[비즈한국] Rumor penjualan Kakao035720 Entertainment tengah membuat industri hiburan heboh. Kakao sendiri tidak membantah rumor penjualan Kakao Entertainment tersebut. Pada tanggal 9, Kakao merilis pernyataan resmi yang menyebutkan, “Kami sedang meninjau berbagai cara untuk meningkatkan nilai perusahaan Grup Kakao dan memastikan pertumbuhan berkelanjutan Kakao Entertainment,” namun menambahkan bahwa “belum ada hal yang diputuskan saat ini.”

Pada tahun 2023, Kakao Entertainment menarik investasi senilai 1,15 triliun won (masing-masing sebesar 5,10% saham) dari Dana Investasi Publik (PIF) Arab Saudi dan Otoritas Investasi Singapura (GIC). Berdasarkan angka tersebut, PIF dan GIC menetapkan valuasi perusahaan Kakao Entertainment sebesar 10,5 triliun won. Sejak saat itu, Kakao Entertainment telah mendorong rencana IPO (penawaran umum perdana). Bagi Kakao Entertainment, kapitalisasi pasar setelah melantai di bursa harus melampaui 10,5 triliun won, namun kondisi pasar saham saat ini sedang tidak menguntungkan. Analisis menunjukkan bahwa pilihan untuk menjual perusahaan diambil karena ketidakpastian keberhasilan IPO.
Kehadiran SM Entertainment041510, yang baru saja diakuisisi oleh Kakao, juga dinilai memberikan pengaruh. Industri hiburan memperkirakan bahwa Kakao akan memfokuskan kemampuannya pada SM daripada Kakao Entertainment. Jika melihat jajaran artis di bawah naungan SM, mereka dinilai memiliki daya saing yang lebih tinggi dalam merambah pasar luar negeri dibandingkan Kakao Entertainment.
Awalnya, kalangan bursa efek mengharapkan adanya efek sinergi antara Kakao Entertainment dan SM. Namun, Kakao Entertainment tidak menunjukkan pertumbuhan kinerja yang berarti baru-baru ini. Pendapatan turun 3,24% dari 1,8735 triliun won pada tahun 2023 menjadi 1,8128 triliun won pada tahun 2024. Meskipun demikian, laba operasional pada periode yang sama meningkat 16,35% dari 69,2 miliar won menjadi 80,6 miliar won.
Kuncinya terletak pada harga penjualan. Mengingat Kakao Entertainment sebelumnya dihargai lebih dari 10 triliun won, beberapa pihak memperkirakan nilai perusahaan saat ini berada di kisaran 11 triliun won. Kakao memiliki 66,03% saham di Kakao Entertainment. Jika nilai perusahaan Kakao Entertainment dianggap 11 triliun won, maka nilai saham yang dimiliki Kakao adalah 7,2633 triliun won. Mempertimbangkan premi hak manajemen dan lainnya, harga jual aktual diperkirakan akan melampaui 8 triliun won.
Namun, pertumbuhan kinerja Kakao Entertainment saat ini sedang stagnan dan struktur keuangannya pun memburuk. Rasio utang meningkat 33,64 poin persentase (p) dari 131,67% pada akhir 2023 menjadi 165,31% pada akhir 2024. Oleh karena itu, sebagian pelaku bursa efek memperkirakan harga perusahaan Kakao Entertainment berada di bawah 5 triliun won.
Jika Kakao Entertainment dijual dengan harga yang terlalu rendah, para pemegang saham mungkin akan melakukan protes. PIF Arab Saudi dan GIC Singapura masing-masing memegang 5,10% saham Kakao Entertainment. Jika Kakao Entertainment dijual dengan harga murah, maka nilai saham milik PIF dan GIC tersebut akan ikut turun.
Unit bisnis Kakao Entertainment terbagi menjadi media, musik, dan cerita (webtoon/webnovel). Unit bisnis media mengelola manajemen artis serta memproduksi dan mendistribusikan drama dan film. Unit musik menangani produksi dan distribusi musik, sementara unit cerita bertanggung jawab atas bisnis konten seperti webtoon dan webnovel. Kekuatan utama Kakao Entertainment terletak pada artis yang bernaung di bawahnya dan hak kekayaan intelektual (IP) di bidang webtoon/webnovel. Karena alasan ini, muncul analisis bahwa perusahaan gim mungkin akan mencoba mengakuisisi Kakao Entertainment. Alasannya adalah potensi sinergi yang dapat diciptakan dengan memanfaatkan gim dan IP milik Kakao Entertainment.
Kandidat pembeli yang sering disebut-sebut adalah Krafton259960 dan HYBE352820. Namun, mengingat skala perusahaan mereka, tidak mudah bagi mereka untuk mengeluarkan dana triliunan won. Kas dan setara kas yang dimiliki Krafton dan HYBE per akhir tahun lalu masing-masing adalah 518,7 miliar won dan 412 miliar won. Secara khusus, profitabilitas HYBE baru-baru ini menurun, dengan laba operasional yang turun 37,75% dari 295,6 miliar won pada 2023 menjadi 184 miliar won pada 2024.
Kandidat lainnya adalah PIF Arab Saudi. Karena PIF telah memperhatikan dan berinvestasi di Kakao Entertainment, spekulasi muncul bahwa mereka mungkin tertarik untuk mengakuisisi hak manajemen. Rumor juga beredar bahwa Kakao telah menawarkan akuisisi Kakao Entertainment kepada PIF Arab Saudi.
Analisis lain menyebutkan bahwa sehubungan dengan situasi politik baru-baru ini, Kakao tidak akan terburu-buru mendorong penjualan Kakao Entertainment. Selama beberapa tahun terakhir, Kakao telah menerima kritik publik terkait isu seperti pencatatan ganda anak perusahaan. Di bawah pemerintahan Yoon Suk-yeol, Kakao bahkan diselidiki atas dugaan manipulasi harga saham SM Entertainment. Langkah Kakao untuk menjual beberapa anak perusahaan baru-baru ini juga diartikan sebagai upaya untuk menunjukkan niat pembaruan perusahaan. Namun, dengan pemakzulan Presiden Yoon Suk-yeol, pemerintah baru dijadwalkan akan dilantik pada bulan Juni mendatang. Ada pandangan bahwa seiring dengan pergantian pemerintahan, Kakao mungkin akan menyesuaikan kecepatan proses pembaruan tersebut.
Seorang pejabat Kakao hanya menyatakan, “Belum bisa dikonfirmasi,” terkait rumor penjualan Kakao Entertainment.