[비즈한국] Hyundai Motor Company005380 secara resmi menambahkan 'bisnis penyewaan mobil' ke dalam tujuan bisnisnya pada Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) tahunan yang digelar pada 26 Maret. Rencana kepemilikan dan pelepasan saham treasuri untuk tujuan kompensasi karyawan juga telah disetujui. Selain itu, perubahan anggaran dasar yang mengubah sebutan direktur eksternal menjadi direktur independen serta penghapusan ketentuan pengecualian sistem pemungutan suara kumulatif juga telah disahkan. Hyundai Motor menggelar RUPS tahunan ke-58 di kantor pusatnya di Seocho-gu, Seoul, hari itu dan meloloskan agenda utama seperti perubahan anggaran dasar, penunjukan direktur, dan persetujuan batas remunerasi direksi sesuai dengan rancangan awal.

Agenda yang paling menarik perhatian dalam RUPS hari itu adalah penambahan bisnis penyewaan mobil sebagai tujuan bisnis perusahaan. Hyundai Motor sebelumnya telah menyatakan dalam dokumen referensi RUPS bahwa mereka akan merintis bisnis penyewaan mobil, dan mengonfirmasi setelah rapat bahwa agenda tersebut telah disahkan sesuai rencana. Pihak perusahaan menyatakan akan memberikan pengalaman mobilitas yang beragam melalui pengembangan layanan yang terintegrasi secara organik dengan bisnis mobil baru dan mobil bekas yang sudah ada.
Perubahan anggaran dasar Hyundai Motor kali ini tidak hanya terbatas pada penambahan sektor bisnis penyewaan mobil. Industri menilai langkah ini sebagai upaya perusahaan untuk beralih ke sistem di mana produsen mobil mengoperasikan sendiri layanan berlangganan 'Hyundai/Genesis Selection', yang selama ini dijalankan melalui perusahaan mitra penyewaan mobil. Dengan cara ini, Hyundai Motor dapat mengelola langsung tahap penggunaan kendaraan setelah penjualan dan memperkuat struktur penjualan kembali kendaraan yang ditarik kembali sebagai mobil bekas bersertifikat. Singkatnya, model mobilitas operasional yang menghubungkan penjualan, penyewaan, penarikan kembali, dan distribusi mobil bekas dalam satu perusahaan kini telah resmi tercermin dalam tujuan bisnis di anggaran dasar.
Agenda mengenai saham treasuri juga telah diproses. Hyundai Motor menerima persetujuan atas rencana kepemilikan dan pelepasan saham treasuri untuk tujuan kompensasi karyawan. Per 4 Maret, jumlah saham treasuri biasa yang dimiliki perusahaan adalah 2.006.508 lembar, dan sebanyak 1.100.884 lembar di antaranya dapat digunakan untuk kompensasi karyawan hingga menjelang RUPS tahunan tahun 2027.
Perubahan anggaran dasar terkait tata kelola perusahaan juga dilakukan secara bersamaan. Sesuai dengan tujuan revisi Undang-Undang Komersial, Hyundai Motor menghapus ketentuan pengecualian sistem pemungutan suara kumulatif, serta mencantumkan perluasan kewajiban fidusia direktur, penguatan struktur komite audit, dan penerapan RUPS elektronik ke dalam anggaran dasar. Jabatan direktur eksternal diubah menjadi direktur independen. Agenda yang disahkan dalam RUPS hari ini menunjukkan bahwa Hyundai Motor sedang membenahi portofolio bisnis serta sistem tata kelola perusahaan secara menyeluruh.
Dalam agenda penunjukan direksi, Presiden Jose Muñoz dan Wakil Presiden Lee Seung-jo terpilih kembali, sementara Wakil Presiden Choi Young-il ditunjuk sebagai direktur internal yang baru. Dalam RUPS tersebut, Hyundai Motor juga memaparkan strategi transisi kendaraan berbasis perangkat lunak (SDV) dan peta jalan teknologi swakemudi kepada para pemegang saham. Penambahan bisnis penyewaan ke dalam tujuan bisnis serta pemrosesan agenda terkait operasional kendaraan, data, sistem kompensasi, dan tata kelola perusahaan diinterpretasikan sebagai langkah resmi di tingkat RUPS untuk beralih dari struktur manufaktur mobil konvensional menjadi perusahaan mobilitas operasional. Namun, Hyundai Motor menjelaskan bahwa hal ini merupakan ekspansi layanan yang dikaitkan dengan bisnis mobil baru dan mobil bekas yang sudah ada, sekaligus merupakan langkah masuk ke bisnis penyewaan yang baru.