주메뉴바로가기본문바로가기
비즈한국 비즈한국

'Konsultasi Bahasa Isyarat oleh AI...' Seberapa Efektifkah?

Artikel ini diterjemahkan secara otomatis oleh AI. Mungkin terdapat perbedaan dengan artikel asli berbahasa Korea.  Read original in Korean →

[비즈한국] KakaoBank323410 menjadi lembaga keuangan pertama yang secara resmi meluncurkan 'Layanan Konsultasi Bahasa Isyarat' menggunakan avatar AI. Layanan ini resmi diperkenalkan pada 19 Januari tahun ini setelah dimulai melalui uji coba tahun lalu. Seiring dengan meluasnya layanan konsultasi berbasis AI, cakupannya kini berkembang melampaui teks dan suara hingga mencakup 'bahasa isyarat'. Namun, seberapa efektif layanan konsultasi bahasa isyarat berbasis AI ini masih dipertanyakan.

Pada tanggal 19, KakaoBank menjadi lembaga keuangan pertama yang memperkenalkan layanan konsultasi bahasa isyarat AI secara penuh. Sumber=KakaoBank
Pada tanggal 19, KakaoBank menjadi lembaga keuangan pertama yang memperkenalkan layanan konsultasi bahasa isyarat AI secara penuh. Sumber=KakaoBank

KakaoBank adalah bank pertama yang menyematkan layanan konsultasi bahasa isyarat ke dalam aplikasi seluler. Dimulai dengan uji coba pada Desember lalu, layanan ini resmi diterapkan pada tanggal 19. Dengan menggunakan avatar AI, gerakan tangan, arah pandangan, dan bentuk mulut semuanya digunakan untuk menyampaikan makna. Intinya adalah avatar tersebut dapat berkomunikasi layaknya penerjemah bahasa isyarat sungguhan dengan ekspresi dan gerakan yang mirip dengan manusia asli.

KakaoBank menyatakan, “Kami menyiapkan layanan konsultasi bahasa isyarat AI agar siapa pun dapat dengan mudah memahami dan mengakses informasi keuangan tanpa memandang hambatan fisik. Kami akan terus memperluas inovasi aksesibilitas berbasis teknologi untuk memperkecil kesenjangan finansial dan mewujudkan inklusi keuangan.”

Penerapan layanan bahasa isyarat AI sedang digalakkan di seluruh sektor industri. Samsung Electronics005930 telah memutuskan untuk memberikan stiker taktil dan layanan khusus bagi pelanggan tunanetra dengan menerapkan AI secara besar-besaran pada layanan lapangan. Fitur ‘pencarian otomatis posisi bahasa isyarat AI’ juga telah diperkenalkan pada TV untuk penyandang disabilitas sensorik.

Pemerintah daerah dan instansi publik juga secara aktif mengadopsi layanan bahasa isyarat berbasis AI. Baru-baru ini, Distrik Seongdong membangun layanan panduan bahasa isyarat avatar AI di fasilitas kesejahteraan utama. Layanan ini berbentuk menonton informasi fasilitas melalui video bahasa isyarat dari avatar. National Pension Service (NPS) juga telah memperkenalkan layanan seperti panduan video bahasa isyarat AI.

Yayasan 120 Dasan Seoul telah menandatangani nota kesepahaman (MOU) dengan KL Cube, perusahaan yang membangun layanan panduan bahasa isyarat avatar AI di Distrik Seongdong. Mereka berencana untuk meneliti layanan konsultasi berbasis AI untuk penyandang tunarungu.

Tahun lalu, amendemen peraturan untuk penerjemahan bahasa isyarat AI telah disahkan di Dewan Kota Seoul. Hal ini menciptakan landasan bagi pusat penerjemahan bahasa isyarat di Seoul untuk menyediakan layanan terjemahan bahasa isyarat berbasis AI.

Seiring dengan canggihnya layanan konsultasi AI, ‘layanan bahasa isyarat’ pun kini diperkenalkan melalui AI. Di industri ini, startup yang memamerkan teknologi berbasis AI untuk bahasa isyarat dan terjemahan bahasa isyarat tengah menjadi sorotan. Namun, efektivitasnya masih harus dilihat, karena layanan konsultasi AI yang ada saat ini pun tidak terlalu mendapat respons positif dari pengguna.

Para ahli, meski setuju dengan tujuan penerapan teknologi ini, menunjukkan bahwa efektivitas harus tetap diutamakan. Lee Eun-hee, profesor jurusan studi konsumen di Inha University, menyarankan, “Penerapan layanan bahasa isyarat adalah hal positif. Namun, dalam banyak kasus konsultasi AI, konsumen sering kali tidak mendapatkan jawaban yang memuaskan. Jawaban yang sederhana dan repetitif masih sulit untuk menggantikan manusia sungguhan, bahkan terkadang justru menambah keluhan konsumen. Menurut saya, AI harus diterapkan secara bertahap dengan pembelajaran yang cukup agar tidak hanya sekadar memberikan informasi, tetapi juga memahami konteks konsultasi yang kompleks.”

Artikel ini diterjemahkan secara otomatis oleh AI. Mungkin terdapat perbedaan dengan artikel asli berbahasa Korea.
전다현 기자
allhyeon@bizhankook.com
저작권자 ⓒ 비즈한국 무단전재 및 재배포 금지