[비즈한국] Galeri Théâtre di Pyeong-dong, Jongno-gu, Seoul, akan menyelenggarakan pameran tunggal seniman Kim Herry bertajuk ‘Kim Herry: Gentle Universe’ mulai 16 hingga 30 Januari 2026. Menampilkan 'Smile', sosok persona sang seniman sebagai karakter utama, pameran ini akan menyuguhkan sekitar 40 karya yang berpusat pada lukisan serta boneka keramik.
Seniman ini telah berkarya lintas media—termasuk lukisan, patung, dan seni digital—dengan menembus batas antara ruang fisik dan virtual. 'Smile', yang muncul di setiap karyanya, adalah entitas yang bergerak di antara zona waktu analog, digital, dan AX (AI Transformation), yang menjadi metafora bagi cara hidup manusia modern yang kompleks. 'Smile' mengambil motif dari ratusan 'fashion doll' seperti Blythe dan Barbie yang dikumpulkan oleh Kim Herry sejak masa kecilnya.

'Smile' adalah sistem koordinat sang seniman dalam menjelajahi dunia yang rumit dan ambigu, serta entitas yang mengejar keindahan ruang (spatial world). Dipengaruhi oleh estetika 'kawaii', 'Smile' memiliki ciri khas bentuk bulat dan fitur wajah yang berlebihan, menjadi tanda tangan visual di mana dunia virtual dan realitas bersinggungan melalui motif manusia.
Sang seniman menaruh harapan bahwa hal buruk tidak boleh menimpa 'Smile', yang juga merupakan representasi dirinya sendiri, dan ia berharap karakter itu selalu bahagia. 'Smile' adalah narator di dalam kanvas. Di tengah dunia manusia yang ketidakpastiannya terus meningkat, karakter ini mencari kemungkinan adanya harapan.
Sosok 'Smile' terasa lucu dan akrab seperti animasi iklan ban Michelin. Karakter ini terinspirasi dari orang-orang yang ditemuinya saat ia belajar dan berkarya di pantai California, AS, di mana mereka berjalan-jalan di musim dingin dengan mengenakan celana pendek dan jaket padding.
Pameran 'Kim Herry: Gentle Universe' berfokus pada lukisan. Hal ini karena ekspresi sensual yang diungkapkan melalui sapuan kuas dianggap lebih jelas dalam menyampaikan tujuan artistiknya dibandingkan media lainnya.

Karya Kim Herry bertujuan untuk menghadirkan 'dunia yang damai dan penuh kasih sayang'. Meskipun realitas kita saat ini tampak seperti kembalinya era imperialisme akhir abad ke-19 hingga awal abad ke-20, seniman ini menuangkan harapannya ke dalam karya-karya tersebut agar orang-orang mengetahui bahwa ada dunia yang ramah dan dapat menemukan kedamaian.
Pameran ini berlangsung mulai 16 hingga 30 Januari 2026 di Galeri Théâtre, Pyeong-dong, Jongno-gu, Seoul, dengan tiket masuk gratis.
Kim Herry lulus dari jurusan Seni Lukis dan Patung di Seoul National University, kemudian meraih gelar Master di bidang Art and Technology dari California Institute of the Arts (CalArts), AS. Sejak pameran 'ILOVEYOU' (Seoul) pada tahun 2019, ia telah mengadakan pameran tunggal seperti 'Living Vicariously Through Us' (California Institute of the Arts, AS) dan 'Starlit Syntax' (Upstairs at INE, Inggris).
Ia telah berpartisipasi dalam sekitar 10 pameran kelompok dan pameran seni di Korea, AS, Inggris, Jerman, dan Spanyol, termasuk Art These Days (Seoul, 2025), San Francisco Art Fair (California, 2025), Saatchi Gallery (London, 2023), dan Helen J Gallery (Hollywood, 2022), serta terlibat dalam berbagai proyek media baru. Saat ini, ia aktif berkarya dengan basis di Seoul dan Los Angeles, AS.