[비즈한국] Konser BTS di Gwanghwamun bukan sekadar konser biasa. Penampilan lengkap BTS yang kembali setelah menyelesaikan wajib militer dengan mengadakan konser gratis di Gwanghwamun, simbol kota Seoul, dan disiarkan langsung secara global melalui Netflix, akan menjadi catatan sejarah tersendiri. Simbol K-pop, simbol Seoul, dan kepentingan platform global bertemu dalam satu panggung. Alasan Pemerintah Kota Seoul mengizinkan konser ini pun tidak sulit ditebak. Keputusan ini didasari oleh pertimbangan bahwa efek promosi kota, masuknya wisatawan, peningkatan konsumsi, dan peningkatan citra negara jauh lebih besar daripada sekadar memberikan pusat jantung kota Seoul, dari Gyeongbokgung hingga Gwanghwamun, kepada perusahaan swasta.
Struktur keuntungan pun berbeda dengan konser pada umumnya. Kali ini, penonton di lokasi tidak dikenakan biaya tiket. Sebaliknya, Netflix mengambil peran sebagai penyiar eksklusif, membeli nilai hak siar dan efek promosi global. Bagi BTS dan HYBE352820, ini adalah titik awal dari rantai keuntungan yang lebih besar, yang mengarah pada album baru, tur dunia, penjualan merchandise, dan konsolidasi fandom, dibandingkan sekadar pendapatan tiket konser itu sendiri. Ini adalah acara gratis sekaligus showcase yang membuka pasar berbayar yang sangat besar di kemudian hari.

Bang Si-hyuk, Ketua HYBE, mengatakan, "Jika BTS, yang memulai dari Korea dan menjadi superstar, ingin kembali, titik awalnya harus di Korea, dan harus di ruang paling simbolis di Korea." Para anggota akan muncul melalui jalur raja yang dulu dilalui oleh raja-raja di era Joseon, ditemani oleh 50 penari dan 13 musisi Arirang Gukak. Tanpa terasa, konser BTS di Gwanghwamun telah berubah dari sekadar comeback menjadi acara berskala nasional.
Oleh karena itu, tidak ada alasan sama sekali untuk mengkritik konser tersebut. Untuk acara dengan simbolisme dan efek ekonomi sebesar ini, mayoritas orang setuju bahwa Pemerintah Kota Seoul, bahkan pemerintah pusat, perlu turun tangan untuk memberikan dukungan administratif. Adalah hal yang wajar jika acara yang dihadiri ratusan ribu orang di tengah pusat kota Seoul memerlukan pengaturan lalu lintas, manajemen kerumunan, dan langkah-langkah keamanan. Intervensi publik semacam ini lebih merupakan bentuk tanggung jawab publik untuk mengelola situasi kerumunan besar, daripada sekadar hak istimewa untuk membantu perusahaan tertentu.
Masalahnya terletak pada apa yang terjadi setelahnya. Jika acara ini melibatkan begitu banyak sumber daya publik dan ketidaknyamanan bagi warga, setidaknya angka-angkanya harus jelas. Harus ada penjelasan mengenai berapa biaya sewa alun-alun, biaya apa saja yang ditanggung di luar biaya sewa, bagaimana biaya manajemen keamanan dibagi, serta berapa banyak yang ditanggung oleh publik dan berapa yang ditanggung oleh pihak swasta. Yang lebih membuat penasaran adalah Netflix. Berapa yang dibayarkan Netflix kepada HYBE untuk hak siar langsung eksklusif ini, dan sampai sejauh mana mereka menanggung biaya produksi dan pemasaran? Angka-angka krusial seperti ini masih dirahasiakan.
Tentu saja, bukan berarti semua detail kontrak antar perusahaan swasta harus diungkapkan secara rinci. Namun, situasinya berbeda jika acara tersebut menggunakan ruang publik pusat kota yang dikunjungi ratusan ribu orang, di mana warga menanggung ketidaknyamanan akibat penutupan lalu lintas dan kemacetan, serta melibatkan pengerahan otoritas publik dan administratif dalam skala besar. Meski bukan seluruh isi kontrak, HYBE setidaknya harus mampu menjelaskan angka-angka utama dan struktur pembagian biaya yang memengaruhi keputusan publik. Itu adalah bentuk kesantunan minimal terhadap warga yang dengan sukarela menanggung kemacetan dan ketidaknyamanan di pusat kota demi mendukung kesuksesan konser BTS.
Malam ini, saya berharap ratusan ribu orang yang berkumpul di Gwanghwamun dapat menikmati konser tanpa masalah dan kembali ke rumah dengan selamat. Saya benar-benar berharap panggung, penonton, dan kotanya aman-aman saja. Dan setelah konser berakhir, saya berharap angka-angka tersebut dapat diungkapkan secara wajar, seiring dengan derasnya tepuk tangan yang mengiringi kesuksesan acara ini.