주메뉴바로가기본문바로가기
비즈한국 비즈한국

Proyek Reinvestasi Apgujeong Zona 2, 'Terbesar di Semester Kedua', Gagal karena Hanya Hyundai E&C yang Mendaftar

Artikel ini diterjemahkan secara otomatis oleh AI. Mungkin terdapat perbedaan dengan artikel asli berbahasa Korea.  Read original in Korean →

[비즈한국] Tender pemilihan kontraktor untuk proyek rekonstruksi Apgujeong Zona 2 di Distrik Gangnam, Seoul, yang digadang-gadang sebagai proyek perbaikan properti terbesar di semester kedua, dinyatakan gagal (batal) karena hanya Hyundai E&C000720 yang mengajukan penawaran. Apgujeong Zona 2 merupakan area perbaikan properti pertama di distrik apartemen Apgujeong yang memilih kontraktor, dengan total biaya konstruksi mencapai 2,7 triliun won dan deposit penawaran sebesar 100 miliar won. Awalnya, dua perusahaan konstruksi terbesar di Korea, Samsung C&T028260 dan Hyundai E&C, telah menyatakan minatnya. Namun, persaingan gagal terjadi karena Samsung C&T memutuskan untuk tidak berpartisipasi sebagai bentuk protes terhadap pedoman tender yang ditetapkan oleh pihak asosiasi.

Tender pemilihan kontraktor untuk proyek rekonstruksi Apgujeong Zona 2 (foto) di Distrik Gangnam, Seoul, yang digadang-gadang sebagai proyek perbaikan properti terbesar di semester kedua, dinyatakan gagal karena hanya Hyundai E&C yang mengajukan penawaran. Foto = Reporter Park Jung-hoon
Tender pemilihan kontraktor untuk proyek rekonstruksi Apgujeong Zona 2 (foto) di Distrik Gangnam, Seoul, yang digadang-gadang sebagai proyek perbaikan properti terbesar di semester kedua, dinyatakan gagal karena hanya Hyundai E&C yang mengajukan penawaran. Foto = Reporter Park Jung-hoon

Menurut laporan industri pada tanggal 11, tender pemilihan kontraktor proyek rekonstruksi Apgujeong Zona 2 yang ditutup pukul 2 siang hari ini dinyatakan gagal karena Hyundai E&C menjadi satu-satunya peserta. Asosiasi rencananya akan membuka tender kedua, dan jika kembali gagal, kemungkinan besar proses akan beralih ke kontrak penunjukan langsung. Berdasarkan Undang-Undang tentang Pemeliharaan Lingkungan Perkotaan dan Tempat Tinggal, pemilihan kontraktor proyek perbaikan pada prinsipnya harus melalui tender kompetitif, namun jika terjadi kegagalan berulang, kontraktor dapat dipilih melalui kontrak penunjukan langsung.

Sebelumnya, pada bulan Mei, Hyundai E&C menyatakan, "Apgujeong Hyundai adalah tempat yang melambangkan Hyundai E&C. Kami akan berupaya semaksimal mungkin untuk melestarikan warisan sejarah sekaligus melindungi kebanggaan dan nilai bagi para anggota asosiasi."

Apgujeong Zona 2 adalah area pertama di distrik apartemen Apgujeong yang melakukan pemilihan kontraktor. Saat ini, distrik apartemen Apgujeong sedang menjalankan rekonstruksi yang dibagi menjadi 6 zona, termasuk Apartemen Hyundai (tahap 1-14), Apartemen Hanyang (tahap 1-8), dan Apartemen Miseong (tahap 1-2). Apgujeong Zona 2 mencakup Hyundai tahap 9, 11, 12, dan Shinhyeondae. Pada bulan Juni lalu, asosiasi telah mengeluarkan pengumuman tender untuk pembangunan 14 gedung apartemen dengan ketinggian maksimal 65 lantai (2.571 unit). Total biaya konstruksi mencapai 2,7489 triliun won dengan deposit tender sebesar 100 miliar won.

Awalnya, dua perusahaan konstruksi raksasa, Samsung C&T dan Hyundai E&C, menunjukkan minat pada proyek Apgujeong Zona 2. Sebelum tender ini, Samsung C&T membentuk kantor cabang khusus Apgujeong di bawah divisi bisnis perumahan pada bulan Juni lalu. Mereka juga bekerja sama dengan bank komersial dan arsitek luar negeri untuk menyiapkan rencana biaya dan desain alternatif. Hyundai E&C juga menunjukkan tekad kuat dengan mendaftarkan merek dagang nama kompleks apartemen Apgujeong Hyundai pada bulan Maret, serta memperluas satuan tugas (TF) proyek Apgujeong menjadi tim pemasaran rekonstruksi Apgujeong.

Namun, Samsung C&T tidak berpartisipasi dalam tender karena menolak pedoman yang dibuat oleh asosiasi. Asosiasi rekonstruksi Apgujeong Zona 2 dianggap menerapkan pedoman yang tidak lazim, seperti membatasi cakupan desain alternatif secara ketat, mewajibkan suku bunga dalam bentuk CD+suku bunga tambahan, melarang proposal LTV biaya pindahan di atas 100%, melarang penawaran suku bunga biaya pindahan tambahan, serta melarang proposal pemanfaatan teknik keuangan lainnya. Saat itu, Samsung C&T menyatakan, "Kami menilai bahwa dengan pedoman saat ini, sulit untuk mewujudkan tengara global yang kami targetkan, seperti desain dan perencanaan kelas dunia."

Sementara itu, 97% proyek perbaikan properti yang dimenangkan oleh 10 perusahaan konstruksi papan atas di Korea tahun lalu dilakukan melalui kontrak penunjukan langsung. Dari 63 lokasi proyek, 61 di antaranya memilih kontraktor melalui penunjukan langsung. Satu-satunya proyek yang melalui persaingan tender adalah rekonstruksi Apartemen Hanyang di Distrik Yeongdeungpo, Seoul (774 miliar won) yang dimenangkan Hyundai E&C, dan rekonstruksi Apartemen Dogok Gaepo Hanshin di Distrik Gangnam, Seoul (438,5 miliar won) yang dimenangkan oleh DL E&C375500 (Artikel terkait: 'Skala 1 triliun won', persaingan HDC Hyundai Development Company dan POSCO E&C untuk hak konstruksi Yongsan Maintenance Depot Zona 1).

Artikel ini diterjemahkan secara otomatis oleh AI. Mungkin terdapat perbedaan dengan artikel asli berbahasa Korea.
차형조 기자

건설·부동산 시장과 재계 이슈를 취재합니다. 열린 마음으로 듣고 정확하게 쓰겠습니다.

cha6919@bizhankook.com
저작권자 ⓒ 비즈한국 무단전재 및 재배포 금지