[비즈한국] Proses penunjukan CEO berikutnya untuk NH Investment & Securities005940 mengalami keterlambatan. Meski masa jabatan CEO Yoon Byung-woon telah berakhir, ia akan tetap memegang jabatannya hingga CEO baru ditunjuk. Beberapa pihak menganalisis bahwa penundaan ini mungkin terjadi karena NH Investment & Securities mempertimbangkan pengaruh Ketua Federasi Koperasi Pertanian Nasional (Nonghyup), Kang Ho-dong. Pada penunjukan CEO tahun 2024, sempat terjadi kontroversi akibat perbedaan pendapat antara Nonghyup dan NH Financial Group.

Masa jabatan CEO Yoon Byung-woon berakhir pada 1 Maret lalu. Oleh karena itu, NH Investment & Securities diketahui telah mendiskusikan penunjukan CEO berikutnya dalam Komite Rekomendasi Kandidat Eksekutif (Imchuwi) pada Februari lalu. Namun, hingga kini, jangankan menunjuk CEO baru, daftar kandidat pun belum diumumkan. NH Investment & Securities memang telah mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) tahunan pada akhir Maret, tetapi agenda penunjukan CEO tidak dibahas. CEO Yoon yang masa jabatannya sudah berakhir pun masih memimpin perusahaan sebagai CEO NH Investment & Securities.
Di dunia keuangan, banyak yang awalnya memprediksi Yoon Byung-woon akan menjabat kembali. Hal ini dikarenakan kinerja NH Investment & Securities yang meningkat sejak ia menjabat. Berdasarkan laporan bisnis, laba bersih NH Investment & Securities melonjak 50,23% dari 686,6 miliar won pada 2024 menjadi 1,0316 triliun won pada 2025. Prospek masa depan pun dinilai positif. Jang Young-im, seorang peneliti dari SK Securities001510, menilai, “Tahun lalu, keuntungan penilaian aset non-pasar di perbankan investasi (IB) berkontribusi pada kinerja perusahaan. Karena pasar saham yang menguat terus berlanjut tahun ini, keuntungan penilaian aset non-pasar IB diperkirakan akan tetap solid.”
Yoon Byung-woon menjabat sebagai CEO NH Investment & Securities pada Maret 2024. Saat itu, penunjukannya sempat diwarnai banyak polemik. Ketua Nonghyup Kang Ho-dong merekomendasikan mantan Wakil Ketua Nonghyup, Yoo Chan-hyung, sementara NH Financial Group bersikeras bahwa Komite Rekomendasi Kandidat Eksekutif NH Investment & Securities harus menunjuk CEO secara independen. Pada akhirnya, Yoon Byung-woon terpilih, bukan Yoo Chan-hyung, namun ketegangan terkait penunjukan CEO di anak perusahaan Nonghyup berlanjut cukup lama (Artikel terkait: Perhatian tertuju pada 'variabel eksternal' terkait kemungkinan perpanjangan masa jabatan CEO NH Investment & Securities, Yoon Byung-woon).

Karena itulah, kalangan keuangan menganalisis bahwa Ketua Kang Ho-dong bisa menjadi variabel dalam penunjukan kembali CEO Yoon Byung-woon. Jika Ketua Kang kembali campur tangan dalam pemilihan CEO NH Investment & Securities kali ini, pihak perusahaan akan sulit untuk mengabaikannya. Struktur tata kelola NH Investment & Securities sendiri mengalir dari ‘Nonghyup → NH Financial Group → NH Investment & Securities’.
Beberapa pihak berspekulasi bahwa keterlambatan penunjukan CEO NH Investment & Securities berkaitan dengan pengaruh Ketua Kang Ho-dong. Selain Yoon Byung-woon, kandidat potensial lainnya yang disebut-sebut adalah mantan Direktur Eksekutif NH Investment & Securities, Bae Kyung-joo, dan mantan Direktur Eksekutif NH Investment & Securities, Kwon Soon-ho. Di antara mereka, Bae Kyung-joo dikenal sebagai orang kepercayaan Ketua Kang Ho-dong.
Namun, saat ini situasinya cukup sulit bagi Ketua Kang Ho-dong untuk terlibat dalam personalia NH Investment & Securities. Hasil audit khusus pemerintah telah mengungkap berbagai dugaan korupsi yang melilit Nonghyup, yang bahkan memicu seruan agar Ketua Kang Ho-dong mundur dari jabatannya. Otoritas keuangan juga sebelumnya telah menyatakan kekhawatiran atas intervensi Ketua Kang dalam personalia NH Investment & Securities di masa lalu (Artikel terkait: Menolak mundur meski ditekan dari segala sisi, akankah 'rencana pembaruan' Ketua Nonghyup Kang Ho-dong berhasil?).
Pihak NH Investment & Securities menegaskan bahwa prosedur penunjukan CEO berikutnya hanya tertunda karena urusan internal dan tidak ada hubungannya dengan Ketua Kang Ho-dong. Dalam RUPS bulan Maret lalu, NH Investment & Securities menyatakan, “Kami sedang meninjau usulan dari pemegang saham utama mengenai sistem CEO bersama (co-CEO) atau CEO tunggal.” Mengenai hal ini, seorang pejabat NH Investment & Securities menjelaskan, “Karena skala perusahaan yang semakin besar, kami meninjau penerapan sistem co-CEO, dan tidak ada maksud lain di baliknya.”