주메뉴바로가기본문바로가기
비즈한국 비즈한국

Hanwha Aerospace Pacu Ekspor ke Arab Saudi dengan 'Tigon eX' Versi Upgrade

Artikel ini diterjemahkan secara otomatis oleh AI. Mungkin terdapat perbedaan dengan artikel asli berbahasa Korea.  Read original in Korean →

[비즈한국] Hanwha Aerospace012450 dijadwalkan akan berpartisipasi dalam 'IDEX (International Defence Exhibition) 2025' yang akan digelar di Abu Dhabi National Exhibition Centre, Uni Emirat Arab (UEA) pada tanggal 17 mendatang. Secara khusus, perhatian tertuju pada kemungkinan ekspor kendaraan tempur lapis baja beroda 'Tigon' yang menyasar pasar Timur Tengah, termasuk Arab Saudi.

한화에어로스페이스의 차륜형 장갑차 타이곤. 사진=한화에어로스페이스
Kendaraan tempur lapis baja beroda Tigon buatan Hanwha Aerospace. Foto=Hanwha Aerospace

Menurut industri pertahanan, Hanwha Aerospace berencana untuk membuka stan terpadu bersama Hanwha Systems272210 di 'IDEX 2025'. Produk utama yang akan dipamerkan adalah kendaraan tempur lapis baja beroda Tigon dan kendaraan tempur infanteri Redback, yang kabarnya akan serupa dengan pameran pada tahun 2023. Khususnya, setelah menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) untuk kerja sama pertahanan dengan Kementerian Pertahanan Arab Saudi pada Februari tahun lalu, perusahaan ini terus memperluas pijakannya di pasar Timur Tengah.

Saat ini, militer Arab Saudi sedang menjalankan proyek pengadaan kendaraan tempur lapis baja beroda generasi berikutnya dengan target pembelian lebih dari 600 unit, dan Hanwha Aerospace dikabarkan tengah berupaya memenangkan proyek tersebut.

Kendaraan tempur lapis baja beroda 'Tigon' dari Hanwha Aerospace merupakan model pengembangan lanjutan dari kendaraan lapis baja 'Black Fox' yang dibuat untuk bisnis kendaraan beroda pada masa Doosan DST dulu, dan memiliki kemiripan ukuran serta bobot dengan pesaingnya, yaitu K808 dan K806 dari Hyundai Rotem064350.

Karakteristik Tigon adalah penggunaan pelindung tambahan khusus (add-on armor) yang tidak hanya dipasang di bagian depan bodi kendaraan tetapi juga di bagian bawah, serta desain yang mampu menyebarkan tekanan ledakan sehingga dapat melindungi awak dari ranjau atau bahan peledak setara 8 kg TNT. Mesinnya juga berkapasitas 525 tenaga kuda, yang tergolong lebih kuat dibandingkan K808.

Saat ini, Hanwha Aerospace tengah mendorong peningkatan (upgrade) Tigon karena pesaingnya, Hyundai Rotem, telah memperkenalkan kendaraan lapis baja 'N-WAV' yang mengintegrasikan teknologi terkini.

Apa yang disebut sebagai 'Tigon eX', yaitu versi upgrade dari Tigon yang direncanakan Hanwha Aerospace, bertujuan untuk meningkatkan performa dengan menambahkan teknologi terbaru dan perlengkapan baru pada kendaraan lapis baja Tigon 8 roda yang akan diproduksi. Secara khusus, Tigon eX diperkirakan akan dilengkapi dengan mesin 700 tenaga kuda agar mampu membawa pelindung dan peralatan yang lebih berat.

Hanwha Aerospace menargetkan pasar ekspor Timur Tengah dengan mengunggulkan Tigon dan Tigon eX, yang memiliki keunggulan dalam pengembangan varian yang beragam, seperti meriam anti-tank swagerak, mortir, kendaraan komando, kendaraan serbu, ambulans lapangan, kendaraan rudal anti-tank, dan kendaraan komando artileri.

Pesaing terkuat dalam proyek kendaraan tempur lapis baja beroda generasi berikutnya di Arab Saudi kali ini adalah kendaraan serupa dari perusahaan Tiongkok, Norinco. Meskipun perusahaan Tiongkok telah aktif berpartisipasi dalam proyek kendaraan lapis baja Arab Saudi, militer Arab Saudi dikabarkan menilai Tigon satu tingkat di atas kendaraan lapis baja Tiongkok.

Militer Arab Saudi sebelumnya pernah membeli sejumlah kecil Tigon untuk keperluan kendaraan komando saat membeli sistem peluncur roket ganda Chunmoo dari Hanwha Aerospace di masa lalu. Setelah itu, mereka menilai tinggi Tigon dan kabarnya meminta pihak Hanwha Aerospace untuk melakukan konsultasi pengembangan varian yang ditingkatkan serta ekspor.

Kim Min-seok, peneliti di Korea Defense and Security Forum, menjelaskan, "Hanwha Aerospace selama ini sangat tertutup mengenai bisnis ekspor ke Arab Saudi, namun ada beberapa kandidat yang diperkirakan. Selain kerja sama produksi teknologi untuk artileri swagerak K9 dan sistem pertahanan udara swagerak Biho-2, kemungkinan ekspor kendaraan tempur lapis baja beroda Tigon milik Hanwha Aerospace juga dinilai sangat tinggi."

Artikel ini diterjemahkan secara otomatis oleh AI. Mungkin terdapat perbedaan dengan artikel asli berbahasa Korea.
전현건 기자
rimsclub@bizhankook.com
저작권자 ⓒ 비즈한국 무단전재 및 재배포 금지