[비즈한국] Memasuki tahun ketiganya, ‘Object by Prize’ kembali dengan wajah baru. Digelar pada 28 Oktober mendatang di Four Seasons Hotel, Gwanghwamun, Seoul, ‘Object by Prize 2025’ akan terlahir kembali bukan sekadar sebagai ajang penghargaan barang (goods award), melainkan upacara penghargaan yang mencakup seluruh cara merek berinteraksi dengan dunia.
Selama ini, Object by Prize berfokus pada barang (goods) dan toko pop-up yang dibuat oleh perusahaan, institusi, dan organisasi untuk mengevaluasi kreativitas serta kualitas merek. Namun, titik temu antara merek dan konsumen kini tidak lagi terbatas pada objek fisik. Ini adalah era di mana pengalaman yang melintasi dunia daring dan luring, kampanye dengan dampak budaya, perencanaan ruang dan kolaborasi baru, bahkan proses branding itu sendiri dikonsumsi sebagai satu kesatuan konten.

Menyesuaikan dengan perubahan ini, ajang penghargaan tahun ini memperluas subjek evaluasi001680 ke seluruh aktivitas merek, termasuk kampanye merek, ruang, kolaborasi, konten, dan pengalaman. Hal ini penting untuk menyoroti ‘cara bertindak’ merek yang melampaui tahap sekadar ‘menyampaikan’ pesan, melainkan ‘memperluas’ ke dalam pengalaman dan ‘menciptakan’ budaya.
Na Gun, profesor di Universitas Hongik yang menjabat sebagai ketua juri (Direktur Umum Gwangju Biennale, juri Red Dot Design Award), menekankan, “Keberhasilan branding kini sulit dinilai hanya dari hasilnya saja.” Ia menambahkan, “Kuncinya adalah nilai dan filosofi apa yang diusung oleh merek, serta bagaimana cara mereka menjalin hubungan dengan konsumen. Tahun ini, kami akan mencermati proses tersebut dan berfokus pada seberapa konsisten serta tulus pengalaman dan pesan yang diimplementasikan.”
Penghargaan tahun ini terdiri dari 6 kategori: △Best Rebranding △Best Goods △Best Collaboration △Best Space △Best Experience △Best Campaign. Pemenang di setiap kategori akan menjadi kandidat untuk penghargaan tertinggi, yaitu ‘Brand of the Year’, yang pemenang akhirnya akan diumumkan pada hari acara.
Penilaian dilakukan dalam dua tahap: penyaringan daring dan penilaian luring. Dewan juri terdiri dari para ahli terbaik di bidangnya, seperti ahli strategi merek, desainer profesional, perencana pemasaran, dan produser konten budaya. Kriteria penilaian mencakup kemampuan perencanaan, kualitas desain, kreativitas, kekuatan penyampaian pesan, pengalaman konsumen, dan sinergi merek. Kandidat dipilih dari karya yang direkomendasikan oleh juri tanpa proses pendaftaran terpisah, kemudian melalui penilaian untuk menentukan pemenang akhir di setiap kategori.
Object by Prize, yang telah diselenggarakan oleh Bizhankook sejak 2023, telah berperan lebih dari sekadar upacara penghargaan. Ajang ini dinilai sebagai platform yang merekam kasus-kasus penuh kreativitas dan ketulusan dari sekian banyak aktivitas merek yang muncul di pasar sepanjang tahun, serta memberikan standar baru bagi industri.
Tahun lalu, pemenangnya meliputi ‘Xylitol Music Box’ dari Lotte Wellfood280360, ‘Jongga Kimchi Blast’ dari Daesang, dan ‘Seed Money’ dari Hana Bank, yang menunjukkan kualitas barang dan toko pop-up yang luar biasa. Tahun ini, cakupannya jauh lebih luas. Proyek rebranding baru, kasus penyebaran budaya melalui kolaborasi, desain pengalaman pelanggan jangka panjang menggunakan ruang merek, serta produksi konten partisipatif konsumen semuanya menjadi subjek penilaian.
Seorang perwakilan dari komite juri Object by Prize menjelaskan, “Cara merek bertemu dengan konsumen berubah dengan cepat setiap tahun. Penghargaan tahun ini adalah wadah untuk merekam garis depan perubahan tersebut dan berbagi kasus nyata yang bisa menjadi referensi bagi merek lain. Kunci dari perombakan ini adalah menilai tidak hanya hasil akhirnya, tetapi juga proses menuju hasil tersebut, yaitu ‘sikap’ dan ‘tindakan’ dari merek itu sendiri.”