[비즈한국] KG Mobility003620 meluncurkan pikap baru 'Musso' pada tanggal 5 Januari. Musso baru ini merupakan model penerus dari 'Musso Sports & Khan'. KG Mobility tampak ingin menjadikan Musso baru sebagai model unggulan (flagship) berikutnya. Sejak era SsangYong Motor, KG Mobility dikenal sebagai pemain kuat di pasar pikap domestik. Musso Sports, Actyon Sports, dan Korando Sports adalah model pikap yang menjadi representasi SsangYong Motor.
Belakangan ini, persaingan di pasar pikap semakin sengit. Chevrolet 'Colorado' dan Ford 'Ranger' diperkenalkan di pasar domestik pada tahun 2019, dan Kia000270 juga meluncurkan 'Tasman' tahun lalu. Perhatian industri otomotif tertuju pada apakah KG Mobility dapat memenangkan persaingan ini dan meneruskan reputasi sebagai 'Keluarga Pikap'. Pada tanggal 12, Bizhankook menghadiri sesi test drive Musso untuk menilai potensi kesuksesannya. Hari itu, Bizhankook berkendara menggunakan Musso dari Time Square di Yeongdeungpo-gu, Seoul hingga Paju-si, Gyeonggi-do. Saat menuju Paju dari Seoul, saya menjajal model Diesel M9, dan saat kembali ke Seoul dari Paju, saya mencoba model Gasoline M9.

Kesan pertama saat melihat Musso adalah kekuatannya. Bumper tipe kotak, gril radiator, dan lampu depan yang tiga dimensi cukup memberikan kesan tangguh. Volume yang dinamis di bagian samping dan lampu di bagian belakang juga menunjukkan kehadiran yang megah. Sebagai pikap, kendaraan ini menghadirkan citra yang kuat namun tetap berkelas.
Di luar dugaan, desain interiornya memberikan kesan sederhana dibandingkan megah. Pusat kendali (center fascia) pada kendaraan yang dirilis baru-baru ini sering kali dilengkapi dengan berbagai pengontrol yang mewah untuk mengoperasikan fungsi-fungsi tertentu. Karena banyaknya tombol operasional, tidak jarang terdengar kasus di mana pengemudi kesulitan saat pertama kali menggunakannya. Namun, Musso tidak memiliki banyak tombol yang tidak perlu, dan AC maupun audio dapat dioperasikan hanya dengan satu atau dua tombol.

Meskipun bentuk transmisi Musso berbeda tergantung modelnya, secara dasar kendaraan ini mengadopsi tipe stik (tuas). Di awal tahun 2020-an, transmisi tipe dial atau tombol sempat populer, namun belakangan ini kendaraan yang mengadopsi tipe stik kembali meningkat. Musso juga tampaknya lebih memilih mempertahankan kebiasaan yang sudah ada daripada melakukan percobaan baru. Berkat itu, meski secara pribadi baru pertama kali menaiki Musso, saya tidak mengalami kesulitan besar dalam mengoperasikan transmisi atau pengontrolnya.
Saat mulai berkendara, kesan berat yang menjadi ciri khas Musso mulai terasa. Karena saya terbiasa mengendarai sedan, saya tidak bisa langsung beradaptasi dengan bobot pikap. Saat menanjak, saya harus menginjak akselerator lebih dalam dibandingkan saat menggunakan sedan. Namun, ini hanyalah perbandingan dengan sedan biasa, dan jika dibandingkan dengan Sport Utility Vehicle (SUV), akselerasinya tidak bisa dikatakan lambat. Bahkan, akselerasinya terasa lebih cepat daripada beberapa SUV lainnya.

Kenyamanan berkendara Musso sungguh istimewa. Kenyamanan ini justru lebih terasa saat melaju dalam kecepatan tinggi dibandingkan kecepatan rendah. Saat berkendara di dalam kota, memang terasa sedikit getaran. Sebaliknya, saat melaju di jalan tol dengan kecepatan sekitar 100 km/jam, guncangan umum tidak terasa begitu berarti. Bahkan saat menikung, bodi kendaraan hampir tidak terasa miring. Kesunyian kabin juga sangat baik. Saya menyetel lagu dengan volume rendah saat berkendara, dan suara dari luar hampir tidak terdengar.
Musso model diesel terasa sedikit lebih berat dibandingkan model bensin. Meskipun tidak ada perbedaan besar dalam hal kenyamanan, tenaga model diesel terasa sedikit lebih kuat. Hal ini tampaknya disebabkan oleh perbedaan mesin. Mesin pada model diesel menghasilkan tenaga maksimal 202 tenaga kuda dan torsi maksimal 45,0 kg·m. Sementara itu, model bensin menawarkan performa dengan tenaga maksimal 217 tenaga kuda dan torsi maksimal 38,7 kg·m. Meskipun tenaga maksimal model bensin lebih tinggi, torsi awal model diesel terasa lebih kuat.

Pikap masih sulit dikatakan populer di dalam negeri. Hal ini karena kegiatan rekreasi sudah cukup dinikmati dengan SUV. Kenyamanan dan kemampuan berkendara Musso tidak memiliki celah yang berarti, dan tentu ada perbedaan besar antara kemampuan angkut SUV dan pikap. Meski begitu, memang sulit untuk menjawab dengan mudah pertanyaan mengapa seseorang harus membeli pikap.
Namun, harga Musso justru lebih kompetitif dibandingkan kebanyakan SUV. Harga jual Musso untuk model bensin adalah M5 29,9 juta won, M7 35,9 juta won, dan M9 39,9 juta won; sedangkan model diesel adalah M5 31,7 juta won, M7 37,7 juta won, dan M9 41,7 juta won. Bagi pengguna yang gemar berwisata, Musso bisa menjadi pilihan yang sangat baik dan tak terduga.