut."
Sementara itu, Preed Life adalah perusahaan asuransi pemakaman yang diakuisisi oleh manajer dana ekuitas swasta (PEF) VIG Partners dari keluarga pendiri Park Heon-jun pada April 2020 senilai 300 miliar won. Pada bulan Juli lalu, sebagian saham Preed Life dijual kepada dana ekuitas swasta global KKR (Kohlberg Kravis Roberts), yang membuat nilai perusahaan Preed Life dihargai lebih dari 1 triliun won.