[비즈한국] Meskipun Pemerintah Kota Seoul mengumumkan akan membeli rumah sosial yang terdampak penipuan 'jeonse' (sewa dengan deposit besar) dan memberikan pembayaran uang jaminan (deposit) lebih dulu kepada penyewa yang menjadi korban, terungkap bahwa anggaran untuk hal tersebut ternyata belum disiapkan. Pada tanggal 26 Agustus lalu, Pemerintah Kota Seoul menyatakan akan membayarkan lebih dulu uang jaminan kepada penghuni di dua lokasi rumah sosial yang mengalami gagal bayar deposit, dan berencana agar Seoul Housing & Communities Corporation (SH) membeli rumah sosial tersebut untuk dikelola secara langsung.

Pemerintah Kota Seoul Umumkan Tindakan Penipuan Jeonse Rumah Sosial
Pada tanggal 26 Agustus lalu, Pemerintah Kota Seoul mengumumkan langkah penanganan terhadap kasus penipuan jeonse yang terjadi di rumah sosial milik kota. Pemerintah Kota Seoul menyatakan akan memberikan pembayaran jaminan lebih awal dengan total 344 juta Won kepada 7 rumah tangga yang tidak dapat menarik kembali uang jaminan mereka di dua lokasi rumah sosial. Pada saat yang sama, mereka berencana untuk membatalkan kontrak dengan pengelola yang tidak kompeten dan mengalihkannya ke sistem pengelolaan langsung oleh SH.
Pemerintah Kota Seoul menyatakan bahwa jika sebelumnya penghuni harus melakukan langkah hukum sendiri, kini Pemerintah Kota dan SH akan mengambil alih untuk melindungi penghuni dan meminta pertanggungjawaban kepada operator di kemudian hari. Rencananya, uang jaminan akan dikembalikan kepada korban mulai Oktober, dan hak tuntutan (subrogasi) akan diajukan kepada operator. Selain itu, ditegaskan bahwa kontrak untuk lokasi yang mengalami gagal bayar jaminan akan segera diputus, dan SH akan membeli bangunan tersebut untuk dikelola sendiri.
Selama ini, rumah sosial dengan basis sewa lahan sulit mendapatkan asuransi jaminan sewa karena perbedaan kepemilikan antara bangunan dan tanah. Namun, Pemerintah Kota Seoul juga menyatakan akan mewajibkan operator rumah sosial untuk mendaftar asuransi jaminan dalam waktu 2 tahun dengan syarat adanya komitmen pembelian dari SH.
Janji Bayar Uang Jaminan Lebih Dulu... Namun Anggaran Saja Belum Disusun?
Meskipun Pemerintah Kota Seoul mengumumkan akan membayar lebih dulu uang jaminan korban dan membatalkan kontrak lokasi, hasil peliputan BizHankook memastikan bahwa anggaran terkait ternyata belum diamankan. Seorang korban penghuni rumah sosial mengatakan, "Saya dihubungi oleh perwakilan SH. Namun, mereka mengatakan karena rencana belum disusun secara konkret, dana belum tersedia dan jadwal pembayaran belum ditentukan." Penghuni lain juga mengungkapkan, "Kami menanyakan perihal detail rencana seperti jadwal pembayaran uang jaminan kepada Pemerintah Kota, namun kami belum menerima kepastian jadwal."

Kontrak untuk dua lokasi yang ditargetkan untuk pemutusan oleh Pemerintah Kota Seoul pun hingga kini masih berlanjut. SH diketahui baru mengirimkan surat resmi kepada operator rumah sosial terkait untuk menyatakan niat pembelian setelah siaran pers Pemerintah Kota Seoul keluar pada 26 Agustus.
Seorang pejabat Pemerintah Kota Seoul menjelaskan, "Memang benar anggaran belum ditetapkan," namun ia menambahkan, "SH sedang menyiapkan rencana tindakan pengembalian uang jaminan lebih dulu. Meskipun lebih lambat dari rencana semula, saya tahu prosesnya sedang berjalan lancar."
Seorang pejabat SH menyatakan, "Lokasi pembelian adalah 2 tempat yang mengalami insiden gagal bayar jaminan, dan pembayaran jaminan lebih awal ditargetkan bulan Oktober. Pembelian akan dilakukan setelah itu."
Walaupun Pemerintah Kota Seoul mewajibkan perusahaan pengelola rumah sosial untuk ikut asuransi jaminan dengan batas waktu 2 tahun, apakah pendaftaran tersebut benar-benar dapat dilakukan masih diragukan. Seorang pejabat perusahaan pengelola rumah sosial menjelaskan, "Karena pendaftaran asuransi jaminan tidak dilakukan segera setelah proyek dimulai, rasio utang pasti akan tinggi. Meskipun SH memberikan komitmen pembelian, apakah pendaftaran tetap dimungkinkan adalah hal yang belum pasti."
Sementara itu, diketahui bahwa Pemerintah Kota Seoul belum melakukan diskusi terpisah dengan Korea Housing & Urban Guarantee Corporation (HUG) terkait pendaftaran asuransi jaminan untuk rumah sosial. Pejabat HUG menyatakan, "Kami belum pernah berdiskusi dengan Pemerintah Kota Seoul mengenai asuransi jaminan rumah sosial. Namun, sebelumnya jika SH memberikan komitmen pembelian, pendaftaran asuransi jaminan memang dimungkinkan."