주메뉴바로가기본문바로가기
비즈한국 비즈한국

52,8% masyarakat mendukung 'pergantian kekuasaan' pada pilpres mendatang… 60,9% menolak amendemen untuk mempersingkat masa jabatan presiden

Artikel ini diterjemahkan secara otomatis oleh AI. Mungkin terdapat perbedaan dengan artikel asli berbahasa Korea.  Read original in Korean →

[비즈한국] Berdasarkan hasil survei yang dilakukan Hangil Research atas permintaan bersama Maeil Business Newspaper dan MBN terhadap 1.008 pria dan wanita dewasa di seluruh negeri pada 4-5 April mengenai pandangan mereka terhadap putusan sidang pemakzulan, 64,4% menjawab bahwa keputusan pemakzulan mantan Presiden Yoon Suk-yeol adalah keputusan yang tepat. Di sisi lain, 32,1% menjawab itu adalah keputusan yang salah. Sebanyak 3,5% menjawab tidak tahu.

Ketua Partai Demokrat Lee Jae-myung disurvei unggul dengan perolehan suara mayoritas jika berhadapan langsung dengan salah satu dari '4 besar' kandidat Partai Kekuatan Rakyat (People Power Party), yakni Menteri Kim Moon-soo, Walikota Oh Se-hoon, mantan Ketua Partai Han Dong-hoon, atau Walikota Hong Joon-pyo. Foto=Reporter Park Eun-sook
Ketua Partai Demokrat Lee Jae-myung disurvei unggul dengan perolehan suara mayoritas jika berhadapan langsung dengan salah satu dari '4 besar' kandidat Partai Kekuatan Rakyat (People Power Party), yakni Menteri Kim Moon-soo, Walikota Oh Se-hoon, mantan Ketua Partai Han Dong-hoon, atau Walikota Hong Joon-pyo. Foto=Reporter Park Eun-sook

Namun, penilaian terlihat sangat kontras tergantung pada partai politik yang didukung. Sementara 97,9% pendukung Partai Demokrat menjawab bahwa putusan pemakzulan adalah keputusan yang tepat, 79% pendukung Partai Kekuatan Rakyat menjawab bahwa itu adalah keputusan yang salah. Di kalangan pemilih independen yang tidak mendukung partai mana pun, 70,1% menilai putusan pemakzulan tersebut positif, sementara 23,7% menilai negatif.

Tingkat dukungan partai tertinggi diraih oleh Partai Demokrat dengan 40,7%, diikuti oleh Partai Kekuatan Rakyat dengan 32,4%, Partai Inovasi Tanah Air 3,9%, Partai Reformasi 2,1%, dan Partai Progresif 0,7%. Partai lain memperoleh 2,6%, sedangkan kelompok independen yang mencakup mereka yang tidak memiliki partai (16,6%) dan tidak tahu (1%) mencapai 17,6%.

Mengenai siapa yang layak menjadi kandidat presiden berikutnya, Lee Jae-myung unggul di Partai Demokrat, sementara Menteri Ketenagakerjaan Kim Moon-soo memimpin di Partai Kekuatan Rakyat.

Di Partai Demokrat, Ketua Lee unggul jauh dari pesaing lainnya dengan perolehan 47,4%. Gubernur Gyeonggi Kim Dong-yeon menyusul dengan 8,9%, mantan Perdana Menteri Kim Boo-kyum 8,2%, Ketua Majelis Nasional Woo Won-shik 4,2%, mantan Gubernur Gyeongnam Kim Kyung-soo 3,8%, mantan anggota parlemen Kim Doo-kwan 2,4%, dan Gubernur Jeonnam Kim Yung-rok 0,7%.

Di Partai Kekuatan Rakyat, Menteri Kim Moon-soo (18,6%) dan mantan anggota parlemen Yoo Seong-min (13,9%) bersaing dalam margin kesalahan. Disusul oleh Walikota Daegu Hong Joon-pyo dengan 9,6%, mantan Ketua Partai Kekuatan Rakyat Han Dong-hoon 9,4%, Walikota Seoul Oh Se-hoon 5,3%, anggota parlemen Ahn Cheol-soo 3,3%, dan mantan Menteri Pertanahan, Infrastruktur, dan Transportasi Won Hee-ryong 2,6%. Sebanyak 28,7% responden menjawab tidak ada kandidat yang cocok.

Ketua Lee Jae-myung disurvei unggul dengan perolehan suara mayoritas jika berhadapan langsung dengan salah satu dari '4 besar' kandidat Partai Kekuatan Rakyat, yakni Menteri Kim Moon-soo, Walikota Oh Se-hoon, mantan Ketua Partai Han Dong-hoon, atau Walikota Hong Joon-pyo.

Dalam skenario pertarungan antara Ketua Lee dan Menteri Kim, hasilnya adalah Lee 51,1% melawan Kim 28,8%. Jika berhadapan dengan Walikota Oh, Lee meraih 50,6% dibandingkan Oh 22,7%. Dalam simulasi pertarungan dengan mantan Ketua Han, Lee unggul 50,3% melawan 18,2%, dan melawan Walikota Hong, Lee unggul 50,9% melawan 26%.

Opini yang menyatakan bahwa kandidat oposisi harus terpilih untuk pergantian kekuasaan pada pemilihan presiden berikutnya mencapai 52,8%, sedangkan opini bahwa kandidat pemerintah harus terpilih untuk kelanjutan kekuasaan adalah 38,3%.

Sementara itu, mengenai usulan amendemen untuk mempersingkat masa jabatan presiden berikutnya menjadi 3 tahun, 60,9% menjawab tidak setuju, dan 28,8% menjawab setuju.

Survei ini dilakukan dengan metode campuran: 80,5% ARS nirkabel, 15,6% wawancara telepon nirkabel, dan 3,9% wawancara telepon kabel, dengan tingkat respons 5% dan margin kesalahan ±3,1 poin persentase pada tingkat kepercayaan 95%.

Informasi lebih lanjut dapat dilihat di situs web Komisi Penasihat Survei Pemilihan Umum Nasional.

Artikel ini diterjemahkan secara otomatis oleh AI. Mungkin terdapat perbedaan dengan artikel asli berbahasa Korea.
우종국 기자

기업의 움직임 뒤에 있는 구조와 이해관계를 취재합니다. 드러난 사건보다 그 사건이 벌어진 이유를 설명하는 기사를 쓰고자 합니다.

xyz@bizhankook.com
저작권자 ⓒ 비즈한국 무단전재 및 재배포 금지