[비즈한국] Diketahui bahwa SD Group, termasuk SD Biosensor137310 dan perusahaan afiliasinya, sedang merencanakan program perjodohan internal bagi karyawan lajang berusia 20-an dan 30-an. Meskipun acara ini ditafsirkan sebagai upaya untuk mempererat solidaritas antar perusahaan afiliasi setelah SD Group memperbesar skalanya melalui akuisisi dan merger (M&A) yang agresif, muncul keluhan dari karyawan generasi MZ yang menganggap gagasan tersebut kuno karena enggan mengumbar kehidupan pribadi.

Menurut keterangan industri pada tanggal 22, SD Group saat ini sedang membuka pendaftaran peserta untuk kemah jejaring internal selama 2 hari 1 malam bagi sekitar 10 karyawan lajang pria dan wanita dari 5 perusahaan afiliasi, yaitu SD Biosensor, Bionote, SD Investment, Eubiologics, dan CTC Bio, hingga tanggal 26 mendatang. Program ini dijadwalkan akan berlangsung di sebuah resor di Pyeongchang, Provinsi Gangwon, pada tanggal 10-11 bulan depan.
Seorang perwakilan SD Biosensor mengatakan, "Ini adalah program internal yang sedang ditinjau untuk memfasilitasi pertukaran antar karyawan perusahaan afiliasi, namun belum ada hal yang diputuskan secara final karena acara ini masih dalam tahap persiapan."
Kalangan industri menilai bahwa SD Group merencanakan ajang pertemuan ini sebagai bagian dari kesejahteraan karyawan dan acara budaya dengan tujuan meningkatkan solidaritas internal bersama perusahaan yang telah diakuisisi sebagai afiliasi melalui investasi ekuitas agresif, seperti Eubiologics dan CTC Bio. Namun, terlepas dari dalih lokakarya edukasi, banyak pihak yang memandang ini sebagai upaya menjodohkan karyawan secara paksa dalam perusahaan, mengingat target pesertanya dibatasi hanya untuk "karyawan lajang pria dan wanita" dan terdapat kalimat seperti "Semoga menjadi waktu yang berkesan dengan kenalan yang baik". Nama acaranya pun disebut "SD Signal", yang tampaknya mengadopsi acara kencan populer Channel A, "Heart Signal".

Belakangan ini, "kesejahteraan perjodohan" yang mengatur pertemuan antar karyawan lajang sering ditemukan di berbagai perusahaan. SK Hynix000660 pernah mengadakan program perjodohan internal tertutup bernama 'The Date', dan Pearl Abyss pernah memberikan dukungan biaya pendaftaran penuh ke biro jodoh bagi karyawan lajang mereka. Beberapa pemerintah daerah seperti Kota Gumi di Gyeongsangbuk-do dan Kota Naju di Jeollanam-do juga mengadakan program pertemuan serupa sebagai langkah menanggapi penurunan populasi.
Namun, langkah SD Group menunjukkan perbedaan suhu dibandingkan perusahaan lain. SK Hynix melindungi privasi secara ketat dengan menerima profil dan tipe ideal peserta untuk melakukan perjodohan buta satu lawan satu, sementara Pearl Abyss membiarkan karyawan menentukan sendiri waktu pendaftaran, frekuensi pertemuan, dan kriteria, serta menyerahkan pencocokan kepada pakar eksternal.
Sebaliknya, karena SD Group mendorong metode kemah kelompok selama 2 hari 1 malam, bagi karyawan generasi MZ yang mengutamakan privasi, ini bisa dianggap sebagai perpanjangan dari pekerjaan dan acara pamer yang memberatkan. Di internal sendiri muncul suara-suara seperti, "Setiap ada acara makan bersama selalu menjodohkan anak 20-30an, sekarang ini malah disebut sebagai tunjangan kesejahteraan," dan "Karyawan juga anak berharga bagi orang tuanya masing-masing."
Seorang perwakilan SD Biosensor menyatakan, "Ada beberapa bagian dari apa yang dibicarakan di luar sana yang berbeda dari tujuan sebenarnya dan fakta program tersebut," dan menambahkan, "Perusahaan sedang meninjau isi terkait secara komprehensif, sehingga sulit untuk memberikan konfirmasi secara rinci."