주메뉴바로가기본문바로가기
비즈한국 비즈한국

Eksklusif
Di Balik Penghentian Penjualan Online 'Bath & Body Works' oleh Shinsegae: Upaya Memperkuat Bisnis Kosmetik

Artikel ini diterjemahkan secara otomatis oleh AI. Mungkin terdapat perbedaan dengan artikel asli berbahasa Korea.  Read original in Korean →

[비즈한국] Penjualan online merek kosmetik populer asal Amerika Serikat, 'Bath & Body Works', tiba-tiba dihentikan, sehingga memicu perhatian publik mengenai latar belakang di baliknya. Produk yang sebelumnya dijual di berbagai platform online milik Shinsegae004170 seperti Chicor.com, SSG.com, dan S.I.VILLAGE, secara serentak berhenti dijual sejak memasuki tahun baru. Hasil penelusuran menunjukkan bahwa divisi yang bertanggung jawab telah dialihkan dari Shinsegae Department Store ke Shinsegae International031430. Pihak Shinsegae Department Store menyatakan, "Ini adalah keputusan untuk ekspansi bisnis dan peningkatan daya saing merek."

Gerai pertama Bath & Body Works yang terletak di Sweet Park, lantai basement 1, Shinsegae Department Store cabang Gangnam. Foto=Reporter Kim Cho-young
Gerai pertama Bath & Body Works yang terletak di Sweet Park, lantai basement 1, Shinsegae Department Store cabang Gangnam. Foto=Reporter Kim Cho-young

'Bath & Body Works' adalah merek kosmetik yang menjadi sorotan setelah Shinsegae Group mendapatkan hak distribusi eksklusif di Korea Selatan pada Mei tahun lalu. Bersamaan dengan kontrak tersebut, gerai pertama dibuka di Sweet Park, lantai basement 1, Shinsegae Department Store cabang Gangnam, dan produknya juga dijual di berbagai mal online utama milik Shinsegae seperti Chicor.com, SSG.com, dan S.I.VILLAGE. Dimulai di Amerika Serikat pada tahun 1990, Bath & Body Works memiliki sekitar 2.000 gerai di 43 negara termasuk Amerika Utara dan Eropa dengan lini wewangian yang mencapai lebih dari 250 jenis serta harga yang terjangkau. Di Korea sendiri, permintaan akan merek ini sangat tinggi, terbukti dari banyaknya konsumen yang melakukan pembelian langsung melalui situs resmi AS atau menggunakan jasa titip beli.

Namun, setelahnya muncul keluhan dari konsumen di Korea mengenai pilihan produk Bath & Body Works yang kurang beragam dan minimnya keuntungan harga dibandingkan situs resmi Amerika Serikat. Di tengah situasi ini, penghentian penjualan online secara tiba-tiba sempat memicu spekulasi apakah merek tersebut akan segera hengkang dari pasar domestik.

Berdasarkan konfirmasi, penghentian ini bukan disebabkan oleh penarikan diri dari pasar, melainkan langkah penyesuaian akibat pengalihan divisi bisnis. Seorang perwakilan Shinsegae Department Store mengungkapkan, "Terhitung sejak awal tahun, divisi bisnis Bath & Body Works telah dialihkan ke Shinsegae International. Meskipun untuk gerai offline tidak ada masalah logistik, perubahan terjadi pada manajemen logistik untuk kanal online, sehingga penjualan direncanakan kembali beroperasi pada minggu keempat bulan ini setelah dilakukan penataan ulang." Produk yang dipajang di gerai offline juga telah ditempel stiker pemberitahuan: 'Terhitung mulai 1 Januari 2025, penanggung jawab penjualan dan importir produk kosmetik berubah dari Shinsegae Department Store Co., Ltd. menjadi Shinsegae International Co., Ltd.'

Pengalihan divisi ini tidak lepas dari langkah Shinsegae International yang sedang fokus memperkuat daya saing bisnis kecantikan. Shinsegae International sedang menutupi kinerja sektor fesyen dan gaya hidup yang kurang maksimal dengan sektor kosmetik. Hingga tahun 2023, pendapatan sektor kosmetik Shinsegae International mencatatkan rekor tertinggi sepanjang masa sebesar 379,7 miliar won. Shinsegae International memiliki sekitar 30 merek kosmetik termasuk merek sendiri seperti Yeonjak, Poiret, Swiss Perfection, dan Vidivici, serta merek global seperti Diptyque, Santa Maria Novella, Byredo, dan Laura Mercier. Mereka juga secara agresif memperluas portofolio bisnisnya, seperti mengakuisisi merek indie beauty 'Amuse' pada bulan Oktober tahun lalu.

Tahun lalu, Shinsegae Group melakukan perombakan personel berkala dan membagi unit bisnisnya. Kim Hong-keuk, CEO Shinsegae Casa, merangkap jabatan sebagai CEO Divisi Beauty & Life di Shinsegae International, sementara William Kim, CEO Shinsegae International, menjadi CEO Divisi Fesyen di perusahaan yang sama.

Seorang perwakilan Shinsegae menyatakan, "Pengalihan ini adalah keputusan untuk ekspansi bisnis dan peningkatan daya saing Bath & Body Works. Ke depannya, kami berencana memperluas titik kontak dengan pelanggan melalui berbagai kanal distribusi online dan offline." Ia menambahkan, "Shinsegae International kini dapat memperluas portofolio kosmetik impor dengan merek-merek yang populer dan memperkuat daya saing bisnis kosmetik. Berbekal keahlian yang dimiliki, kami berencana untuk terus mengembangkan Bath & Body Works secara aktif."

Artikel ini diterjemahkan secara otomatis oleh AI. Mungkin terdapat perbedaan dengan artikel asli berbahasa Korea.
단독
김초영 기자
choyoung@bizhankook.com
저작권자 ⓒ 비즈한국 무단전재 및 재배포 금지