[비즈한국] “Halo, CLOiD!”
Tokoh utama di acara konferensi media 'LG World Premiere' di CES tahun ini yang diadakan oleh LG Electronics066570 adalah 'CLOiD'. Saat Ryu Jae-cheol, CEO LG Electronics, menyapa di panggung yang disiapkan di Mandalay Bay Convention Center, Las Vegas, AS, pada tanggal 5 (waktu setempat), CLOiD, robot dua lengan yang mengekspresikan emosi dengan mata bulatnya, membalas sapaan tersebut. CLOiD bahkan mengajak Steve Scarbrough, kepala ES CAC di LG Electronics Amerika Serikat, untuk melakukan fist bump. Aksi ini mendapat respons positif karena robot tersebut tampak berinteraksi dengan pasangannya, melampaui sekadar melakukan tugas mekanis.

Pada hari itu, LG Electronics memaparkan visi konkret tentang bagaimana kecerdasan buatan (AI) dapat bertindak di ruang fisik nyata dan meringankan beban kerja manusia. Ryu Jae-cheol, CEO yang tampil sebagai pembicara pertama, mengisyaratkan evolusi 'Kecerdasan Empati (Affectionate Intelligence)' yang telah ditekankan selama dua tahun terakhir. Ia menekankan bahwa kini saatnya AI keluar dari layar dan bekerja secara nyata untuk kita.
Inti dari visi masa depan yang diajukan LG Electronics adalah 'AI yang bertindak' dan 'rumah tangga bebas kerja'. Ini berarti peralihan peralatan rumah tangga dari sekadar alat menjadi 'peralatan rumah tangga agen' (agent home appliances) yang dapat merasakan dan menilai sendiri kebutuhan tanpa input tambahan dari pengguna untuk menciptakan lingkungan yang optimal.

Berjanji mengubah lanskap pekerjaan rumah dengan robot rumah 'CLOiD', namun...
CLOiD menarik perhatian industri karena dikabarkan akan diperkenalkan di CES kali ini. CLOiD dilengkapi dengan dua lengan yang meniru lengan manusia dan lima jari yang mampu mengambil cucian. Di bagian bawah, terdapat unit penggerak yang memungkinkannya bergerak bebas di dalam ruangan. Perusahaan menjelaskan bahwa robot ini mewujudkan gerakan presisi melalui aktuator dengan teknologi gerak terintegrasi, serta memahami dan merespons lingkungan sekitar secara real-time melalui kecerdasan visual.
Pada panggung ini, LG Electronics mendefinisikan robot rumah CLOiD bukan sebagai mesin pembantu rumah tangga biasa, melainkan sebagai 'Agen Khusus Rumah Tangga' (Home Specialized Agent). Dalam demonstrasi nyata, CLOiD menjalankan peran mengoordinasikan berbagai perangkat di rumah dengan berkata, “Saya akan menunjukkan kepada Anda semua apa yang bisa saya lakukan. Saya akan memulai cucian.” Saat pengguna memberi tahu bahwa mereka sedang dalam perjalanan pulang, CLOiD menganalisis ramalan cuaca dan rutinitas pengguna untuk menyarankan olahraga di dalam ruangan, serta mengatur lingkungan rumah, seperti memanaskan oven dan menyesuaikan pencahayaan.

Brent Barner, kepala penjualan HS di LG Electronics Amerika Serikat, menyatakan bahwa pihaknya sedang fokus pada penelitian 'Visual-Language-Action (VLA)' agar robot dapat menjalankan tugas fisik yang kompleks meskipun dengan data terbatas. Barner mengatakan, “Penelitian VLA eksklusif dan sains terapan akan membantu membentuk masa depan robotika,” dan menambahkan, “Jajaran aktuator LG akan memberikan solusi yang dapat diperluas ke berbagai sistem robot dan industri untuk mendukung beban, gerakan, dan kebutuhan operasional yang fleksibel.” Penjelasan tersebut menekankan bahwa mereka mempercepat pembelajaran robot dengan membangun kumpulan data sentuhan dan gaya dalam skala besar melalui kolaborasi dengan perusahaan big tech.
'Kecerdasan Empati' yang meluas ke mobilitas dan B2B
Seiring dengan meningkatnya konektivitas, kekhawatiran mengenai keamanan juga semakin besar. LG Electronics mengedepankan solusi keamanan berbasis perangkat keras 'LG Shield'. Angela Gozenfoot, manajer tim pemasaran HS untuk peralatan dapur di LG Electronics Amerika Serikat, mengatakan, “Kami melindungi data melalui enkripsi tingkat lanjut dan langkah-langkah keamanan. Selain itu, kami menerapkan kunci berbasis perangkat keras dan teknologi enkripsi canggih untuk melindungi penyimpanan dan transmisi data dengan aman di semua sistem operasi, kerangka kerja, aplikasi, dan jaringan.”
