주메뉴바로가기본문바로가기
비즈한국 비즈한국

HMM yang Mendorong "Relokasi ke Busan", Dihadapi dengan Gugatan Serikat Pekerja terhadap CEO Choi Won-hyuk

Artikel ini diterjemahkan secara otomatis oleh AI. Mungkin terdapat perbedaan dengan artikel asli berbahasa Korea.  Read original in Korean →

[비즈한국] Konflik antara manajemen dan serikat pekerja terkait rencana relokasi kantor pusat HMM011200 ke Busan telah berkembang menjadi sengketa hukum. Serikat Pekerja Darat HMM mengumumkan pada tanggal 7 bahwa mereka telah secara resmi mengajukan gugatan terhadap CEO Choi Won-hyuk ke Kementerian Ketenagakerjaan atas tuduhan praktik ketenagakerjaan yang tidak adil. Serikat pekerja mengklaim bahwa perusahaan secara sepihak memaksakan prosedur relokasi dengan mengadakan rapat dewan direksi, meskipun negosiasi antara manajemen dan serikat pekerja mengenai masalah pemindahan kantor pusat masih berlangsung.

Serikat Pekerja Darat HMM mengajukan gugatan terhadap CEO Choi Won-hyuk ke Kementerian Ketenagakerjaan atas tuduhan praktik ketenagakerjaan yang tidak adil. Foto=Yonhap News
Serikat Pekerja Darat HMM mengajukan gugatan terhadap CEO Choi Won-hyuk ke Kementerian Ketenagakerjaan atas tuduhan praktik ketenagakerjaan yang tidak adil. Foto=Yonhap News

Serikat pekerja menyatakan, "Tindakan pihak manajemen ini merupakan praktik ketenagakerjaan tidak adil yang nyata, yang mengabaikan kewajiban untuk bernegosiasi dengan itikad baik dan bertujuan untuk melemahkan serikat pekerja." Mereka menambahkan, "Dimulai dengan gugatan ini, kami akan mengerahkan segala cara, termasuk langkah hukum, untuk menghentikan upaya sepihak manajemen dalam memindahkan kantor pusat."

Gugatan ini merupakan tindakan lanjutan setelah dewan direksi HMM pada 30 Maret memutuskan untuk mengubah anggaran dasar perusahaan guna memindahkan lokasi kantor pusat dari Seoul ke Busan, serta menyetujui pemanggilan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) untuk memproses perubahan tersebut. Pasal 3 Anggaran Dasar HMM saat ini menyatakan bahwa kantor pusat berlokasi di Seoul, sehingga untuk pindah ke Busan, diperlukan resolusi khusus RUPS untuk mengubah anggaran dasar. RUPSLB dijadwalkan akan diadakan pada 8 Mei.

Mengingat komposisi pemegang saham, kemungkinan agenda tersebut disetujui dianggap cukup besar. Pemegang saham utama HMM, yaitu Korea Development Bank (KDB), memiliki 35,42% saham, dan Korea Ocean Business Corporation memiliki 35,08% saham. Jika kedua lembaga tersebut digabungkan, kepemilikan saham mencapai 70,50%, sehingga diperkirakan resolusi tersebut kemungkinan besar akan disetujui jika diajukan dalam RUPSLB.

Relokasi kantor pusat HMM juga terkait erat dengan kebijakan maritim pemerintah. Presiden Lee Jae-myung telah menjadikan relokasi HMM ke Busan sebagai janji kampanye saat mencalonkan diri, dan Menteri Kelautan dan Perikanan Hwang Jong-woo juga menyatakan pada 25 Maret bahwa, "Relokasi HMM, sebagai perusahaan pelayaran terbaik di negara kita, memberikan pesan positif dan penuh harapan bahwa Busan benar-benar menjadi ibu kota maritim," dan menambahkan bahwa pihaknya akan mempertimbangkan langkah dukungan. Namun, Menteri Hwang di saat yang sama juga menyatakan bahwa karena HMM adalah perusahaan swasta, keputusan akhir harus dibuat melalui diskusi antara manajemen dan serikat pekerja.

Serikat pekerja telah menentang langkah relokasi ini karena dianggap lebih condong pada tujuan politis daripada pertimbangan bisnis. Serikat pekerja berpendapat bahwa karena pengirim barang dan lembaga keuangan perkapalan terkonsentrasi di wilayah ibu kota, relokasi kantor pusat berisiko menyebabkan hilangnya talenta utama dan melemahnya kekuatan operasional. Bulan lalu, serikat pekerja juga telah memberi peringatan mengenai kemungkinan tindakan hukum dan pemogokan umum.

Masalah ini berkembang menjadi konflik di mana kebijakan pemerintah, kepentingan pemegang saham utama, keputusan manajemen perusahaan, dan hak tawar serikat pekerja saling berbenturan, melampaui sekadar masalah perubahan alamat kantor pusat. Kemungkinan besar akan ada langkah hukum tambahan dari serikat pekerja dan tindakan susulan dari perusahaan hingga RUPSLB pada 8 Mei mendatang.

Artikel ini diterjemahkan secara otomatis oleh AI. Mungkin terdapat perbedaan dengan artikel asli berbahasa Korea.
우종국 기자

기업의 움직임 뒤에 있는 구조와 이해관계를 취재합니다. 드러난 사건보다 그 사건이 벌어진 이유를 설명하는 기사를 쓰고자 합니다.

xyz@bizhankook.com
저작권자 ⓒ 비즈한국 무단전재 및 재배포 금지