주메뉴바로가기본문바로가기
비즈한국 비즈한국

Eksklusif
JoongAng Holdings Jual Properti di Seongbuk-dong ke 'Perusahaan Saudara' BGF

Artikel ini diterjemahkan secara otomatis oleh AI. Mungkin terdapat perbedaan dengan artikel asli berbahasa Korea.  Read original in Korean →

[비즈한국] Perusahaan induk JoongAng Group, JoongAng Holdings, telah dipastikan menjual propertinya di Seongbuk-dong, Seoul—yang dikenal sebagai kawasan elite di Korea—kepada BGF (BGF027410), perusahaan induk BGF Group. JoongAng Group belakangan ini gencar melakukan likuidasi atas aset properti dan afiliasi mereka seiring meningkatnya beban keuangan. Pembeli, yaitu BGF, merupakan perusahaan yang memiliki pemegang saham utama Hong Seok-jo, Ketua BGF Group, yang juga merupakan adik dari Hong Seok-hyun, Ketua JoongAng Holdings.

Telah dipastikan bahwa JoongAng Holdings telah menjual properti yang dimilikinya di Seongbuk-dong, Seongbuk-gu, Seoul, kepada BGF, perusahaan induk BGF Group. Foto menunjukkan gedung JoongAng Ilbo di Sangam-dong, Seoul, tempat kantor JoongAng Holdings berada. Foto=Reporter Lee Jong-hyun
Telah dipastikan bahwa JoongAng Holdings telah menjual properti yang dimilikinya di Seongbuk-dong, Seongbuk-gu, Seoul, kepada BGF, perusahaan induk BGF Group. Foto menunjukkan gedung JoongAng Ilbo di Sangam-dong, Seoul, tempat kantor JoongAng Holdings berada. Foto=Reporter Lee Jong-hyun

Menurut peliputan Bizhankook, JoongAng Holdings menjual properti miliknya di Seongbuk-dong, Seongbuk-gu, Seoul, kepada BGF pada tanggal 2 lalu. Properti yang diperjualbelikan terdiri dari tanah seluas 5.252㎡ dan sebuah rumah tinggal dua lantai (luas lantai 388㎡). Nilai transaksi tersebut mencapai sekitar 35,1 miliar won. Kedua pihak menandatangani kontrak jual beli langsung pada tanggal 2 dan menyelesaikan perpindahan hak milik pada hari yang sama. JoongAng Holdings sebelumnya telah menerima izin mendirikan bangunan pada Agustus 2023 untuk memperluas fasilitas penelitian dua lantai (luas lantai 3.553㎡) di area tersebut, namun dikabarkan belum memulai konstruksi.

Penjualan properti Seongbuk-dong oleh JoongAng Holdings dipandang sebagai langkah untuk memperbaiki struktur keuangan. Menurut pihak industri, JoongAng Group baru-baru ini menunjuk Colliers sebagai konsultan penjualan untuk melakukan likuidasi atas aset properti dan anak perusahaan yang mereka miliki. Sebelum transaksi ini, mereka juga telah memilih penawar utama untuk penjualan aset properti senilai 550 miliar won, yang mencakup gedung JoongAng Ilbo dan JTBC di Sangam-dong, Mapo-gu, Seoul, serta studio di Ilsan, Goyang-si, Gyeonggi-do. Pada akhir tahun lalu, total aset tetap JoongAng Holdings berdasarkan laporan keuangan konsolidasi tercatat sebesar 717,9 miliar won (tanah dan bangunan senilai 688,3 miliar won).

JoongAng Holdings merupakan perusahaan induk dari JoongAng Group, grup media yang terafiliasi dengan keluarga Samsung. Grup ini memiliki 55 perusahaan afiliasi termasuk surat kabar harian JoongAng Ilbo, stasiun penyiaran kabel JTBC, dan perusahaan produksi konten media ContentreeJoongAng036420. Pada Mei tahun ini, JoongAng Group menduduki peringkat ke-73 sebagai grup bisnis domestik dengan total aset publik sebesar 7,356 triliun won. Saham JoongAng Holdings dimiliki oleh keluarga, termasuk Ketua Hong Seok-hyun (7%), putra sulung Wakil Ketua Hong Jeong-do (55,8%), dan putra kedua Hong Jeong-in, CEO ContentreeJoongAng (37,2%). Ketua Hong Seok-hyun adalah kakak dari Ketua BGF Group Hong Seok-jo dan adik dari Hong Ra-hee, Direktur Kehormatan Museum Leeum.

Tanah dan rumah tinggal di Seongbuk-dong, Seoul, yang dijual JoongAng Holdings kepada BGF. Foto=Reporter Cha Hyeong-jo
Tanah dan rumah tinggal di Seongbuk-dong, Seoul, yang dijual JoongAng Holdings kepada BGF. Foto=Reporter Cha Hyeong-jo

Situasi keuangan JoongAng Holdings belakangan ini memburuk secara signifikan. Setelah mencatatkan kerugian bersih sebesar 117,2 miliar won pada tahun 2024 (konsolidasi), mereka kembali mengalami kerugian bersih sebesar 28,6 miliar won pada tahun lalu. Meskipun berhasil kembali mencetak laba operasi sebesar 2,3 miliar won tahun lalu, mereka tetap belum mampu mengatasi struktur kerugian bersih. Berdasarkan data akhir tahun lalu, total kewajiban JoongAng Holdings mencapai 1,503 triliun won dengan total ekuitas 32,9 miliar won, yang berarti rasio utang sederhana melebihi 4.500%. Dengan demikian, nilai penjualan properti Seongbuk-dong sebesar 35,1 miliar won nilainya lebih besar daripada total ekuitas JoongAng Holdings secara konsolidasi.

Artikel ini diterjemahkan secara otomatis oleh AI. Mungkin terdapat perbedaan dengan artikel asli berbahasa Korea.
차형조 기자
cha6919@bizhankook.com
저작권자 ⓒ 비즈한국 무단전재 및 재배포 금지