[비즈한국] SK Gas018670 akan membangun 'Seoul Future Research Institute' yang berfungsi sebagai wadah pemikir (think tank) internal di dekat Gyeonghuigung, distrik Jongno-gu, Seoul. Langkah ini menandai pembentukan basis strategis terpisah oleh SK Gas di pusat kota Seoul, setelah sebelumnya operasional mereka berpusat di kantor pusat Pangyo. Langkah ini dipandang sebagai upaya untuk memperkuat strategi bisnis dan fungsi kolaborasi, seiring dengan perluasan jangkauan bisnis dari yang semula berfokus pada gas minyak cair (LPG) menjadi bisnis pembangkit listrik berbasis gas alam cair (LNG).

Menurut informasi dari industri, SK Gas telah menetapkan area Sinmun-ro 2-ga di distrik Jongno-gu, Seoul, sebagai lokasi Seoul Future Research Institute dan sedang dalam proses pembelian lahan. Sejauh ini, lahan yang direncanakan untuk dibeli mencakup sekitar 1000㎡ dengan harga transaksi sekitar 20 miliar won. SK Gas telah menyetujui pembangunan Seoul Future Research Institute dalam rapat dewan direksi pada September tahun lalu dan mulai melakukan prosedur pembelian lahan secara resmi sejak Desember tahun yang sama.
Seoul Future Research Institute diperkirakan akan berperan sebagai wadah pemikir internal SK Gas. Tempat ini akan dibangun sebagai ruang untuk meneliti pertumbuhan perusahaan, strategi bisnis, dan perubahan cara kerja. Selain itu, fasilitas ini juga direncanakan akan digunakan sebagai kantor seluler serta tempat untuk diskusi dan seminar. Ini lebih menyerupai basis terpisah untuk pembahasan tugas-tugas strategis dan kolaborasi internal daripada sekadar ruang kantor biasa. Fasilitas yang terkonfirmasi saat ini berupa ruang penelitian dan kantor yang dilengkapi dengan ruang kerja, ruang seminar, dan tempat parkir, dengan target penyelesaian pada tahun 2028.
Area Gyeonghuigung dikenal sebagai kawasan perumahan mewah yang memiliki aksesibilitas sangat baik ke pusat kota Seoul. Meskipun dekat dengan Gwanghwamun, Balai Kota, dan Kompleks Pemerintah Seoul, area ini juga merupakan kawasan pelestarian lingkungan sejarah dan budaya di sekitar situs Gyeonghuigung, sehingga terdapat batasan tertentu terkait kegiatan konstruksi dan ketinggian bangunan. Di kawasan ini juga terdapat berbagai institusi perusahaan dan kebijakan seperti Gedung Pony Chung Foundation yang menaungi kantor pusat HDC012630 Group, kantor Seoul dari Asan Institute for Policy Studies, serta rumah mewah pribadi milik mantan Perdana Menteri Han Duck-soo.
Seoul Future Research Institute juga ditafsirkan sebagai basis transformasi bisnis SK Gas. SK Gas adalah perusahaan energi yang mengimpor, menyimpan, dan menjual gas minyak cair (LPG). Akhir-akhir ini, perusahaan telah memperluas bisnisnya ke sektor LNG dan pembangkit listrik. Meskipun pada tahun 2025 sekitar 90% dari total pendapatan sebesar 7,6763 triliun won berasal dari LPG, struktur laba perusahaan mulai menunjukkan perubahan, di mana sekitar 36% dari laba operasional sebesar 442,8 miliar won dihasilkan dari sektor pembangkit listrik non-LPG.

Di pusat bisnis pembangkit listrik terdapat Ulsan GPS. Ulsan GPS, sebuah pembangkit listrik gabungan gas yang menggunakan LNG dan LPG, mulai beroperasi secara komersial pada Desember 2024 dan mencatatkan pendapatan pembangkit listrik sebesar 760,1 miliar won serta laba operasional sebesar 159,9 miliar won pada tahun 2025. Korea Energy Terminal (KET), sebuah terminal LNG swasta, tengah bersiap untuk pengiriman dari tangki ke-3 menyusul operasional komersial tangki ke-1 dan ke-2, sementara di sektor hidrogen, pembangkit listrik sel bahan bakar hidrogen Lotte SK Eneroot telah mulai beroperasi secara komersial pada April tahun ini.
Seoul Future Research Institute juga merupakan basis pertama SK Gas di Seoul setelah sekitar sepuluh tahun. Saat ini, SK Gas berpusat di SK Discovery006120 Complex yang terletak di Pangyo Techno Valley, kota Seongnam, provinsi Gyeonggi. Di Seoul, perusahaan dikabarkan telah memanfaatkan kantor bersama (co-working space) SK Discovery di dalam gedung kantor SK Ecoplant di distrik Jongno-gu. Dahulu, SK Gas pernah berkantor pusat di 63 Building, SK Seorin Building, dan SK G.Plant di Seoul, sebelum akhirnya pindah ke Pangyo Techno Valley pada Desember 2014.
Seorang pejabat SK Gas menyatakan, "Lahan tersebut sedang dibeli dengan tujuan pembangunan Seoul Future Research Institute," dan menambahkan, "Pada tahap ini, sulit untuk memastikan penggunaan dan skala bangunan yang spesifik."
SK Gas merupakan perusahaan energi di bawah naungan SK Discovery. Perusahaan ini didirikan pada tahun 1985 untuk merasionalisasi industri impor LPG. Selama ini, perusahaan telah mengembangkan bisnisnya dengan mengimpor, menyimpan, dan menjual LPG. Berdasarkan kemampuan penyimpanan dan perdagangan yang dibangun dalam impor dan distribusi LPG domestik, perusahaan telah berekspansi ke bisnis infrastruktur seperti pembangkit listrik dan terminal. Saat ini, pemegang saham terbesar SK Gas adalah SK Discovery dengan kepemilikan saham sebesar 72,08%. SK Discovery adalah perusahaan induk perantara dalam SK Group, di mana Wakil Ketua Choi Chang-won menjadi pemegang saham terbesar.