[비즈한국] Bagi investor yang memegang saham Samsung Electronics005930 dan SK Hynix000660, Anda mungkin sudah menandai kalender untuk pengumuman laporan keuangan yang akan datang dari Amerika Serikat pada dini hari tanggal 25 waktu kita. Pemeran utamanya bukanlah dua perusahaan ini, melainkan kompetitor mereka, Micron. Micron akan mengumumkan laporan keuangan kuartal fiskal ketiga setelah penutupan pasar saham New York pada tanggal 24 (waktu setempat). Karena tahun fiskalnya paling awal di antara tiga perusahaan memori besar, Micron bertindak sebagai penunjuk arah bagi industri tersebut. Dengan kata lain, kita bisa membaca musim berikutnya dari saham-saham populer yang kita miliki melalui laporan keuangan perusahaan lain.
Pertama, dilihat dari angkanya saja, hasilnya sudah spektakuler. Panduan yang diberikan perusahaan mencatat pendapatan sekitar 33,5 miliar dolar AS dan margin laba kotor sekitar 81%. Pasokan High Bandwidth Memory (HBM) untuk server AI bahkan sudah hampir habis terjual hingga akhir tahun ini. Masalahnya adalah pasar tidak sepenuhnya percaya pada ledakan ini. Estimasi pendapatan dari para analis sangat bervariasi, dari 33,7 miliar dolar hingga 40,9 miliar dolar, selisih lebih dari 7 miliar dolar. Kesenjangan ini menunjukkan fakta bahwa tidak ada yang yakin sampai kapan investasi pusat data AI akan berlanjut dengan kecepatan saat ini. Dengan kata lain, perhatian pasar tidak lagi tertuju pada 'seberapa bagus kuartal ini', melainkan pada 'apakah tren bagus ini akan berlanjut'.

Oleh karena itu, hal yang harus dibaca investor dalam laporan keuangan kali ini bukanlah besarnya pendapatan. Melainkan apakah tren HBM saat ini merupakan 'pertumbuhan struktural' yang berbeda dari masa lalu, ataukah ini 'puncak siklus' yang terjadi lebih awal seperti yang sering dialami industri memori. Memori adalah industri yang sangat sensitif terhadap ekonomi dan selalu berulang antara fase booming dan resesi. Jika permintaan baru bernama AI ini berhasil memutus nasib tersebut, ceritanya akan berbeda, namun hal itu belum terbukti. Salah satu petunjuknya adalah margin laba. Biasanya, margin keuntungan akan runtuh sebelum pendapatan memori menurun. Apakah margin 81%, yang jauh di atas rata-rata historis, akan terus naik atau mencapai puncaknya dan berbalik arah, merupakan sinyal untuk mengukur arah siklus tersebut. Sinyal ini tidak hanya milik Micron, tetapi juga berlaku bagi Samsung Electronics dan SK Hynix yang menjual produk yang sama di pasar yang sama.
Pasar HBM global saat ini dikuasai oleh SK Hynix sekitar 43%, Samsung Electronics sekitar 33%, dan Micron sekitar 24%. Dua perusahaan Korea ini menguasai tiga perempat pasar. Karena Micron adalah yang pertama merilis rapor pasar tersebut, investor harus menyimak tiga hal dalam panggilan konferensi Micron. Pertama, visibilitas pasokan HBM untuk tahun 2027. Jika pasokan hingga tahun depan sudah terisi oleh kontrak jangka panjang, itu menjadi bukti kuat adanya 'pertumbuhan struktural'. Kedua, perkembangan produksi massal produk generasi berikutnya, HBM4. Nvidia telah menyertifikasi HBM4 untuk platform AI generasi berikutnya dari ketiga perusahaan—Micron, Samsung, dan SK Hynix—dan kecepatan persaingan ini akan menentukan pangsa pasar ketiga perusahaan di tahun depan. Ketiga, arah harga dan margin yang telah disebutkan sebelumnya. Pernyataan manajemen Micron mengenai ketiga hal ini akan menjadi jendela bagi kita untuk membaca kuartal berikutnya dari saham memori Korea yang kita miliki.
Namun, ada hal yang perlu diperhatikan. Jangan berasumsi bahwa harga saham perusahaan Korea akan mengikuti Micron begitu saja. Ketiga perusahaan memiliki kecepatan produksi massal HBM4 dan komposisi pelanggan yang berbeda, sehingga bergegas melepas saham Samsung atau SK Hynix hanya karena Micron turun, atau melakukan aksi beli karena Micron naik, adalah tindakan yang berisiko. Selain itu, perlu dibedakan bahwa Micron adalah aset dolar yang terpapar risiko nilai tukar, sementara Samsung dan SK Hynix yang dipegang investor Korea dalam mata uang Won dapat dipengaruhi oleh fluktuasi nilai tukar. Daripada terbawa emosi oleh kejutan atau kelemahan dalam satu kuartal, lebih penting untuk membaca arah siklus yang ditunjukkan oleh kinerja tersebut.
Sejarah memori selalu mencapai puncaknya dengan keyakinan bahwa 'kali ini berbeda'. Jawaban yang akan diberikan Micron pada tanggal 24 bukanlah tentang angka pendapatan mereka sendiri, melainkan pertanyaan mengenai ke mana arah masa depan dari dua saham yang dipegang oleh begitu banyak investor Korea.