[비즈한국] Program dukungan seniman 'Proyek Dukungan Seni Korea' musim ke-12 yang bertujuan untuk mengolah tanah yang subur bagi seni Korea kini dimulai. Proyek ini kini telah diakui oleh dunia seni sebagai ajang yang berarti untuk menemukan dan membina para seniman. Di kalangan seniman, proyek ini terkenal sebagai proyek yang paling diminati untuk diikuti. Kata kunci dasar yang telah dikejar oleh 'Proyek Dukungan Seni Korea' sejak awal adalah 'penerimaan terhadap berbagai arus seni Korea dan pencarian perubahan yang progresif'. Sebagai buah dari prinsip ini, proyek ini dinilai telah menetapkan sebuah sudut pandang baru dalam memandang seni kontemporer Korea.

Komik adalah gudang imajinasi. Webtoon, sebagai komik di era video, berperan sebagai garda depan yang memimpin budaya populer masa kini. Jika melihat film atau drama yang sukses besar, sering kali karya aslinya adalah webtoon. Tidak ada yang bisa menandingi komik dalam mengeluarkan imajinasi seorang kreator secara utuh. Melintasi ruang dan waktu, pergi ke alam baka, atau ke dunia luar angkasa pun telah dicoba dalam komik, yang pada akhirnya memperluas pola pikir manusia.
Leonardo da Vinci, tokoh Renaisans yang memberikan fondasi bagi banyak peradaban ilmiah yang kita nikmati saat ini, juga meninggalkan imajinasi layaknya komik di dalam buku catatannya yang tak terhitung jumlahnya. Mulai dari penemuan kompleks seperti mobil, pesawat terbang, helikopter, derek, ekskavator, tank, meriam, dan kapal selam, hingga barang kebutuhan sehari-hari seperti kacamata dan jam tangan, bahkan proyek berskala besar seperti desain kota dan pembangunan saluran air bawah tanah, semuanya adalah hasil dari imajinasi komikalnya.
Tidak ada data akurat mengenai kapan dan di mana komik pertama kali dimulai. Umumnya dianggap bahwa komik berasal dari negara-negara tempat komik berkembang seperti Prancis, Amerika Serikat, atau Jepang. Kita bisa mengetahui bahwa berbagai teknik komik yang kita lihat saat ini berasal dari Jepang pada abad ke-19. Teknik tersebut meliputi 'sidik jari' (efek visual) untuk menggambarkan ekspresi emosi atau pikiran, serta penggambaran fenomena alam yang tidak terlihat atau tidak konsisten (seperti aliran udara, angin, ombak, dll.) dengan garis-garis sederhana.
Lulusan Sarjana Seni Rupa (Patung), Fakultas Seni, Universitas Kookmin

Jepang, yang disebut sebagai negeri komik, memiliki gaya ekspresi yang menggabungkan tulisan dan gambar untuk menyampaikan cerita pada abad ke-8 hingga ke-10. Gaya tersebut adalah 'Emaki', yaitu gambar cerita yang digambar dalam bentuk gulungan berdasarkan bentuk novel kuno Jepang yang disebut 'Monogatari'. Tradisi ini berlanjut ke Ukiyo-e (cetakan balok kayu dengan tema dunia sekuler yang muncul di zaman Edo) yang muncul pada abad ke-17, dan kemudian ke komik serta animasi, yang membentuk fondasi seni modern ala Jepang.
Komik telah memengaruhi seni sejak zaman Impresionisme abad ke-19 hingga abad ke-20, atau telah memantapkan diri sebagai salah satu teknik seni kontemporer. Roy Lichtenstein, yang menjadi maestro seni pop dengan menjadikan teknik komik sebagai gaya ekspresinya, adalah contoh yang paling representatif. Di Korea pun, beberapa seniman mengikuti gaya ini dan mendapatkan popularitas.
Kim Min-gi juga menggunakan komik sebagai dasar kreativitasnya. Namun, ia menunjukkan langkah yang sangat berbeda dari seniman seni pop yang mengubah teknik komik menjadi bahasa ekspresi mereka sendiri.


Seni lukis Kim Min-gi bukanlah seni pop. Ini adalah lukisan monokrom dengan kekuatan representasi yang luar biasa. Ia merintis titik temu antara seni lukis dan komik dengan gaya bahasanya sendiri. Ia menggambar komik sendiri, menjadikannya buku, lalu mengonstruksi tokoh-tokoh yang muncul di dalamnya secara implisit dan mengungkapkannya dengan pensil. Dalam pamerannya pun, lukisan digantung di dinding dan buku komik dipajang tepat di depannya.
Ia ingin pengunjung melihat komiknya terlebih dahulu sebelum melihat lukisannya. Ini adalah metode ekspresi yang ia coba untuk pertama kalinya. Ia menyebut dirinya sebagai 'Manganist', seseorang yang mengejar metode gabungan antara komik dan seni lukis. Oleh karena itu, dunia ekspresi seni baru yang akan diciptakan oleh Kim Min-gi sangat dinantikan.