[비즈한국] GemVax & Kael082270 (GemVax) telah mengumumkan rencana penggalangan dana berskala besar untuk mempercepat pengembangan obat PSP (Progressive Supranuclear Palsy) dan penyakit Alzheimer. Langkah ini diambil untuk memastikan pendanaan yang cukup guna menyelesaikan uji klinis tahap 3 yang tersisa, mengingat uji klinis global tahap 2 sudah memasuki tahap akhir dan hasil pengembangan obat baru sudah di depan mata. Namun, muncul kritik yang mempertanyakan apakah biaya pengembangan obat baru ini justru dibebankan kepada pemegang saham ritel.

Dewan Direksi GemVax pada tanggal 29 bulan lalu telah memutuskan untuk melakukan rights issue dengan metode penawaran umum atas saham yang tidak terserap setelah alokasi pemegang saham. Total dana yang ditargetkan mencapai 248,57 miliar won, menjadikannya jumlah penggalangan dana terbesar sejak perusahaan melantai di KOSDAQ pada 24 Juni 2005.
Sejak IPO, GemVax telah berulang kali menggalang dana untuk membiayai penelitian, pengembangan, dan operasional perusahaan bagi satu-satunya kandidat obat yang mereka miliki, yaitu GV1001. Tercatat bahwa perusahaan telah menghimpun dana sekitar 321,8 miliar won melalui rights issue, CB (obligasi konversi), dan BW (obligasi dengan waran). Rights issue kepada pemegang saham kali ini dipandang sebagai bentuk pembagian beban pendanaan secara langsung dengan pemegang saham, berbeda dengan penempatan saham pihak ketiga, CB, atau BW yang biasanya mendilusi porsi kepemilikan pemegang saham lama melalui konversi saham atau pelaksanaan hak opsi beli.
Hal ini membuat kepercayaan pemegang saham mulai memudar. Sebagian pemegang saham mengecam GemVax yang kembali meminta bantuan pendanaan besar-besaran, dengan alasan bahwa setelah lebih dari 30 tahun pengembangan, belum ada hasil nyata dari satu-satunya kandidat obat mereka. GV1001 adalah kandidat obat antikanker yang dikembangkan sejak 1989 oleh Norwegian Radium Hospital (sekarang Oslo University Hospital) dan dikembangkan menjadi berbagai obat antikanker oleh perusahaan bioteknologi Norwegia, GemVax AS, yang didirikan pada Oktober 2001. Kemudian, Kim Sang-jae, Ketua Kael, mengakuisisi GemVax AS pada tahun 2008 senilai sekitar 10 juta dolar (pada nilai tukar saat itu setara 11 miliar won), sekaligus mendapatkan hak pengembangan dan paten atas GV1001.

Meskipun GV1001 telah diteliti dan dikembangkan oleh GemVax selama hampir 20 tahun, kandidat obat ini masih dalam tahap pengembangan klinis, kecuali satu kali persetujuan pemasaran bersyarat sebagai obat kanker pankreas. Berdasarkan hasil uji klinis tahap 2 pada tahun 2014, obat ini sempat mendapatkan persetujuan bersyarat dari Kementerian Keamanan Pangan dan Obat-obatan Korea sebagai obat kanker pankreas bernama 'Riavax', namun izin tersebut dicabut pada Agustus 2020 karena gagal menyerahkan hasil uji klinis tahap 3.
GemVax melalui perusahaan afiliasinya, Samsung Pharmaceutical001360, sedang meninjau permohonan izin obat baru dalam negeri dan komersialisasi GV1001 sebagai obat kanker pankreas, serta telah menjajaki kemungkinan sebagai obat kanker prostat. Namun, saat ini mereka lebih fokus pada indikasi PSP dan penyakit Alzheimer dibandingkan kanker pankreas. Dari dana yang dihimpun melalui rights issue kali ini, rencananya 163,6 miliar won akan digunakan untuk uji klinis global tahap 3 PSP (93,4 miliar won) dan uji klinis global tahap 3 penyakit Alzheimer (70,2 miliar won).
Selain itu, kekecewaan pemegang saham semakin memuncak karena diketahui bahwa pemegang saham utama GemVax dan pihak terafiliasi tidak akan berpartisipasi penuh dalam jatah saham yang dialokasikan untuk mereka. Melalui pernyataan pendaftaran sekuritas, GemVax mengungkapkan bahwa pemegang saham utama seperti Gem & Company, GLK Equity Invest, dan Samsung Pharmaceutical hanya berencana untuk berpartisipasi dalam penawaran sebanyak 766.868 lembar saham. Jumlah ini hanya 46,8% dari total 1.637.241 lembar saham yang dialokasikan untuk mereka. GemVax menjelaskan bahwa jika mereka hanya berpartisipasi sesuai rencana tersebut, porsi kepemilikan pemegang saham utama dan pihak terafiliasi akan turun dari 26,67% menjadi 23,02%.
Beberapa pemegang saham memberikan respons tajam, seperti: "Jika pendiri Kim Sang-jae, jajaran direksi, dan staf perusahaan berani membeli semuanya, maka (saya) juga akan membeli," hingga "Terlepas dari sukses atau gagal, saya bahkan meragukan apakah zat tersebut memang seberharga itu sampai harus dibeli dengan harga mahal dari Norwegia." Di sisi lain, masih banyak pemegang saham yang mendukung niat GemVax dalam mengembangkan obat baru, terutama di tengah absennya pengobatan untuk penyakit langka PSP dan belum adanya obat penyakit Alzheimer yang benar-benar efektif.
Seorang pejabat GemVax mengatakan, "Jumlah saham yang akan diambil dalam rights issue yang tercantum dalam pernyataan pendaftaran sekuritas hanyalah rencana awal, dan jumlah langganan aktual dapat berubah," dan menambahkan, "Jumlah langganan final dari setiap perusahaan akan diputuskan melalui tinjauan investasi internal dan resolusi dewan direksi." GemVax berencana mengadakan sesi penjelasan perusahaan (IR) bagi para investor pada tanggal 22 mendatang untuk menjelaskan perkembangan bisnis dan latar belakang pelaksanaan rights issue tersebut.