[비즈한국] Pameran tunggal seniman Jeon Jun-yeop, yang dikenal sebagai 'pelukis paus', akan digelar mulai tanggal 25 mendatang hingga 12 bulan depan di Khalifa Gallery, Apgujeong, Seoul.
Bertajuk 'In the Garden of Light', pameran ini menampilkan karya terbaru Jeon Jun-yeop, yaitu 'Homage Series' dan 'A Memory and a Star Series'.

Homage Series menunjukkan kebebasan seni melalui pertemuan antara karya seniman Timur dan Barat yang menjadi mentor sang pelukis dengan paus yang berenang di luar angkasa. Dalam 'Hopper's Thought', seekor paus berenang di alam semesta di balik karya Edward Hopper, 'Nighthawks'. Dalam 'Wyeth's Thought', Christina dari karya Andrew Wyeth, 'Christina's World', tampak sedang memandangi paus yang berenang. Sementara seri 'A Star' adalah karya yang mengandung perenungan filosofis untuk mengingatkan kita akan berharganya kehidupan sehari-hari.
Dalam karya Jeon Jun-yeop, situasi fantastis yang tidak mungkin terjadi di dunia nyata justru muncul. Paus yang terbang di langit malam dengan mulut penuh bunga, rubah gurun yang tinggal di planet kecil... hal-hal tersebut mungkin karena adanya seni. Sang seniman mengungkapkan perasaannya, "Saya menuangkan keinginan untuk memberikan kenyamanan dan menunjukkan cahaya harapan bagi orang-orang yang menjalani kenyataan hidup yang sulit ke dalam karya saya. Saya berharap mereka dapat menemukan taman cahaya yang dipandu oleh paus ini."

Jeon Jun-yeop menempuh pendidikan seni lukis di Chung-Ang University. Sejak pameran tunggal pertamanya pada tahun 1986 hingga saat ini, ia telah mengadakan 41 pameran tunggal dan berpartisipasi dalam lebih dari 350 pameran kelompok di Seoul, Tokyo, Los Angeles, Munich, Paris, Hong Kong, Miami, dan lainnya. Ia juga telah diundang lebih dari 100 kali ke berbagai pameran seni (art fair) di 15 negara, termasuk KIAF, serta berbagai ajang di Amerika, Eropa, dan Asia.
Sebelum pameran tunggal ini, ia berpartisipasi dalam pameran seni di Hong Kong dan Kaohsiung, Taiwan, bersama Khalifa Gallery dan mendapatkan pujian dari para kolektor dunia. Langkahnya di masa depan, baik di dalam maupun luar negeri, sangat dinantikan.
Karya dapat dinikmati setiap hari Selasa hingga Minggu, mulai pukul 12.00 hingga 18.00.