[비즈한국] Di tengah situasi menjelang delisting Shinsegae E&C034300, anak perusahaan E-mart139480, yaitu Shinsegae Property, diperkirakan akan secara agresif mendorong bisnis baru. Menurut liputan Bizhankook, pada bulan Desember tahun lalu, Shinsegae Property mengajukan pendaftaran banyak merek dagang dengan jenis produk yang mencakup layanan kecantikan, kursus golf, dan konstruksi. Muncul spekulasi bahwa seiring diversifikasi bisnis pengembangan pusat perbelanjaan kompleks yang dilakukan Shinsegae Property, mereka dapat mengisi kekosongan yang ditinggalkan oleh Shinsegae E&C.

Pada 24 Desember tahun lalu, Shinsegae Property mengajukan sekitar 80 merek dagang ke Kantor Kekayaan Intelektual Korea (KIPO), seperti ‘W oneness’, ‘Artum’, ‘Wooners’, ‘Monatis’, ‘Triad’, ‘Phyntum’, ‘Artum’, dan ‘THE XCIX’. Klasifikasi produknya meliputi Kelas 36 (keuangan, dll.), Kelas 37 (konstruksi, dll.), Kelas 41 (taman hiburan, dll.), Kelas 43 (restoran wisata, dll.), dan Kelas 44 (pemeriksaan medis, dll.).
Produk yang didaftarkan berdasarkan klasifikasi meliputi △penilaian perhiasan △pengelolaan real estat △konstruksi △kursus golf △wine bar △hotel/motel/resor △perawatan keperawatan rumah △layanan kecantikan △pemandian umum. Selain sektor terkait real estat atau makanan dan minuman, menonjol juga beberapa sektor medis yang termasuk dalam Kelas 44, seperti △perawatan medis dan keperawatan untuk lansia △konsultasi medis dan peracikan obat △serta layanan perawatan medis residensial.

Pendaftaran merek dagang oleh Shinsegae Property ini dilakukan 5 bulan setelah pendaftaran ‘Starbay City’ (Hwaseong International Theme Park) pada bulan Juli tahun lalu. Shinsegae Property, anak perusahaan E-mart, adalah pengembang properti yang didirikan pada tahun 2013. Dimulai dengan pengoperasian Starfield, mereka baru-baru ini mencurahkan energi untuk pengembangan taman hiburan. Saat ini, mereka sedang membangun taman hiburan internasional ‘Starbay City’ di kawasan Hwaseong, Provinsi Gyeonggi, dan juga sedang mendorong pengembangan Kawasan Wisata Eodeungsan di Gwangju. Pada tahun 2022, mereka menarik perhatian dengan mengakuisisi saham Shafer Vineyards, sebuah kilang anggur premium di Napa Valley, AS, melalui anak perusahaan mereka di Amerika Serikat untuk memperluas bisnis.
Shinsegae Group baru-baru ini sedang dalam proses pemisahan afiliasi. Strukturnya dibagi menjadi E-mart dan Starfield yang dipimpin oleh Chairman Chung Yong-jin, serta bisnis department store seperti fesyen dan kecantikan yang dikelola oleh adiknya, Chairman Chung Yoo-kyung. Seiring E-mart yang mulai memperkuat manajemen independen, Shinsegae Property pun turut mempercepat diversifikasi bisnis.
Pendaftaran merek dagang kali ini juga ditafsirkan sebagai bagian dari strategi tersebut. Terkait pendaftaran merek dagang ini, pihak Shinsegae Property menyatakan, "Kami telah mengamankan nama-nama unggul terlebih dahulu untuk mendorong berbagai bisnis baru di masa depan."
Muncul juga spekulasi bahwa Shinsegae Property akan menunjukkan eksistensinya menggantikan Shinsegae E&C yang akan segera dide-listing. Pada 4 Februari, E-mart mengakuisisi 100% saham Shinsegae E&C yang sedang mengalami kesulitan keuangan. Ke depannya, E-mart berencana melanjutkan prosedur delisting sukarela untuk Shinsegae E&C.
Seo Yong-gu, seorang profesor di Departemen Manajemen Sookmyung Women's University, menganalisis, "Ini tampaknya menjadi bagian dari strategi diversifikasi dan perluasan bisnis. Ini mungkin merupakan strategi untuk membangun kembali sektor konstruksi dalam situasi di mana Shinsegae E&C sedang terpuruk. Di antara afiliasi Shinsegae, Shinsegae Property adalah yang paling berkinerja baik. Adalah langkah logis bagi perusahaan pengelola pusat perbelanjaan untuk memperluas cakupan ke bidang konstruksi. Ada kemungkinan besar Shinsegae Property akan menggantikan peran Shinsegae E&C."