[비즈한국] Harga saham Hyundai Motor sedang mengalami kenaikan yang signifikan. Meskipun laba operasional Hyundai Motor menurun pada tahun lalu, kenaikan ini ditafsirkan sebagai cerminan ekspektasi masa depan, terutama setelah pengumuman rencana investasi di Saemangeum baru-baru ini. Secara khusus, Hyundai Motor diharapkan dapat memainkan peran kunci dalam bidang kendaraan otonom dan kecerdasan buatan (AI).

Harga saham Hyundai Motor naik dari 509.000 won pada tanggal 20 menjadi 674.000 won pada tanggal 27. Ini berarti kenaikan sebesar 32,42% hanya dalam waktu satu minggu. Di tengah perhatian yang tertuju pada lonjakan harga saham Samsung Electronics005930 dan SK Hynix000660 baru-baru ini, harga saham Hyundai Motor pun menunjukkan tren kenaikan yang tidak kalah impresif.
Sebenarnya, sulit untuk mengatakan bahwa kinerja keuangan Hyundai Motor baru-baru ini sangat baik. Pendapatan Hyundai Motor meningkat 6,29% dari 175,2312 triliun won pada tahun 2024 menjadi 186,2545 triliun won pada tahun 2025. Namun, pada periode yang sama, laba operasional justru menurun sebesar 19,47% dari 14,2396 triliun won menjadi 11,4679 triliun won. Dalam keterbukaan informasi, Hyundai Motor menyatakan bahwa penurunan laba operasional disebabkan oleh "penurunan laba operasional akibat dampak tarif di Amerika Utara, serta penurunan laba sebelum pajak dan laba bersih tahun berjalan."
Meskipun demikian, kenaikan harga saham Hyundai Motor ditafsirkan sebagai cerminan dari optimisme pasar. Analis pasar saham menyebut investasi di Saemangeum sebagai salah satu faktor pendorong kenaikan harga saham Hyundai. Hyundai Motor Group mengumumkan pada tanggal 27 bahwa mereka telah menandatangani 'Nota Kesepahaman (MOU) untuk Pengembangan Industri Mutakhir Robot & Hidrogen serta Pembangunan Kota AI Hidrogen Saemangeum' dengan pemerintah dan Pemerintah Provinsi Jeonbuk di Saemangeum Convention Center, Gunsan.
Hyundai Motor Group menjelaskan bahwa sesuai kesepakatan tersebut, mulai tahun 2026 mereka akan melakukan investasi senilai 9 triliun won di lahan seluas 1,124 juta meter persegi (sekitar 340.000 pyeong) di kawasan Saemangeum untuk mengamankan mesin pertumbuhan masa depan, termasuk di sektor robotika, AI, energi hidrogen, pembangkit listrik tenaga surya, dan kota AI hidrogen. Mereka menambahkan bahwa investasi ini juga bertujuan untuk berkontribusi besar pada vitalitas ekonomi nasional, seperti pengembangan daerah yang seimbang dan penciptaan lapangan kerja melalui inovasi industri robot dan AI domestik serta transformasi besar ekosistem hidrogen.
Hyundai Motor juga tidak menyembunyikan ekspektasi mereka. Wakil Ketua Hyundai Motor Group, Jaehoon Chang, menekankan, "Paradigma industri generasi mendatang yang dimulai dari Saemangeum akan menjadi poros transformasi besar yang mendesain masa depan Korea melampaui Jeonbuk. Dengan keahlian manufaktur serta kemampuan di bidang robotika, AI, dan energi hidrogen, Hyundai Motor Group siap untuk membangun ekosistem industri mutakhir."
Pembelian kembali saham (buyback) oleh Hyundai Motor juga disebut sebagai salah satu faktor kenaikan harga saham. Pada 29 Januari lalu, Hyundai Motor mengumumkan rencana pembelian kembali saham senilai sekitar 400 miliar won. Hyundai Motor berencana menyelesaikan pembelian kembali ini paling lambat bulan April mendatang. Hyundai Motor menyatakan bahwa alasan pembelian kembali saham tersebut adalah untuk "peningkatan nilai pemegang saham."
Karena alasan-alasan ini, suasana di pasar saham cenderung memandang bahwa harga saham Hyundai Motor akan terus naik lebih jauh. Kang Sung-jin, peneliti di KB Securities, menganalisis, "Persepsi terhadap Hyundai Motor sedang beralih dari saham bernilai tradisional menjadi saham pertumbuhan berbasis AI fisik. Sejak 2026, arus dana global mulai terdistribusi ke pasar berkembang karena efek pelemahan dolar, sehingga pergerakan uang (money move) mulai terjadi secara nyata. Sebagai perusahaan dengan kapitalisasi pasar terbesar ketiga di KOSPI, Hyundai Motor diproyeksikan akan menjadi poros utama peningkatan bobot pasar Korea bersama dengan sektor semikonduktor." KB Securities menetapkan target harga saham Hyundai Motor di angka 800.000 won.
Yoo Ji-woong, peneliti di Daol Investment Securities, menilai, "Dengan investasi Saemangeum ini sebagai titik awal, fokus investasi Hyundai Motor Group telah bergeser secara besar-besaran dari pabrik produksi mobil menjadi investasi infrastruktur AI. Ini adalah variabel penentu yang akan menentukan kecepatan pembelajaran dalam teknologi otonom dibandingkan dengan para pesaingnya."