주메뉴바로가기본문바로가기
비즈한국 비즈한국

Eksklusif
Wakil Ketua Chung Tae-young Kembali ke Dewan Direksi Seoul PMC Setelah 5 Bulan

Artikel ini diterjemahkan secara otomatis oleh AI. Mungkin terdapat perbedaan dengan artikel asli berbahasa Korea.  Read original in Korean →

[비즈한국]  Wakil Ketua Hyundai Card, Chung Tae-young, dipastikan telah bergabung kembali sebagai direktur di Seoul PMC setelah sempat mengundurkan diri. Seoul PMC adalah operator 'Jongro Academy' yang didirikan oleh mendiang ayah Wakil Ketua Chung, dan saat ini menjalankan bisnis properti. Wakil Ketua Chung sebelumnya menjabat sebagai direktur non-eksekutif lainnya di Seoul PMC, namun ia mengundurkan diri pada bulan Februari tahun ini, padahal masa jabatannya masih tersisa sekitar 1 tahun 5 bulan. Namun, terkonfirmasi bahwa ia kembali menjabat pada bulan Juli, hanya berselang 5 bulan sejak pengunduran dirinya. 

Wakil Ketua Hyundai Card, Chung Tae-young, menghadiri pernikahan putri kedua Ketua HL Group Chung Mong-won, Chung Ji-soo, pada Juni 2023. Foto=Yonhap News

Seoul PMC adalah badan hukum yang dulunya mengoperasikan 'Jongro Academy'. Jongro Academy adalah lembaga pendidikan khusus persiapan ujian masuk universitas yang didirikan oleh mendiang ayah Wakil Ketua Chung Tae-young, Ketua Chung Kyung-jin. Seoul PMC menjual Jongro Academy kepada Haneul Education pada tahun 2014, dan sejak saat itu fokus pada bisnis yang berkaitan dengan real estat. Saat ini, perusahaan tersebut memiliki gedung di Seongsu-dong dan Hannam-dong, serta lokasi lainnya.

Wakil Ketua Chung Tae-young merupakan pemegang saham terbesar dengan kepemilikan 82,19% di Seoul PMC dan sempat menjabat sebagai CEO dari November 2003 hingga Desember 2010. Setelah mundur sebagai CEO, ia sempat menjaga jarak untuk sementara waktu sebelum akhirnya menjabat sebagai direktur non-eksekutif lainnya pada Juli 2018. Saat itu, kalangan dunia usaha menafsirkan pengunduran diri Wakil Ketua Chung dari jabatan CEO Seoul PMC sebagai langkah untuk lebih fokus pada manajemen Hyundai Card. 

Direktur non-eksekutif lainnya tidak terlibat dalam pekerjaan rutin perusahaan, melainkan menghadiri rapat dewan direksi untuk menggunakan hak suara mereka. Oleh karena itu, beban kerjanya lebih ringan dibandingkan dengan jabatan CEO. Namun, saat menjabat sebagai direktur non-eksekutif lainnya di Seoul PMC, Wakil Ketua Chung tetap memainkan peran penting dalam manajemen dengan menjabat sebagai ketua dewan direksi.

Menurut catatan pendaftaran perusahaan, Wakil Ketua Chung Tae-young mengundurkan diri dari jabatan direktur non-eksekutif lainnya di Seoul PMC pada Februari tahun ini. Masa jabatan aslinya seharusnya berakhir pada Juli 2027. Pengunduran diri tersebut dilakukan secara mendadak saat masa jabatan masih tersisa 1 tahun 5 bulan. Meskipun Wakil Ketua Chung fokus pada manajemen Hyundai Card, tidak terlihat alasan mendesak baginya untuk mundur dari posisi direktur non-eksekutif lainnya di Seoul PMC.

Namun, terkonfirmasi bahwa pada Juli tahun ini, hanya 5 bulan setelah mengundurkan diri, Wakil Ketua Chung kembali menjabat sebagai direktur non-eksekutif lainnya di Seoul PMC. BizHankook telah mencoba menghubungi Seoul PMC untuk meminta keterangan terkait hal ini, namun tidak mendapatkan tanggapan.

Meskipun skala perusahaannya lebih kecil dibandingkan Hyundai Card, Seoul PMC memiliki aset real estat yang tergolong bernilai tinggi. Mereka memiliki properti di Seongsu-dong, Distrik Seongdong, dan Hannam-dong, Distrik Yongsan, Seoul. Awal tahun ini, mereka menjual gedung Gangnam Jongro Academy di Daechi-dong, Distrik Gangnam, Seoul kepada Gereja Woori-deul, sekaligus menandatangani kontrak pembelian gedung di Hannam-dong. Gedung ini berjarak kurang dari 100 meter dari gedung yang sudah dimiliki sebelumnya di Hannam-dong. Proses pembelian dijadwalkan akan selesai pada bulan September mendatang.

Hannam-dong juga memiliki keterkaitan erat dengan Hyundai Card. Hyundai Card mengoperasikan fasilitas budaya seperti 'Music Library', 'Art Library', dan 'The Stage' di Hannam-dong. Khususnya, Hyundai Card Music Library memiliki koleksi sekitar 10.000 piringan hitam, termasuk sejumlah besar rekaman langka. Tidak sedikit pelanggan yang mengaku membuat kartu Hyundai Card demi bisa masuk ke Music Library atau Art Library tersebut.

Artikel ini diterjemahkan secara otomatis oleh AI. Mungkin terdapat perbedaan dengan artikel asli berbahasa Korea.
박형민 기자

세상 모든 이슈를 다루고 있습니다

godyo@bizhankook.com
저작권자 ⓒ 비즈한국 무단전재 및 재배포 금지