[비즈한국] Peralatan kecil di lokasi konstruksi kini mulai bisa memahami bahasa manusia. Doosan Bobcat, anak perusahaan Doosan Group241560, pada tanggal 5 (waktu setempat) di acara Media Day di Las Vegas, AS, mengumumkan transformasi digital di lokasi konstruksi dengan memperkenalkan berbagai solusi yang menggabungkan kecerdasan buatan (AI) dan teknologi elektrifikasi.
Doosan Bobcat secara resmi menyatakan perubahan orientasi bisnisnya menjadi 'perusahaan solusi cerdas' melalui kecerdasan perangkat lunak, melampaui sekadar produsen peralatan biasa. Fondasi utamanya adalah 'Bobcat Job Site Companion', teknologi kontrol suara berbasis AI yang pertama kali diperkenalkan di industri peralatan konstruksi ringan.

Ini adalah sistem yang memungkinkan operator untuk mengoperasikan lebih dari 50 fungsi, seperti pengaturan peralatan, penyesuaian kecepatan mesin, serta kendali lampu dan radio, hanya melalui perintah suara dari kursi pengemudi. Secara khusus, sistem ini menerapkan Large Language Model (LLM) eksklusif milik Doosan Bobcat. Perusahaan menjelaskan bahwa sistem ini melampaui sekadar eksekusi perintah, bahkan mampu memberikan rekomendasi pengaturan kerja yang optimal untuk peralatan tambahan yang terpasang.
Joel Honeyman, Wakil Presiden Inovasi Global, menekankan, “Job Site Companion menurunkan hambatan masuk bagi pekerja baru sekaligus membantu tenaga ahli berpengalaman untuk bekerja lebih cepat dan akurat. Intinya adalah memberikan pengalaman cerdas di kursi pengemudi, seolah-olah mendapatkan panduan langsung dari seorang ahli, melampaui sekadar adopsi teknologi.” Sistem ini dikembangkan sebagai model 'On-board AI' yang berjalan langsung pada perangkat, sehingga memiliki kematangan praktis untuk beroperasi tanpa hambatan, bahkan di lokasi konstruksi atau daerah terpencil dengan koneksi internet yang buruk.

AI juga telah ditanamkan ke dalam aspek pemeliharaan. 'Service.AI', platform dukungan terintegrasi untuk dealer dan mekanik, mengelola panduan perbaikan, instruksi diagnosis, dan basis data pemeliharaan historis untuk setiap peralatan secara terpusat. Jika seorang mekanik memasukkan masalah melalui suara atau mengetik, AI akan segera memberikan solusi perbaikan, yang secara drastis mengurangi waktu henti (downtime) peralatan.
Dari sisi perangkat keras, diperkenalkan peralatan konsep 'Rogue X3' yang mengandung inti dari elektrifikasi dan otonomisasi. Rogue X3 mengadopsi desain modular yang memungkinkan perubahan fleksibel pada keberadaan kursi operator serta pilihan roda atau track. Perusahaan menjelaskan bahwa peralatan ini memiliki fleksibilitas untuk menerapkan berbagai sumber daya seperti hidrogen dan tenaga listrik penuh. Bersamaan dengan itu, mereka juga memperkenalkan paket baterai standar pengisian cepat yang dapat digunakan terlepas dari produsennya, menunjukkan ambisi untuk memimpin standar elektrifikasi industri.
