[비즈한국] Di tengah situasi inflasi yang tinggi, Daiso memperluas basis konsumennya dengan mengedepankan produk kosmetik seharga 5.000 won atau kurang. Respons positif mengenai kualitas yang tidak kalah bersaing, ditambah dengan popularitas produk tertentu dari mulut ke mulut, telah memperluas jangkauan pembeli.

Sekitar pukul 1 siang pada tanggal 21, sudut kecantikan di gerai Daiso dekat Myeong-dong, Seoul, dipenuhi oleh orang-orang yang memilih produk. Para pengunjung pada hari itu tampak memegang produk bibir, produk perawatan dasar, hingga tabir surya sambil membandingkan harga dan daftar bahan. Beberapa orang bahkan mengecek catatan yang telah mereka siapkan sebelumnya untuk mencari produk tertentu. Tidak hanya generasi 2030-an, konsumen paruh baya, pria, hingga wisatawan asing juga terlihat di sana. Seorang wanita berusia 30-an, A, yang sedang memilih kosmetik di gerai tersebut mengatakan, "Awalnya saya membelinya karena murah, tapi setelah dicoba ternyata kualitasnya tidak buruk, jadi saya sering membelinya."
Produk kecantikan Daiso tumbuh dengan cepat. Penjualan kategori kecantikan pada tahun 2025 meningkat sekitar 70% dibandingkan tahun 2024. Penjualan dari Januari hingga April tahun ini juga naik sekitar 30% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Jumlah merek dan produk yang dijual pun turut bertambah. Jika pada akhir 2024 terdapat sekitar 60 merek dengan 500 jenis produk kecantikan, jumlahnya meningkat menjadi sekitar 150 merek dan 1.420 jenis produk pada akhir 2025, dan per April 2026 telah meluas menjadi sekitar 170 merek dan 1.900 jenis produk.
Basis konsumen pun kian meluas. Menurut data keanggotaan Daiso, proporsi penjualan kosmetik berdasarkan usia pada tahun 2025 adalah sekitar 21% untuk usia 20-an, 24% untuk usia 30-an, 29% untuk usia 40-an, dan 18% untuk usia 50-an. Jika dulu generasi 2030-an adalah target utama, kini jangkauan pembeli telah meluas hingga usia 40-an dan 50-an.
Pertumbuhan pesat produk kecantikan Daiso berkat kebijakan harga tetap (fixed price) yang murah. Daiso menjual semua produk dengan 6 kategori harga: 500, 1.000, 1.500, 2.000, 3.000, dan 5.000 won. Hal yang sama berlaku untuk produk kecantikan. Inilah sebabnya konsumen dapat mencoba produk tanpa merasa terbebani. Faktanya, para pengunjung yang ditemui di gerai Daiso Myeong-dong pada hari itu menyebutkan harga yang murah sebagai alasan utama mereka membeli produk kecantikan Daiso.
Respons konsumen bahwa kualitasnya tidak buruk juga berkontribusi pada penyebaran tren ini. Di media sosial, ulasan dan video rekomendasi produk kecantikan Daiso terus bermunculan. Beberapa postingan bahkan mencatat jumlah penayangan yang tinggi dan menarik perhatian publik. Karena harganya yang terjangkau, muncul tren di mana konsumen berbagi rekomendasi produk yang bagus setelah mereka mencobanya sendiri. B, seorang konsumen yang rutin menggunakan produk kecantikan Daiso, mengatakan, "Kami sesama teman saling berbagi jika ada produk yang bagus. Kadang kami saling mengirim tautan produk yang dilihat di media sosial atau merekomendasikannya setelah mencoba sendiri."

Kepopuleran produk tertentu seperti 'VT Reedle Shot' juga meningkatkan minat masyarakat. Produk yang biasanya mahal diluncurkan dengan harga di bawah 5.000 won sehingga mendapatkan respons eksplosif dari konsumen. Belakangan ini, perusahaan kosmetik besar seperti Amorepacific dan LG Household & Health Care juga merilis produk khusus untuk Daiso, sehingga kekhawatiran terhadap kosmetik murah mulai berkurang.

Merek-merek yang masuk ke Daiso melihat pertumbuhan pasar kecantikan ini sebagai peluang. Selain beban pembelian yang berkurang karena harga di bawah 5.000 won, semakin besar pasar kecantikan Daiso, semakin banyak pula konsumen yang mengenal produk dari merek-merek tersebut. Seorang perwakilan merek kecantikan di Daiso mengatakan, "Pertumbuhan produk kecantikan Daiso membantu meningkatkan kesadaran merek, dan kami melihatnya secara positif karena berpotensi mendorong pembelian produk utama nantinya."
Perluasan lini produk kecantikan Daiso diperkirakan akan terus berlanjut. Pihak Asung Daiso menjelaskan, "Kami berencana untuk terus menghadirkan berbagai merek dengan harga tetap agar konsumen dapat terus menikmati produk kecantikan berkualitas tinggi tanpa merasa terbebani."
Dampak Daiso juga membuat pasar kosmetik kelas menengah ke bawah ikut meluas. E-mart dan Lotte Mart juga diketahui telah mulai memperluas lini produk mereka dengan memperkenalkan kosmetik harga tetap 4.950 won sejak tahun lalu. Dengan semakin banyaknya konsumen yang beralih ke produk dengan harga yang lebih terjangkau, persaingan produk kecantikan murah antar peritel diprediksi akan terus berlanjut untuk sementara waktu.