[비즈한국] Modern Lion, perusahaan patungan antara Hyundai Card dan Like Lion, akan meluncurkan layanan baru. Didirikan dengan tujuan 'memasyarakatkan pengalaman Non-Fungible Token (NFT)', Modern Lion saat ini mengoperasikan marketplace NFT ‘KONKRIT’, namun dipastikan akan segera merilis platform baru bernama ‘Jetmarket’ yang berfokus pada penjualan tiket NFT. Di tengah lesunya pasar NFT global saat ini, perhatian tertuju pada apakah Modern Lion dapat berhasil memasyarakatkan NFT melalui penggunaan tiket anti-calo.

Modern Lion akan meluncurkan ‘Jetmarket’, platform yang berfokus pada penjualan tiket NFT, pada tanggal 1 April. Modern Lion baru-baru ini telah mendaftarkan Jetmarket di Google Play Store dan menetapkannya sebagai layanan ‘transaksi tiket digital’.
Seorang perwakilan Modern Lion menjelaskan, “Kami menyiapkan Jetmarket untuk memberikan pengalaman pengguna yang lebih nyaman dibandingkan aplikasi Konkrit. Tujuannya adalah untuk mengkhususkan fungsi penjualan tiket dan meningkatkan kenyamanan pengguna di Konkrit. Seiring dengan peralihan layanan dari Konkrit, kemungkinan besar Konkrit akan ditutup dalam jangka panjang.”
Modern Lion adalah perusahaan layanan NFT yang didirikan sebagai perusahaan patungan (JV) antara Hyundai Card dan perusahaan edukasi pemrograman Like Lion pada Agustus 2022. Programmer Lee Doo-hee, pendiri Like Lion, menjabat sebagai CEO. Pemegang saham terbesar Modern Lion adalah Like Lion, sementara sisanya dimiliki oleh CEO Lee dan Blue Walnut, anak perusahaan Payment Gateway (PG) milik Hyundai Card. Hyundai Card dipastikan telah melepas seluruh kepemilikan sahamnya di Modern Lion.
Hyundai Card dan Modern Lion juga telah mengajukan pendaftaran merek dagang Jetmarket dalam bahasa Korea dan Inggris ke Kantor Kekayaan Intelektual Korea pada tanggal 12 Maret. Klasifikasi barang meliputi kelas 09, 35, 36, 38, 41, dan 42. Produk yang ditunjuk mencakup △file musik dan gambar yang dapat diunduh dan disertifikasi oleh NFT △ritel online untuk perangkat lunak NFT, ritel online untuk kartu kredit virtual yang disertifikasi oleh NFT △perantara perdagangan dan pertukaran mata uang virtual, perantara perdagangan dan pertukaran token NFT, layanan transaksi keuangan elektronik △layanan telekomunikasi untuk persetujuan transaksi kartu kredit, penyediaan forum komunitas online △penyediaan barang virtual online yang tidak dapat diunduh △desain dan pengembangan perangkat lunak realitas virtual.
Layanan pertama yang diperkenalkan oleh Modern Lion adalah bursa NFT ‘Konkrit Beta’ yang dirilis pada Oktober 2022. Saat itu, Hyundai Card dan Modern Lion menyatakan, “Mulai dari Konkrit Beta, kami berencana untuk memperkenalkan berbagai proyek NFT yang berfokus pada utilitas, seperti dompet NFT.”


Pada 1 Juni 2023, aplikasi Konkrit diluncurkan secara resmi. Konkrit adalah platform yang memungkinkan pengguna membeli konten NFT yang asing dengan lingkungan yang akrab seperti e-commerce pada umumnya. Di Konkrit, pengguna dapat dengan mudah membayar konten NFT menggunakan mata uang Won, bukan aset virtual, melalui transfer bank atau kartu kredit, dan dompet blockchain juga dapat dibuat dengan mudah menggunakan akun media sosial. Terlebih lagi, platform ini memiliki keunggulan dalam menjual konten yang bermanfaat seperti keanggotaan dan tiket pertunjukan budaya, bukan sekadar transaksi NFT yang hanya berupa kepemilikan gambar.
Modern Lion telah berupaya mencegah transaksi calo menggunakan teknologi blockchain. Tiket NFT meninggalkan catatan pemilik dan riwayat transaksi sejak diterbitkan, dan dengan mengontrol fungsi transfer NFT, pemindahan tangan serta perdagangan kembali dapat dicegah. Dengan membatasi jumlah pembelian per orang, penggunaan ‘program makro (program input otomatis)’ juga dapat dicegah.
Memanfaatkan teknologi blockchain, perusahaan ini juga telah bekerja sama dalam bisnis konten budaya Hyundai Card. Pada Januari 2024, Modern Lion secara eksklusif menjual tiket NFT untuk konser penyanyi Jang Beom-june, ‘Hyundai Card Curated 92 Jang Beom-june: Silent Rain Falls’, yang diadakan di Hyundai Card Understage melalui Konkrit.
Dengan peluncuran Jetmarket yang menjadikan penjualan tiket sebagai layanan inti, perhatian tertuju pada apakah Modern Lion dapat menemukan terobosan baru di pasar NFT. Pasar NFT sendiri mengalami kelesuan sejak tahun lalu. Hal ini dikarenakan berkurangnya minat terhadap transaksi NFT dan anjloknya harga aset virtual. Di tengah kondisi pasar seperti ini, Modern Lion juga mencatat kerugian. Menurut laporan kuartal ketiga tahun 2024 dari Hyundai Card, laba bersih Modern Lion pada kuartal ketiga tercatat sebesar –1,6 miliar Won. Pada tahun 2022 (–300 juta Won) dan 2023 (–1,6 miliar Won), laba bersih perusahaan juga tercatat negatif.
Modern Lion tampaknya juga ingin memperkuat profitabilitas melalui Jetmarket. Ketentuan penggunaan Jetmarket mencakup penjelasan bahwa platform tersebut ‘menyediakan layanan pemesanan tiket untuk pertunjukan, film, olahraga, acara, dll.’ dan ‘mengenakan biaya pemesanan sebesar 1.000 hingga 2.000 Won tergantung pada jenis produknya’.
Seorang perwakilan Modern Lion mengatakan, “Saat ini kami fokus pada pengoperasian layanan penjualan tiket tanpa masalah,” dan menambahkan, “Kami berencana untuk memperluas cakupan hingga penjualan atau pemberian tiket NFT berbasis teknologi blockchain kepada orang lain.”