주메뉴바로가기본문바로가기
비즈한국 비즈한국

Eksklusif
IBK Hentikan Penjualan Saham Korea Investment Holdings dan Korea Financial Security Sesuai 'Kebijakan Yoon Suk-yeol'

Artikel ini diterjemahkan secara otomatis oleh AI. Mungkin terdapat perbedaan dengan artikel asli berbahasa Korea.  Read original in Korean →

[비즈한국] Telah dikonfirmasi bahwa Industrial Bank of Korea (IBK) telah menghentikan proses penjualan saham yang mereka miliki. Pada tahun 2022, IBK menetapkan kebijakan untuk menjual saham di DB Asset Management, Korea Investment Holdings, dan Korea Financial Security. Penjualan saham DB Asset Management telah selesai, dan sebagian saham Korea Investment Holdings juga telah dijual. Namun, karena IBK menghentikan proses penjualan tersebut, sisa saham di Korea Investment Holdings dan seluruh saham di Korea Financial Security diperkirakan akan tetap dipertahankan untuk sementara waktu.

Kantor pusat IBK di Jung-gu, Seoul. Foto=Reporter Lim Jun-seon
Kantor pusat IBK di Jung-gu, Seoul. Foto=Reporter Lim Jun-seon

Pada akhir 2022, IBK menetapkan kebijakan internal untuk menjual saham di DB Asset Management, Korea Investment Holdings, dan Korea Financial Security. Kebijakan ini dilaporkan sebagai cerminan dari tuntutan pemerintah Yoon Suk-yeol untuk merapikan aset yang tidak berkaitan dengan fungsi inti lembaga publik. Saat itu, saham yang dimiliki IBK meliputi 9% saham DB Asset Management, 2,24% saham Korea Investment Holdings, dan 14,67% saham Korea Financial Security.

Sesuai dengan kebijakan penjualan, pada Desember 2024, IBK menjual seluruh saham DB Asset Management kepada DB Financial Investment (sekarang DB Securities) seharga 7,56 miliar won. DB Financial Investment juga membeli seluruh saham DB Asset Management yang dimiliki oleh Shinhan Bank, Hana Bank, Woori Bank, dan Busan Bank. Dengan demikian, DB Asset Management kini menjadi anak perusahaan yang 100% sahamnya dimiliki oleh DB Financial Investment.

IBK telah menjual saham Korea Investment Holdings secara bertahap dan kini hanya tersisa 0,11%. Saham Korea Financial Security belum berhasil dijual. Upaya penjualan bersama dengan pemegang saham lain seperti KB Kookmin Bank, Shinhan Bank, dan Woori Bank juga telah dilakukan namun tidak menunjukkan perkembangan.

Di tengah situasi ini, pemerintahan Lee Jae-myung menginstruksikan penghentian penjualan aset oleh perusahaan milik negara dan lembaga publik. Perdana Menteri Kim Min-seok pada November lalu menginstruksikan, "Pada prinsipnya, setiap kementerian dan lembaga terkait harus menghentikan sepenuhnya penjualan aset pemerintah," dan menegaskan, "Sadarilah dengan sungguh-sungguh instruksi presiden yang mengharuskan persetujuan awal dari Perdana Menteri dalam situasi yang tidak terelakkan, dan laksanakan dengan teliti."

Terkait hal ini, dikonfirmasi bahwa IBK juga telah menghentikan penjualan sisa saham tersebut. Seorang pejabat IBK menyatakan, "Kami telah menghentikan penjualan karena instruksi pemerintah untuk menghentikan total penjualan aset lembaga publik," dan menambahkan, "Penjualan dapat dilanjutkan kembali jika ada situasi yang tidak terelakkan setelah mendapatkan persetujuan awal dari Perdana Menteri."

Beberapa pihak berpendapat bahwa penjualan saham Korea Investment Holdings sebenarnya tidak perlu dihentikan. Hal ini dikarenakan sementara saham Korea Financial Security sebesar 14,67% dapat memengaruhi hak pengelolaan, saham di Korea Investment Holdings hanya berjumlah 0,11%, yang dianggap sangat kecil. Selain itu, karena harga saham Korea Investment Holdings cenderung naik dalam beberapa tahun terakhir, penjualan saham tersebut tidak akan menyebabkan kerugian finansial.

Menurut Layanan Pengawas Keuangan (FSS), rasio modal ekuitas umum berdasarkan standar Bank for International Settlements (BIS) IBK pada akhir Maret tahun ini adalah 11,52%. Meskipun tidak berada pada tingkat yang mengkhawatirkan jika dibandingkan dengan rata-rata rasio modal ekuitas umum BIS dari 20 bank domestik sebesar 14,56%, angka ini merupakan yang terendah di antara bank-bank domestik. Inilah alasan mengapa muncul pendapat bahwa IBK perlu melakukan penjualan aset yang tidak diperlukan.

Artikel ini diterjemahkan secara otomatis oleh AI. Mungkin terdapat perbedaan dengan artikel asli berbahasa Korea.
박형민 기자
godyo@bizhankook.com
저작권자 ⓒ 비즈한국 무단전재 및 재배포 금지