주메뉴바로가기본문바로가기
비즈한국 비즈한국

Trump: "Memindahkan 50% Produksi Semikonduktor ke AS dalam Masa Jabatan Saya"… USTR: "Tarif Tidak Akan Diberlakukan Segera"

Artikel ini diterjemahkan secara otomatis oleh AI. Mungkin terdapat perbedaan dengan artikel asli berbahasa Korea.  Read original in Korean →

[비즈한국] Pemerintahan Amerika Serikat di bawah Donald Trump telah menegaskan kembali tekadnya untuk menyusun ulang rantai pasokan semikonduktor global dengan AS sebagai pusatnya. Di tengah pernyataan Presiden Trump yang berjanji akan memindahkan setengah dari produksi semikonduktor dunia ke Amerika selama masa jabatannya, Kantor Perwakilan Dagang Amerika Serikat (USTR) tengah mempertimbangkan secara strategis kapan waktu yang tepat untuk menerapkan 'tarif semikonduktor komprehensif' yang merupakan senjata ampuh untuk merealisasikan tujuan tersebut. Meski guncangan tarif langsung telah dihindari, cetak biru pemerintahan Trump periode kedua yang secara terang-terangan menekan perusahaan semikonduktor global untuk berinvestasi dalam fasilitas produksi di dalam negeri AS semakin terlihat jelas.

Presiden AS Donald Trump sedang bersalaman dengan Ketua TSMC, C.C. Wei, pada 3 Maret 2025. Pada hari itu, pemerintah AS mengumumkan rencana investasi TSMC senilai 100 miliar dolar AS (sekitar 152 triliun won). Foto=Situs Web Gedung Putih
Presiden AS Donald Trump sedang bersalaman dengan Ketua TSMC, C.C. Wei, pada 3 Maret 2025. Pada hari itu, pemerintah AS mengumumkan rencana investasi TSMC senilai 100 miliar dolar AS (sekitar 152 triliun won). Foto=Situs Web Gedung Putih

'Kecintaan' Trump pada Tarif dan Hegemoni Semikonduktor yang Muncul Kembali dalam Pelantikan Ketua The Fed

Pada 22 Mei (waktu setempat), Presiden Trump dalam upacara pengambilan sumpah jabatan Ketua Federal Reserve (The Fed) yang baru, Kevin Warsh, di Gedung Putih, menunjuk tarif sebagai poros utama pertumbuhan ekonomi. Meskipun Presiden Trump menekankan tugas asli The Fed dalam menstabilkan harga dan menciptakan lapangan kerja serta berjanji untuk menjamin independensi Ketua Warsh, ia juga dengan tegas menyerukan kebangkitan manufaktur yang berpusat pada AS. Presiden Trump mengungkapkan keyakinan yang kuat dengan mengatakan, "Berkat tarif, saat saya meninggalkan kantor, kita akan memiliki 50% kapasitas manufaktur chip di seluruh dunia, atau mungkin lebih dari itu."

Secara khusus, Presiden Trump memberikan contoh pabrik yang sedang dibangun oleh TSMC Taiwan, perusahaan pengecoran (manufaktur semikonduktor kontrak) nomor satu dunia, di Arizona, AS, untuk menekankan bahwa fasilitas produksi perusahaan semikonduktor global sedang berpindah dari Taiwan dan tempat lainnya ke Amerika Serikat. Hal ini diartikan sebagai langkah untuk menyebarkan legitimasi 'tarif'—kebijakan ekonomi utamanya—bahkan dalam acara pelantikan kepala bank sentral yang independensinya sangat krusial, sekaligus mengirimkan sinyal kepada pasar bahwa AS akan memegang kendali atas industri semikonduktor global di masa depan. Dalam wawancara media sebelumnya, Presiden Trump juga secara kasar mengkritik Taiwan karena dianggap 'mencuri' industri semikonduktor AS, dan tidak menyembunyikan keinginannya agar semua produsen semikonduktor di Taiwan pindah ke Amerika Serikat.

Tidak 'Segera', Tapi 'Pasti' Terjadi… Tuas Tarif USTR

Jika Presiden Trump telah menetapkan tujuan makro, Jamieson Greer, Perwakilan Dagang Amerika Serikat (USTR), telah merinci rencana eksekusi kebijakan perdagangan yang praktis. Pada hari yang sama, di acara perluasan pabrik semikonduktor memori milik Micron Technology di Virginia, AS, Perwakilan Greer menepis kekhawatiran yang muncul terkait penerapan tarif segera dengan mengatakan, "Tidak ada tarif semikonduktor langsung yang akan diberlakukan besok atau minggu depan."

Namun, ia menegaskan bahwa "Mengenakan tarif pada semikonduktor adalah hal yang sangat penting," dan tetap menjadikan kemungkinan pengenalan tarif komprehensif berdasarkan Pasal 232 Undang-Undang Perluasan Perdagangan demi keamanan nasional sebagai kartu yang masih berlaku. Perwakilan Greer menyatakan bahwa melindungi fasilitas inti dalam negeri seperti Micron adalah yang paling penting, dan untuk itu, ia akan menerapkan tarif pada waktu dan skala yang paling tepat untuk mendorong 'reshoring' (kembalinya atau pindahnya operasional perusahaan ke negara asal).

Hal yang patut diperhatikan adalah bahwa pemerintahan AS memberikan isyarat untuk menerapkan tarif bukan melalui metode tarif seragam, melainkan melalui cara yang mendorong perubahan perilaku perusahaan. Perwakilan Greer mengisyaratkan bahwa bagi perusahaan yang memproduksi semikonduktor di dalam AS, mereka dapat menerapkan apa yang disebut sebagai efek 'pengganda (multiplier)', yang memungkinkan pemberian manfaat seperti impor bebas tarif atau kondisi preferensial untuk jumlah semikonduktor tertentu selama tahap pembangunan fasilitas produksi (reshoring).

Ini ditafsirkan sebagai strategi untuk mencegah kekurangan semikonduktor jangka pendek dan lonjakan biaya yang mungkin dialami oleh perusahaan AI atau manufaktur TI AS saat tarif komprehensif diberlakukan, sekaligus untuk menarik investasi langsung perusahaan asing ke dalam AS.

Artikel ini diterjemahkan secara otomatis oleh AI. Mungkin terdapat perbedaan dengan artikel asli berbahasa Korea.
김민호 기자

중화학공업·에너지 분야를 담당하고 있습니다. 지속가능한 사회와 삶에 관심이 많습니다.

goldmino@bizhankook.com
저작권자 ⓒ 비즈한국 무단전재 및 재배포 금지