주메뉴바로가기본문바로가기
비즈한국 비즈한국

Proyek Dukungan Seni Korea Musim ke-11
Cho Eun-ju - Hiburan dari Pemandangan yang Asing

Artikel ini diterjemahkan secara otomatis oleh AI. Mungkin terdapat perbedaan dengan artikel asli berbahasa Korea.  Read original in Korean →

[비즈한국] Proyek Dukungan Seni Korea, yang dimulai sebagai inisiatif murni untuk mendukung seniman, telah berlangsung selama 10 tahun. Kami telah mendukung sekitar 230 seniman dengan tetap memegang teguh niat awal kami. Ini adalah satu-satunya upaya yang belum pernah dicoba oleh media, organisasi budaya, atau lembaga negara mana pun di Korea. Kami bangga bahwa keteguhan selama 10 tahun tersebut telah terukir sebagai nilai tersendiri dalam dunia seni Korea abad ke-21. Oleh karena itu, ada penilaian bahwa 'sejarah 10 tahun Proyek Dukungan Seni Korea telah menjadi salah satu sudut pandang untuk mengamati arus seni kontemporer Korea'. Kini di musim ke-11, kami akan merintis jalan lain bagi seni Korea.

Pemandangan unik karya Cho Eun-ju menunjukkan kekuatan imajinasi. Karyanya memuat keinginan untuk memberikan kesegaran dan penghiburan bagi orang-orang yang menjalani kehidupan nyata. Foto=Wartawan Park Jung-hoon
Pemandangan unik karya Cho Eun-ju menunjukkan kekuatan imajinasi. Karyanya memuat keinginan untuk memberikan kesegaran dan penghiburan bagi orang-orang yang menjalani kehidupan nyata. Foto=Wartawan Park Jung-hoon

Kekuatan terbesar seni adalah kebebasan berimajinasi. Imajinasi yang diberikan oleh seni telah membuat pemikiran menjadi lebih dalam dan luas, sehingga menjadi motor penggerak bagi perkembangan peradaban manusia. Imajinasi teraktivasi ketika situasi yang tidak terduga terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Bagaimana jika ada tempat tidur bersih di pantai yang puitis saat matahari terbenam, atau ombak yang menerjang masuk ke lantai ruang tamu? Bagaimana jika laut tumpah dari sofa? Apakah hal seperti itu bisa terjadi di dunia nyata? Meskipun mustahil dalam kenyataan, hal itu sangat mungkin terjadi dalam seni.

Bagaimana jika kita menemui pemandangan fantastis seperti itu di tengah rutinitas di mana hari kemarin terasa sama dengan hari ini, dan hari esok pun tidak jauh berbeda? Bukankah kesegaran yang dibawa seni kepada kita adalah hal semacam ini?

Membuat objek yang sangat biasa terlihat baru adalah salah satu syarat karya agung. Banyak karya agung yang kita temui dalam sejarah seni menemukan sisi baru dari realitas yang akrab seperti ini.

Memori Laut Jauh 2: 162.2×112.1cm Acrylic on canvas 2024
Memori Laut Jauh 2: 162.2×112.1cm Acrylic on canvas 2024

Lukisan Cho Eun-ju memberikan rangsangan segar dengan mengubah benda-benda atau situasi sehari-hari di sekitar kita menjadi pemandangan yang unik. Ia menampilkan objek dan situasi yang sama sekali tidak berhubungan, seperti laut dan tempat tidur, langit malam di dalam lemari pajangan, atau sofa ruang tamu dan padang rumput, ke dalam satu adegan yang membuat kita bertanya-tanya.

Mengapa ia menunjukkan pemandangan yang terasa asing dan tidak nyaman ini? Ia mengatakan bahwa melalui simbol dan metafora tersebut, ia ingin memberikan energi seperti pelumas pada kehidupan sehari-hari masyarakat modern yang membosankan.

Namun, alasan mengapa pemandangan unik sang seniman tidak terlihat dipaksakan adalah berkat kemampuan penggambaran yang mendetail dan komposisi yang stabil. Ekspresi realistis yang terlihat dalam lukisan hiper-realis meningkatkan kesan nyata objek, dan pemandangan yang diciptakan melalui kekuatan penyutradaraan yang sesuai dengan situasi memberikan kesan yang misterius.

Cangkang Kerang yang Bermimpi dan Burung Camar: 30×30cm Acrylic on canvas 2025
Cangkang Kerang yang Bermimpi dan Burung Camar: 30×30cm Acrylic on canvas 2025

Hal yang paling sering muncul dalam karyanya adalah laut yang puitis. Layaknya sebuah adegan dalam film, emosi ganda terpancar dari layarnya. Yaitu, melankoli yang agak dekaden dan sifat puitis yang hangat. Dua emosi yang berbeda ini menuntun kita ke dalam pemandangan yang penuh perenungan. Laut tersebut tertampung di dalam sofa dan tempat tidur. Laut adalah rumah bagi kehidupan. Penulis menjadikan metafora ini sebagai tema karyanya.

"Bagi saya, laut adalah tempat seperti rahim ibu. Tempat itu tenang dan damai tanpa batas. Itu adalah citra alami yang tersisa di suatu tempat dalam alam bawah sadar kita, dan saya ingin menemukannya untuk mendapatkan penghiburan."

Pemandangan unik Cho Eun-ju menunjukkan kekuatan imajinasi. Ia mengatakan bahwa melalui ini, ia ingin menuangkan keinginannya untuk memberikan kesegaran dan penghiburan bagi orang-orang yang sedang menjalani realitas.

Artikel ini diterjemahkan secara otomatis oleh AI. Mungkin terdapat perbedaan dengan artikel asli berbahasa Korea.
전준엽 화가·비즈한국 아트에디터
writer@bizhankook.com
저작권자 ⓒ 비즈한국 무단전재 및 재배포 금지