주메뉴바로가기본문바로가기
비즈한국 비즈한국

Eksklusif
'Sengketa Manajemen Kolmar' Wakil Ketua Yoon Sang-hyun, Apa Alasan di Balik Penundaan Pembayaran Pajak yang Berulang?

Artikel ini diterjemahkan secara otomatis oleh AI. Mungkin terdapat perbedaan dengan artikel asli berbahasa Korea.  Read original in Korean →

[비즈한국] Wakil Ketua Kolmar Group, Yoon Sang-hyun, yang saat ini tengah dirundung konflik manajemen antar keluarga, diketahui baru saja menandatangani kontrak jaminan pajak dengan menjaminkan propertinya untuk menunda pembayaran pajak. Wakil Ketua Yoon juga pernah melakukan kontrak serupa pada tahun 2022. Hal ini memicu perhatian mengenai alasan di balik tindakan Wakil Ketua Yoon yang berulang kali menunda pembayaran pajak, padahal ia adalah seorang penerima gaji tinggi.

Wakil Ketua Kolmar Holdings, Yoon Sang-hyun, telah menandatangani kontrak penyediaan jaminan pajak dengan menjaminkan rumah yang dimilikinya. Foto=Situs web Kolmar Holdings
Wakil Ketua Kolmar Holdings024720, Yoon Sang-hyun, telah menandatangani kontrak penyediaan jaminan pajak dengan menjaminkan rumah yang dimilikinya. Foto=Situs web Kolmar Holdings

Berdasarkan hasil liputan BizHankook, pada bulan Maret, Kantor Pajak Seocho menetapkan hak tanggungan (mortgage) dengan nilai klaim maksimum sebesar 1,062 miliar won atas sebuah townhouse milik Wakil Ketua Kolmar Holdings, Yoon Sang-hyun, yang berlokasi di Seocho-gu, Seoul. Alasan penetapan hak tanggungan tersebut adalah kontrak penyediaan jaminan pajak.

Kontrak penyediaan jaminan pajak adalah perjanjian di mana otoritas pajak meminta jaminan kepada wajib pajak untuk mengamankan penagihan pajak saat menyetujui penundaan atau pembayaran angsuran pajak. Biasanya, kontrak ini dibuat ketika wajib pajak berada dalam situasi yang tidak terelakkan sehingga sulit untuk membayar pajak secara langsung. Kontrak ini juga sering dibuat agar negara dapat mempertahankan hak tagihnya ketika pajak tidak dibayarkan tepat waktu.

Seorang pejabat dari Kantor Pajak Seocho menjelaskan, “Ada berbagai alasan mengapa penundaan pembayaran (pembayaran angsuran) atau kontrak penyediaan jaminan pajak dilakukan. Hal itu tidak disebabkan oleh satu alasan spesifik saja.”

Korea Kolmar sedang mengalami konflik manajemen antar keluarga. Baru-baru ini, Ketua Korea Kolmar, Yoon Dong-han, mengajukan gugatan terhadap Wakil Ketua Yoon Sang-hyun untuk meminta pengembalian saham Kolmar Holdings. Foto=Situs web Kolmar Holdings
Korea Kolmar161890 sedang mengalami konflik manajemen antar keluarga. Baru-baru ini, Ketua Korea Kolmar, Yoon Dong-han, mengajukan gugatan terhadap Wakil Ketua Yoon Sang-hyun untuk meminta pengembalian saham Kolmar Holdings. Foto=Situs web Kolmar Holdings

Ini bukan pertama kalinya Wakil Ketua Yoon mengajukan penundaan pajak. Menurut catatan properti, pada Oktober 2022, Kantor Pajak Seocho menandatangani kontrak penyediaan jaminan pajak dengan nilai klaim maksimum sekitar 2,895 miliar won dengan menjadikan rumah tinggal Wakil Ketua Yoon sebagai jaminan.

Penundaan penagihan pajak saat itu tampaknya berkaitan dengan pajak hibah properti. Hal ini dikarenakan satu unit townhouse yang dimiliki Wakil Ketua Yoon diterima sebagai hibah dari ayahnya, Ketua Korea Kolmar, Yoon Dong-han, pada tahun sebelumnya. Ketua Yoon membeli dan memiliki satu unit Lotte Village di Seocho-gu, Seoul pada tahun 1999, lalu menghibahkannya kepada Wakil Ketua Yoon pada April 2021.

Lotte Village adalah townhouse yang terdiri dari total 14 bangunan, di mana setiap bangunan hanya dihuni oleh satu keluarga. Unit yang dihibahkan oleh Ketua Yoon kepada Wakil Ketua Yoon memiliki luas lantai bersih 312㎡ (sekitar 95 pyeong). Saat ini, harga penawaran untuk unit dengan luas yang sama di townhouse milik Wakil Ketua Yoon berada di kisaran 8 miliar won.

Kontrak penyediaan jaminan pajak yang ditandatangani pada tahun 2022 telah dibatalkan pada Juni 2024 karena Wakil Ketua Yoon telah melunasi seluruh pajaknya. Seorang pejabat kantor pajak mengatakan, "Kontrak penyediaan jaminan pajak hanya bisa dihentikan jika pajak yang telah ditetapkan sudah dilunasi sepenuhnya."

Terkait alasan penandatanganan kontrak penyediaan jaminan pajak, pihak Kolmar Holdings menyatakan, "Ini adalah urusan pribadi sehingga sulit untuk dikonfirmasi. Namun, kami mendapat penjelasan bahwa pajak yang dikenakan sedang dibayarkan dengan baik."

Di sisi lain, Wakil Ketua Yoon berada di tengah konflik manajemen keluarga. Konflik dengan adiknya, Yoon Yeo-won, CEO Kolmar BNH, semakin dalam karena Wakil Ketua Yoon mendorong restrukturisasi dewan direksi—dengan menunjuk dirinya sendiri dan mantan Wakil Presiden CJ CheilJedang, Lee Seung-hwa, sebagai direktur eksekutif—dengan alasan kinerja yang buruk dan penurunan harga saham Kolmar BNH200130. Baru-baru ini, ayahnya, Ketua Korea Kolmar Yoon Dong-han, memihak putrinya dan mengajukan gugatan terhadap Wakil Ketua Yoon untuk menuntut pengembalian saham Kolmar Holdings. Mengenai hal ini, pihak Kolmar Holdings menyampaikan, "Tidak ada pernyataan resmi dari perusahaan terkait gugatan tersebut."

Artikel ini diterjemahkan secara otomatis oleh AI. Mungkin terdapat perbedaan dengan artikel asli berbahasa Korea.
단독
박해나 기자

유통 산업과 기업 이슈를 취재합니다. 놓치고 있는 이야기가 있다면 들려주세요.

phn0905@bizhankook.com
저작권자 ⓒ 비즈한국 무단전재 및 재배포 금지