주메뉴바로가기본문바로가기
비즈한국 비즈한국

CG Invites vs Pendiri, Saling Klaim Hasil Putusan Pengadilan AS... Harga Saham Terus Merosot

Artikel ini diterjemahkan secara otomatis oleh AI. Mungkin terdapat perbedaan dengan artikel asli berbahasa Korea.  Read original in Korean →

[비즈한국] Konflik manajemen antara perusahaan yang terdaftar di KOSDAQ, CG Invites083790, dan pendirinya, mantan ketua Cho Joong-myung, semakin memanas. CG Invites adalah perusahaan yang didirikan pada tahun 2000 oleh Cho, mantan kepala Institut Penelitian Bioteknologi di LG Chem051910. Saat ini, pemegang saham terbesarnya adalah New Lake Invites Investment, yang berpartisipasi dalam penambahan modal melalui penerbitan saham baru pada tahun 2023. Inti dari konflik ini adalah perebutan kendali atas anak perusahaan di AS, CG Pharmaceuticals (CGP), dan pemenuhan kontrak investasi ekuitas. Kedua belah pihak kini terlibat dalam sengketa hukum senilai 100 juta dolar AS (sekitar 140 miliar won) terkait kontrak CGP tersebut.

Baru-baru ini, pengadilan AS menolak permohonan perintah sementara (injunction) yang diajukan oleh CG Invites. Namun, kebingungan justru semakin besar karena kedua pihak memberikan interpretasi yang berbeda terhadap hasil tersebut. CG Invites mengklaim bahwa legitimasi struktur tata kelola anak perusahaannya telah diakui, sementara pihak mantan ketua Cho membantah dengan menyatakan bahwa pengadilan hanya menunda keputusan untuk gugatan pokok. Perhatian kini tertuju pada bagaimana putusan ini akan memengaruhi jalannya persidangan utama.

CG인바이츠는 조중명 전 회장과 한국과 미국에서 소송전을 벌이고 있다. 사진은 서울시 강서구의 CG인바이츠 R&D 센터. 사진=심지영 기자
CG Invites sedang terlibat dalam pertarungan hukum dengan mantan ketua Cho Joong-myung di Korea dan Amerika Serikat. Foto menunjukkan Pusat R&D CG Invites di Gangseo-gu, Seoul. Foto=Reporter Shim Ji-young

“Kendali atas CGP Diakui Secara Resmi” vs “Hanya Penilaian Awal”

Konflik antara perusahaan pengembang obat CG Invites dan pendirinya bermula dari kontrak pemisahan (spin-off) CGP yang ditandatangani pada Februari 2024. Pemisahan CGP diputuskan untuk efisiensi uji klinis di AS bagi obat kanker pankreas yang sedang dikembangkan, ‘Ivaltinostat’. Inti dari kontrak tersebut adalah mantan ketua Cho Joong-myung menginvestasikan 6 miliar won dan CG Invites menginvestasikan 4 miliar won untuk pemisahan CGP, dengan kepemilikan saham masing-masing sebesar 60% dan 40%.

Namun, perselisihan dimulai karena adanya perbedaan posisi mengenai pemenuhan kontrak. Mantan ketua Cho mengklaim telah menyetor dana, sementara CG Invites tidak mengakuinya. Karena konflik yang semakin mendalam, CG Invites pun menunda penyetoran dana mereka. Tidak memiliki kendali manajemen atas CGP, mantan ketua Cho mengajukan gugatan ganti rugi sebesar 100 juta dolar AS ke pengadilan federal AS terhadap manajemen CG Invites pada Oktober 2024. Sebagai tanggapan, CG Invites melakukan perlawanan melalui gugatan perintah sementara dan gugatan ganti rugi lainnya.

Baru-baru ini, hasil dari permohonan perintah sementara yang diajukan CG Invites terhadap pihak mantan ketua Cho telah keluar. Pada 11 Juli (waktu setempat), Pengadilan Contra Costa County, California, AS, menolak permohonan tersebut. Namun, kedua belah pihak mengeluarkan pernyataan yang bertolak belakang terkait hasil yang sama.

Berdasarkan salinan putusan pengadilan yang diperoleh BizHankook, terdapat lima poin utama dalam permohonan perintah sementara tersebut. CG Invites menuntut pihak mantan ketua Cho untuk: △mengembalikan buku, catatan, rekening bank, dan aset CGP; △melarang penyerahan dokumen terkait CGP kepada Sekretaris Negara Bagian California; △melarang tindakan mengaku sebagai pejabat atau direktur CGP; △melarang akses masuk ke tempat usaha CGP; dan △pembatalan pernyataan informasi perusahaan yang diajukan antara Oktober 2024 hingga Maret 2025.

Permohonan tersebut ditolak karena CG Invites gagal membuktikan adanya ‘kerugian yang tidak dapat diperbaiki’, yang merupakan salah satu syarat pengabulan. CG Invites mengklaim, “Karena pihak mantan ketua Cho tidak memberikan data keuangan CGP, penyerahan laporan bisnis CG Invites terhambat, yang berisiko menyebabkan penghapusan saham dari bursa KOSDAQ.” Namun, karena bukti ini diajukan terlambat melalui dokumen tanggapan (Reply), pengadilan tidak menerimanya sesuai dengan prinsip bahwa ‘bukti dan argumen baru yang diajukan dalam tanggapan tidak akan dipertimbangkan’.

Sengketa Manajemen Berlarut-larut Memicu Penurunan Saham… Dampak Putusan Dinantikan

Melalui pengumuman pemegang saham pada 18 Juli, CG Invites menyatakan, “Dengan putusan ini, perdebatan mengenai struktur tata kelola hukum antara perusahaan kami dan CGP telah selesai. Pengadilan AS secara resmi mengonfirmasi bahwa CGP adalah anak perusahaan CG Invites,” dan menambahkan, “Putusan ini akan sangat menguntungkan dalam gugatan pokok (ganti rugi).” Sebaliknya, mantan ketua Cho mengkritik, “CG Invites menimbulkan kesalahpahaman bagi pemegang saham dengan hanya menyertakan sebagian kutipan dari putusan. Mereka memelintir seolah-olah ini adalah kemenangan yang mengakui legitimasi struktur tata kelola,” tegasnya, “Sengketa manajemen CGP belum terselesaikan.”

Alasan CG Invites mengklaim telah ‘membuktikan legitimasi struktur tata kelola CGP’ adalah karena pengadilan mengakui CG Invites sebagai pemegang saham tunggal CGP. Dalam putusannya, pengadilan menyebutkan bahwa karena CGP belum pernah menerbitkan saham baru dan belum mengubah anggaran dasar, maka CG Invites yang memegang 1 juta saham yang diterbitkan pertama kali memiliki kendali manajemen. Namun, pengadilan juga memutuskan bahwa kendali hukum (lawful control) yang sah atas CGP “tergantung pada apakah mantan ketua Cho dan CG Invites telah memenuhi kontrak akuisisi saham.”

Namun, posisi mantan ketua Cho Joong-myung berbeda. Pihak mantan ketua Cho membantah, “Itu hanya penilaian hipotetis dan awal untuk keperluan sidang perintah sementara. Pengadilan tidak membuktikan atau mengonfirmasi secara resmi legitimasi struktur tata kelola tersebut,” dan menambahkan, “Putusan pokok mengenai siapa yang memiliki kendali manajemen CGP secara tegas ditangguhkan.”

CG인바이츠와 조중명 전 회장은 췌장암 치료제 ‘아이발티노스타트’의 임상 개발을 위해 미국 자회사를 분사하는 계약을 맺었으나, 경영권과 투자 이행 여부를 두고 갈등을 빚었다. 사진은 CG인바이츠의 의약품 라인업. 사진=CG인바이츠 홈페이지
CG Invites dan mantan ketua Cho Joong-myung menandatangani kontrak pemisahan anak perusahaan di AS untuk pengembangan klinis obat kanker pankreas ‘Ivaltinostat’, namun terlibat konflik mengenai kendali manajemen dan pemenuhan investasi. Foto menunjukkan lini produk obat CG Invites. Foto=Situs web CG Invites

Kedua belah pihak juga memberikan interpretasi yang berbeda mengenai validitas kontrak pemisahan. CG Invites menyatakan, “Pengadilan menilai kontrak pemisahan yang ditandatangani pada Februari 2024 adalah sah,” dan menambahkan, “Kami akan mengambil tindakan agar kontrak dapat berjalan tanpa kendala.” Sebaliknya, pihak mantan ketua Cho membantah, “Pengadilan tidak menilai validitas kontrak. Pengadilan hanya melihat pemenuhan kontrak sebagai isu utama,” dan menambahkan, “Apakah kontrak tersebut valid atau sudah tidak berlaku karena kegagalan pemenuhan oleh salah satu pihak, harus dibahas dalam gugatan pokok.”

Sementara itu, hasil dari gugatan pokok diprediksi akan memengaruhi arah bisnis dan kepercayaan investor. Akibat sengketa manajemen yang berkepanjangan, harga saham CG Invites terkena dampak negatif. Saham yang sempat mencatatkan harga 3.145 won selama perdagangan di bursa KOSDAQ pada 12 Juli 2024, telah turun menjadi 1.764 won per 7 Agustus. Pihak CG Invites menanggapi, “Untuk mempertahankan harga saham dan melindungi pemegang saham, kami telah membeli saham senilai 8,5 miliar won sejak Oktober 2024 hingga sekarang.”

Artikel ini diterjemahkan secara otomatis oleh AI. Mungkin terdapat perbedaan dengan artikel asli berbahasa Korea.
심지영 기자

금융, 가상자산, 핀테크, 투자 업계 중심으로 취재하고 있습니다. 언제든 제보주세요.

jyshim@bizhankook.com
저작권자 ⓒ 비즈한국 무단전재 및 재배포 금지