주메뉴바로가기본문바로가기
비즈한국 비즈한국

Shinsegae Property, 'Cash Cow' E-mart, Mendaftarkan Banyak Merek Dagang… Apakah Akan Mengisi Kekosongan Sektor Konstruksi?

Artikel ini diterjemahkan secara otomatis oleh AI. Mungkin terdapat perbedaan dengan artikel asli berbahasa Korea.  Read original in Korean →

[비즈한국] Di tengah situasi menjelang delisting Shinsegae E&C034300, anak perusahaan E-mart139480, yaitu Shinsegae Property, diperkirakan akan secara agresif mendorong bisnis baru. Menurut liputan Bizhankook, pada bulan Desember tahun lalu, Shinsegae Property mengajukan pendaftaran banyak merek dagang dengan jenis produk yang mencakup layanan kecantikan, kursus golf, dan konstruksi. Muncul spekulasi bahwa seiring diversifikasi bisnis pengembangan pusat perbelanjaan kompleks yang dilakukan Shinsegae Property, mereka dapat mengisi kekosongan yang ditinggalkan oleh Shinsegae E&C.

정용진 회장이 이끄는 이마트가 독립 경영을 본격화하면서 신세계프라퍼티도 사업 다각화에 속도를 내고 있다. ​정용진 신세계그룹 회장이 ​지난해 12월 22일 트럼프 미국 대통령 당선인을 만난 후 인천공항으로 귀국하는 모습. 사진=연합뉴스
E-mart yang dipimpin oleh Chairman Chung Yong-jin mulai memperkuat manajemen independen, dan Shinsegae Property pun turut mempercepat diversifikasi bisnisnya. Terlihat Chairman Shinsegae Group, Chung Yong-jin, kembali ke Bandara Internasional Incheon setelah bertemu dengan Presiden terpilih AS, Donald Trump, pada 22 Desember tahun lalu. Foto=Yonhap News

Pada 24 Desember tahun lalu, Shinsegae Property mengajukan sekitar 80 merek dagang ke Kantor Kekayaan Intelektual Korea (KIPO), seperti ‘W oneness’, ‘Artum’, ‘Wooners’, ‘Monatis’, ‘Triad’, ‘Phyntum’, ‘Artum’, dan ‘THE XCIX’. Klasifikasi produknya meliputi Kelas 36 (keuangan, dll.), Kelas 37 (konstruksi, dll.), Kelas 41 (taman hiburan, dll.), Kelas 43 (restoran wisata, dll.), dan Kelas 44 (pemeriksaan medis, dll.).

Produk yang didaftarkan berdasarkan klasifikasi meliputi △penilaian perhiasan △pengelolaan real estat △konstruksi △kursus golf △wine bar △hotel/motel/resor △perawatan keperawatan rumah △layanan kecantikan △pemandian umum. Selain sektor terkait real estat atau makanan dan minuman, menonjol juga beberapa sektor medis yang termasuk dalam Kelas 44, seperti △perawatan medis dan keperawatan untuk lansia △konsultasi medis dan peracikan obat △serta layanan perawatan medis residensial.

지난해 12월 24일 신세계프라퍼티는 특허청에 80여 종의 상표를 출원했다. 사진=특허청 특허정보넷 키프리스 캡처
Pada 24 Desember tahun lalu, Shinsegae Property mengajukan sekitar 80 jenis merek dagang ke Kantor Kekayaan Intelektual Korea. Foto=Tangkapan layar Kipris, layanan informasi paten KIPO

Pendaftaran merek dagang oleh Shinsegae Property ini dilakukan 5 bulan setelah pendaftaran ‘Starbay City’ (Hwaseong International Theme Park) pada bulan Juli tahun lalu. Shinsegae Property, anak perusahaan E-mart, adalah pengembang properti yang didirikan pada tahun 2013. Dimulai dengan pengoperasian Starfield, mereka baru-baru ini mencurahkan energi untuk pengembangan taman hiburan. Saat ini, mereka sedang membangun taman hiburan internasional ‘Starbay City’ di kawasan Hwaseong, Provinsi Gyeonggi, dan juga sedang mendorong pengembangan Kawasan Wisata Eodeungsan di Gwangju. Pada tahun 2022, mereka menarik perhatian dengan mengakuisisi saham Shafer Vineyards, sebuah kilang anggur premium di Napa Valley, AS, melalui anak perusahaan mereka di Amerika Serikat untuk memperluas bisnis.

Shinsegae Group baru-baru ini sedang dalam proses pemisahan afiliasi. Strukturnya dibagi menjadi E-mart dan Starfield yang dipimpin oleh Chairman Chung Yong-jin, serta bisnis department store seperti fesyen dan kecantikan yang dikelola oleh adiknya, Chairman Chung Yoo-kyung. Seiring E-mart yang mulai memperkuat manajemen independen, Shinsegae Property pun turut mempercepat diversifikasi bisnis.

Pendaftaran merek dagang kali ini juga ditafsirkan sebagai bagian dari strategi tersebut. Terkait pendaftaran merek dagang ini, pihak Shinsegae Property menyatakan, "Kami telah mengamankan nama-nama unggul terlebih dahulu untuk mendorong berbagai bisnis baru di masa depan."

Muncul juga spekulasi bahwa Shinsegae Property akan menunjukkan eksistensinya menggantikan Shinsegae E&C yang akan segera dide-listing. Pada 4 Februari, E-mart mengakuisisi 100% saham Shinsegae E&C yang sedang mengalami kesulitan keuangan. Ke depannya, E-mart berencana melanjutkan prosedur delisting sukarela untuk Shinsegae E&C.

Seo Yong-gu, seorang profesor di Departemen Manajemen Sookmyung Women's University, menganalisis, "Ini tampaknya menjadi bagian dari strategi diversifikasi dan perluasan bisnis. Ini mungkin merupakan strategi untuk membangun kembali sektor konstruksi dalam situasi di mana Shinsegae E&C sedang terpuruk. Di antara afiliasi Shinsegae, Shinsegae Property adalah yang paling berkinerja baik. Adalah langkah logis bagi perusahaan pengelola pusat perbelanjaan untuk memperluas cakupan ke bidang konstruksi. Ada kemungkinan besar Shinsegae Property akan menggantikan peran Shinsegae E&C."

Artikel ini diterjemahkan secara otomatis oleh AI. Mungkin terdapat perbedaan dengan artikel asli berbahasa Korea.
전다현 기자
allhyeon@bizhankook.com
저작권자 ⓒ 비즈한국 무단전재 및 재배포 금지