[비즈한국] Pada paruh kedua tahun lalu, yodium radioaktif kembali terdeteksi di beberapa titik sistem Sungai Han. Menurut laporan Bizhankook, yodium radioaktif terdeteksi di Tancheon dekat Jembatan Samsung di Jamsil, Seoul; Jungrangcheon dekat Jembatan Seongdong di Distrik Seongdong; serta Sungai Osancheon dekat Jembatan Eungye di Kota Osan dan Jembatan Geumam di Kota Pyeongtaek, Provinsi Gyeonggi. Di antara lokasi tersebut, Tancheon dan Jungrangcheon telah mendeteksi keberadaan yodium setiap tahunnya.

Berdasarkan hasil survei jaringan pengukuran zat radioaktif Kementerian Lingkungan Hidup, zat radioaktif yodium (I-131) juga terdeteksi di Sungai Han dan sungai lainnya pada paruh kedua tahun lalu. Di dekat Jembatan Eungye dan Jembatan Geumam di Sungai Osancheon, masing-masing terdeteksi 0,14 Bq (Becquerel) dan 0,132 Bq per liter, sementara 0,168 Bq per liter terdeteksi di Tancheon dekat Jembatan Samsung. Jungrangcheon, yang selalu mendeteksi yodium, kali ini mencatat 0,11 Bq per liter. Survei ini dilakukan dua kali setahun, pada paruh pertama dan kedua.
Yodium radioaktif adalah zat radioaktif yang dapat menyebabkan kanker tiroid dan lainnya. Waktu paruhnya sangat singkat, yakni sekitar 8 hari. Fakta bahwa zat ini terus terdeteksi di Sungai Han meskipun memiliki waktu paruh yang pendek menunjukkan adanya aliran masuk yodium yang berkelanjutan. Sejak pengukuran dimulai pada tahun 2016, yodium radioaktif telah terdeteksi setiap tahun di wilayah perairan Sungai Han.
Secara khusus, Tancheon dan Jungrangcheon adalah tempat di mana yodium terdeteksi setiap tahun (artikel terkait [Eksklusif] Yodium Radioaktif Terdeteksi di Sungai Han Selama 8 Tahun Berturut-turut, Apa Langkah Pencegahannya?). Dari Juni 2016 hingga April 2024, rata-rata kadar yodium yang terdeteksi di Tancheon adalah 0,223 Bq per liter (tidak terdeteksi pada paruh kedua 2016 dan paruh pertama 2018). Untuk Jungrangcheon, rata-rata kadar yodium dari Oktober 2017 hingga Juni 2024 adalah 0,247 Bq per liter (sempat tidak terdeteksi sekali pada paruh kedua 2019). Khususnya di Tancheon, pada April tahun lalu terdeteksi yodium radioaktif sebesar 0,437 Bq per liter. Ini merupakan angka tertinggi yang tercatat di Sungai Han antara tahun 2023 hingga 2024.
Tancheon dan Jungrangcheon, tempat yodium terus terdeteksi, memiliki kesamaan yakni keberadaan rumah sakit besar di dekatnya. Seorang ahli menunjukkan, "Fakta bahwa yodium dengan waktu paruh pendek terus terdeteksi berarti ada kebocoran dari suatu tempat. Ini bukan kebocoran sementara, melainkan kebocoran yang berkelanjutan, dan kita harus mencurigai rumah sakit besar serta rumah sakit perawatan di sekitarnya sebagai sumbernya" (artikel terkait [Eksklusif] Radioaktivitas Terus Terdeteksi di Sungai Han, Mengapa Pelakunya Tidak Segera Ditangkap?).
Meskipun yodium berulang kali terdeteksi di Sungai Han, belum ada tindakan pencegahan. Saat ini, otoritas hanya melakukan 'pengukuran' dan 'pelaporan'. Hal ini dikarenakan belum adanya standar baku mengenai zat radioaktif di sungai.
Kementerian Lingkungan Hidup dan Komisi Keselamatan dan Keamanan Nuklir (NSSC) bahkan belum mendiskusikan penetapan standar. Seorang pejabat NSSC menjelaskan, "Diskusi di NSSC dapat dilakukan setelah Kementerian Lingkungan Hidup menetapkan standar terlebih dahulu." Pejabat dari Institut Lingkungan Nasional di bawah Kementerian Lingkungan Hidup menyatakan, "Belum ada diskusi mengenai penetapan standar zat radioaktif. Saat ini, standar tersebut memang masih belum ada."