[비즈한국] Sinyal perbaikan muncul secara bersamaan di sektor bebas bea (duty free) dan konstruksi, yang selama ini dianggap sebagai beban bagi Lotte Group. Hotel Lotte mencatatkan laba operasional sebesar 229,4 miliar won pada laporan konsolidasi tahun lalu, yang menandai kembalinya perusahaan ke jalur profitabilitas, dengan divisi bebas bea mencatatkan laba operasional sebesar 51,8 miliar won. Meskipun laba operasional Lotte E&C mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya, perusahaan berhasil memperbaiki indikator kesehatan keuangan dengan menurunkan rasio utang dan liabilitas kontinjensi PF.

Berdasarkan laporan bisnis tahun 2025 yang diumumkan oleh Hotel Lotte pada 31 Maret, pendapatan tahun lalu tercatat sebesar 4,7262 triliun won, turun 6,8% dari tahun sebelumnya, namun laba operasional berhasil berbalik menjadi untung. Berdasarkan segmen bisnis, pendapatan divisi hotel naik 6,3% menjadi 1,5083 triliun won, dengan laba operasional melonjak 119,7% menjadi 117,7 miliar won. Pendapatan divisi World tercatat sebesar 401,9 miliar won dengan laba operasional 60 miliar won.
Dalam laporan yang sama, divisi bebas bea mencatat pendapatan sebesar 2,816 triliun won dan laba operasional 51,8 miliar won. Meskipun pendapatan turun 13,8% dibandingkan tahun sebelumnya, laba rugi perusahaan berhasil berbalik menjadi surplus. Lotte Duty Free mencatatkan laba operasional selama empat kuartal berturut-turut dari kuartal pertama hingga keempat tahun lalu. Perusahaan menjelaskan bahwa meskipun pendapatan menurun akibat pengurangan proporsi pelanggan komersial, profitabilitas meningkat berkat pemotongan biaya tetap dan perluasan penjualan kepada wisatawan individu (FIT).
Lotte E&C juga menyatakan dalam laporan bisnis yang diumumkan pada hari yang sama bahwa pendapatan konsolidasi tahun lalu mencapai 7,9099 triliun won dengan laba operasional 105,4 miliar won. Pendapatan naik 0,6% dibandingkan tahun sebelumnya. Meski laba operasional turun 37,8%, perusahaan menjelaskan bahwa hasil ini mencerminkan faktor sekali jalan berupa pencatatan awal kerugian piutang tak tertagih dari beberapa proyek. Laba kotor meningkat 58,2 miliar won dibandingkan tahun lalu, dan rasio biaya turun 0,7 poin persentase menjadi 92,8%.
Indikator keuangan juga membaik. Rasio utang Lotte E&C turun 9,3 poin persentase dari 196% pada akhir tahun 2024 menjadi 186,7% pada akhir tahun 2025, sementara rasio lancar naik dari 112% menjadi 120%. Liabilitas kontinjensi PF berkurang dari kisaran 3,6 triliun won pada akhir 2024 menjadi sekitar 3,1 triliun won pada akhir tahun lalu. Lotte E&C menyatakan bahwa mereka juga telah mengamankan likuiditas kas lebih dari 1 triliun won sejak akhir tahun lalu melalui penerbitan sekuritas modal baru dan lainnya.
Kinerja ini patut diperhatikan karena menunjukkan tren perbaikan dengan cara yang berbeda pada sektor bebas bea dan konstruksi, yang sebelumnya menjadi isu besar terkait profitabilitas dan beban keuangan di dalam Lotte Group. Sektor bebas bea telah mengubah struktur laba ruginya dengan kembali mencetak laba, sementara sektor konstruksi berfokus pada pengurangan beban PF dan utang.