주메뉴바로가기본문바로가기
비즈한국 비즈한국

NH Investment & Securities Dorong Perluasan Batas Saham Baru Pihak Ketiga hingga 50%... NPS Menentang

Artikel ini diterjemahkan secara otomatis oleh AI. Mungkin terdapat perbedaan dengan artikel asli berbahasa Korea.  Read original in Korean →

[비즈한국] NH Investment & Securities005940 telah mengajukan proposal perubahan anggaran dasar untuk memperluas batas penerbitan saham baru melalui metode alokasi pihak ketiga dari 30% menjadi 50% dari total saham yang beredar pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan tanggal 26 Maret. National Pension Service (NPS) telah memutuskan untuk memberikan suara menentang agenda ini dengan alasan bahwa hal tersebut dapat melemahkan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) bagi pemegang saham yang ada. Firma penasihat hak suara global, ISS, juga mengeluarkan opini yang menentang agenda yang sama.

NH Investment & Securities telah mengajukan proposal perubahan anggaran dasar untuk memperluas batas penerbitan saham baru melalui metode alokasi pihak ketiga dari 30% menjadi 50% dari total saham yang beredar pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan tanggal 26 Maret. Foto=Reporter Lee Jong-hyun
NH Investment & Securities telah mengajukan proposal perubahan anggaran dasar untuk memperluas batas penerbitan saham baru melalui metode alokasi pihak ketiga dari 30% menjadi 50% dari total saham yang beredar pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan tanggal 26 Maret. Foto=Reporter Lee Jong-hyun

NH Investment & Securities menyatakan alasan perubahan anggaran dasar tersebut adalah untuk 'mengamankan sarana penggalangan modal yang cepat dan fleksibel'. Dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) kali ini, perusahaan mengajukan agenda perluasan batas saham baru alokasi pihak ketiga bersamaan dengan penataan anggaran dasar terkait sistem pemungutan suara kumulatif. Jika perubahan anggaran dasar ini disetujui, skala saham baru yang dapat diterbitkan kepada pihak ketiga tertentu tanpa penawaran kepada pemegang saham akan menjadi lebih besar.

Pihak yang menentang mempermasalahkan kemungkinan melemahnya hak pemegang saham. NPS, dalam arah penggunaan hak suara yang diungkapkan pada tanggal 24, menyatakan bahwa agenda NH Investment & Securities tersebut "melemahkan hak memesan efek terlebih dahulu pemegang saham tanpa alasan yang sah". ISS juga berpendapat bahwa jika batas saham baru yang dapat diterbitkan tanpa alokasi pemegang saham diperluas hingga 50% melalui perubahan anggaran dasar, kemungkinan dilusi saham bagi pemegang saham yang ada akan meningkat dan keleluasaan manajemen dapat menjadi terlalu luas.

Agenda ini juga mendapat perhatian karena muncul pada saat NH Investment & Securities menekankan peningkatan imbal hasil bagi pemegang saham. NH Investment & Securities mencatat laba operasional sebesar 1,4206 triliun won dan laba bersih sebesar 1,0315 triliun won secara konsolidasi pada tahun 2025. Bulan ini, perusahaan juga memutuskan pembagian dividen tunai sebesar 1.300 won per saham biasa, dengan total 487,8 miliar won. Di tengah upaya meningkatkan kinerja dan dividen, di satu sisi, perusahaan justru mendorong perubahan anggaran dasar untuk memperluas keleluasaan peningkatan modal di masa depan.

Latar belakang perusahaan mendorong perluasan sarana penggalangan modal disebut-sebut terkait dengan ekspansi bisnis Investment Management Account (IMA) baru-baru ini. Financial Services Commission (FSC) menunjuk NH Investment & Securities sebagai operator investasi keuangan komprehensif dengan ekuitas lebih dari 8 triliun won pada tanggal 18 Maret, sehingga NH Investment & Securities kini dapat menjalankan bisnis IMA. Otoritas keuangan menetapkan batas penggalangan dana melalui surat promes penerbitan (issued bills) dan IMA hingga 300% dari ekuitas.

Menurut Korea Ratings, risiko eksposur NH Investment & Securities pada akhir tahun 2025 adalah 23,9 triliun won, dan rasio risiko terhadap ekuitas adalah 278,3%. Ini adalah indikator yang menunjukkan tingkat paparan risiko perusahaan, dan sifatnya berbeda dengan batas penggalangan dana 300% ekuitas untuk IMA dan surat promes penerbitan. Interpretasi yang muncul terkait perubahan anggaran dasar ini bukanlah menyimpulkan bahwa NH Investment & Securities akan segera melakukan peningkatan modal, melainkan sebagai langkah untuk memperluas sarana penguatan modal yang dapat digunakan di masa depan guna mengantisipasi ekspansi bisnis IMA.

Dalam pertarungan suara, struktur kepemilikan pemegang saham utama dianggap sebagai variabel penentu. Pemegang saham utama NH Investment & Securities adalah NongHyup Financial Group dan 4 pihak lainnya, dengan kepemilikan saham sebesar 61,94%. Kepemilikan saham NPS berada di kisaran 8%. Di industri, muncul pandangan bahwa meskipun ada penentangan dari NPS dan ISS, kemungkinan agenda tersebut lolos tetap tinggi jika mempertimbangkan kepemilikan saham pihak pemegang saham utama. RUPS kali ini ditafsirkan sebagai contoh yang menunjukkan sejauh mana perusahaan sekuritas ingin mengamankan keleluasaan penguatan modal dan peningkatan modal di masa depan, di tengah penekanan pada upaya 'value-up' dan imbal hasil bagi pemegang saham.

Artikel ini diterjemahkan secara otomatis oleh AI. Mungkin terdapat perbedaan dengan artikel asli berbahasa Korea.
우종국 기자

기업의 움직임 뒤에 있는 구조와 이해관계를 취재합니다. 드러난 사건보다 그 사건이 벌어진 이유를 설명하는 기사를 쓰고자 합니다.

xyz@bizhankook.com
저작권자 ⓒ 비즈한국 무단전재 및 재배포 금지