주메뉴바로가기본문바로가기
비즈한국 비즈한국

“Samsung Electronics Sudah Sepakat…” Mengapa Aksi Mogok Kerja di Samsung Biologics Kian Berlarut-larut?

Artikel ini diterjemahkan secara otomatis oleh AI. Mungkin terdapat perbedaan dengan artikel asli berbahasa Korea.  Read original in Korean →

[비즈한국] Dengan tercapainya kesepakatan antara manajemen dan serikat pekerja Samsung Electronics secara dramatis, perhatian dunia industri kini tertuju pada Samsung Biologics. Sejak melakukan aksi mogok kerja pertama dalam 15 tahun sejarah perusahaan, serikat pekerja Samsung Biologics terus menjalankan ‘perjuangan kepatuhan hukum’ (work-to-rule) dan tetap berselisih dengan pihak manajemen. Perselisihan ini tampaknya akan berlangsung lama karena kedua belah pihak belum menemukan titik temu terkait kenaikan upah, perbaikan sistem bonus kinerja (OPI), serta perbaikan prinsip sumber daya manusia.

Anggota Serikat Pekerja Samsung Biologics Sangsaeng saat menghadiri rapat resolusi perjuangan pada tanggal 22 bulan lalu. Di saat manajemen dan serikat pekerja Samsung Electronics mencapai kesepakatan secara dramatis, perhatian terfokus pada manajemen dan serikat pekerja Samsung Biologics sebagai perusahaan afiliasi. Kedua belah pihak di Samsung Biologics masih bersitegang. Foto=Reporter Choi Young-chan
Anggota Serikat Pekerja Samsung Biologics Sangsaeng saat menghadiri rapat resolusi perjuangan pada tanggal 22 bulan lalu. Di saat manajemen dan serikat pekerja Samsung Electronics mencapai kesepakatan secara dramatis, perhatian terfokus pada manajemen dan serikat pekerja Samsung Biologics sebagai perusahaan afiliasi. Kedua belah pihak di Samsung Biologics masih bersitegang. Foto=Reporter Choi Young-chan

Park Jae-sung, Ketua Serikat Pekerja Sangsaeng Samsung Biologics, dalam wawancara tertulis dengan media kami pada tanggal 21 mengungkapkan, “Saat ini tidak ada kemajuan berarti dalam negosiasi antara manajemen dan serikat pekerja. Dari sudut pandang kami, pihak perusahaan tidak menunjukkan niat yang jelas untuk menyelesaikan masalah ini, sehingga konflik kemungkinan akan berlarut-larut.” Ketua Park menambahkan, “Perbedaan pendapat antara manajemen dan pekerja masih sangat tajam dalam semua aspek, termasuk upah dan sistem kesejahteraan.”

Setelah melakukan aksi mogok kerja total dari tanggal 1 hingga 5, Serikat Pekerja Sangsaeng Samsung Biologics kini melanjutkan perjuangan melalui metode 'work-to-rule', yaitu dengan mematuhi secara ketat jam kerja dan prosedur yang telah ditentukan. Meskipun intensitas perjuangan ini lebih rendah dibandingkan mogok kerja total, industri menilai dampaknya akan cukup signifikan mengingat karakteristik produksi biofarmasi yang memerlukan proses terus-menerus selama 24 jam.

Inti dari bisnis CDMO (Contract Development and Manufacturing Organization) biofarmasi adalah proses kultivasi dan pemurnian sel hidup. Jika waktu pengerjaan terlewat atau proses dihentikan sementara, seluruh bahan baku antibodi dan protein bernilai tinggi yang sedang dikultur harus dibuang, yang pasti mengakibatkan kerugian besar. Kekhawatiran muncul bahwa reputasi yang selama ini dibanggakan Samsung Biologics terkait daya saing kualitas, stabilitas proses, dan ketepatan waktu pengiriman dapat runtuh, sehingga berdampak jangka panjang pada daya saing kontrak CDMO di masa depan, termasuk potensi hilangnya pelanggan dari perusahaan farmasi global.

Pihak perusahaan sebelumnya telah memperingatkan skala kerugian astronomis yang mungkin terjadi akibat aksi mogok tersebut melalui permohonan perintah pengadilan untuk melarang aksi industrial. Perusahaan menyatakan bahwa saat ini terdapat sekitar 100 batch yang dikerjakan setiap hari di pabrik, dan jika proses penting minimal dihentikan, kerugian dapat mencapai lebih dari 640 miliar won.

Ketua Park juga mengakui dampak dari perjuangan kepatuhan hukum ini di lapangan. Ia mengatakan, “Fakta bahwa perjuangan ini berlanjut berarti situasi belum berakhir. Hal ini secara nyata memengaruhi jadwal produksi dan pemesanan perusahaan.” Namun, ia enggan berkomentar lebih lanjut mengenai skala spesifik hambatan atau risiko yang terjadi.

Serikat pekerja Samsung Biologics saat ini masih bungkam mengenai jadwal aksi industrial lanjutan, seperti rencana mogok kerja total kedua. Langkah ini diartikan sebagai kehati-hatian terhadap potensi langkah hukum dari perusahaan. Pada tanggal 23 bulan lalu, Pengadilan Distrik Incheon mengeluarkan putusan yang mengabulkan sebagian permohonan perusahaan, menyatakan bahwa pekerjaan keamanan penting seperti 'pencegahan pembusukan atau kerusakan lini sel yang telah dicairkan' tidak boleh dihentikan selama masa mogok kerja. Segera setelah keputusan pengadilan, pihak perusahaan mengajukan banding untuk melarang aksi mogok pada sisa proses penting lainnya yang tidak dikabulkan oleh pengadilan. Ketua Park bersikap hati-hati dengan menyatakan, “Karena pihak perusahaan saat ini menyerahkan artikel berita sebagai bukti dalam gugatan, sulit bagi kami untuk mengungkapkan detail rencana aksi mogok kerja lebih lanjut.”

Menanggapi pertanyaan mengenai arah negosiasi dengan serikat pekerja di masa depan, perwakilan Samsung Biologics menjawab, “Kami akan terus berkomunikasi dengan serikat pekerja dan pemerintah untuk melakukan yang terbaik agar negosiasi dapat diselesaikan.”

Artikel ini diterjemahkan secara otomatis oleh AI. Mungkin terdapat perbedaan dengan artikel asli berbahasa Korea.
최영찬 기자

제약바이오 분야 출입하고 있습니다. 많이 듣고 많이 공부해 정확하게 쓰도록 하겠습니다.

chan111@bizhankook.com
저작권자 ⓒ 비즈한국 무단전재 및 재배포 금지