주메뉴바로가기본문바로가기
비즈한국 비즈한국

Biz People
'Mandiri' Setelah 30 Tahun Bekerja… Seperti Apa Wajah Shinsegae di Bawah Chung Yong-jin?

Artikel ini diterjemahkan secara otomatis oleh AI. Mungkin terdapat perbedaan dengan artikel asli berbahasa Korea.  Read original in Korean →

[비즈한국] Chung Yong-jin, Ketua Shinsegae Group004170, telah meresmikan sistem manajemen mandiri E-Mart139480. Hal ini diputuskan melalui pembelian 10% saham E-Mart yang dimiliki oleh Ketua Umum Lee Myung-hee. Dengan membeli seluruh saham milik ibundanya, Ketua Umum Lee, Ketua Chung kini memperkenalkan 'E-Mart ala Chung Yong-jin', yang membawa tanggung jawab yang jauh lebih besar.

Ketua Shinsegae Group Chung Yong-jin membeli 2.787.582 saham biasa (10%) E-Mart yang dimiliki oleh Ketua Umum Lee Myung-hee. Foto=Dokumentasi Shinsegae Group
Ketua Shinsegae Group Chung Yong-jin membeli 2.787.582 saham biasa (10%) E-Mart yang dimiliki oleh Ketua Umum Lee Myung-hee. Foto=Dokumentasi Shinsegae Group

Tokoh

Ketua Chung Yong-jin lahir di Seoul pada 19 September 1968. Ia adalah putra sulung dari Chung Jae-eun, Ketua Kehormatan Shinsegae, dan Lee Myung-hee, Ketua Umum Shinsegae Group. Adik perempuannya adalah Chung Yoo-kyung, Ketua Shinsegae Co., Ltd. Setelah lulus dari SMA Kyungbock, ia masuk ke Jurusan Sejarah Barat di Seoul National University namun keluar setelah satu tahun kuliah. Ia kemudian melanjutkan studi ke Brown University di Amerika Serikat dan mengambil jurusan Ekonomi. Pada 1993, ia menikah dengan aktris Ko Hyun-jung dan dikaruniai seorang putra bernama Hae-chan dan seorang putri bernama Hae-in. Namun, mereka bercerai pada 2003 setelah 10 tahun menikah. Pada 2011, ia menikah kembali dengan pemain flute Han Ji-hee dan dikaruniai sepasang anak kembar laki-laki dan perempuan.

Ia dikenal sebagai pencinta binatang. Pada 2015, ia bahkan memelihara hingga 30 anjing. Ia sangat menyukai anjing jenis Standard Poodle. Ia bahkan meluncurkan toko khusus perlengkapan hewan peliharaan bernama 'Molly's Pet Shop' yang diambil dari nama anjingnya. Hobi lainnya adalah memasak. Ia memiliki studio memasak pribadi dan senang mengundang rekan-rekannya untuk dijamu dengan masakannya. Ia dianggap sebagai influencer dunia bisnis yang aktif di media sosial. Saat ini, jumlah pengikut media sosial Ketua Chung lebih dari 800.000 orang. Karena aktivitas media sosialnya yang intens, ia sering dijuluki 'Hyung Yong-jin' (Kakak Yong-jin) oleh publik, namun sejak dilantik menjadi ketua pada Maret tahun lalu, ia hampir tidak lagi aktif di media sosial. MBTI-nya adalah INFJ.

Karier

Setelah lulus kuliah, Ketua Chung bekerja selama satu tahun di Divisi Distribusi Korea Fujitsu dan Kantor Manajemen Samsung C&T sebelum masuk ke Shinsegae Group pada 1995 sebagai direktur (setingkat) di Tim Strategi, Kantor Perencanaan Strategis. Pada 1997, ia dipromosikan menjadi direktur eksekutif Kantor Perencanaan dan Koordinasi, dan pada 2000, ia menjabat sebagai wakil presiden Kantor Dukungan Manajemen. Setelah menjabat sebagai wakil ketua umum Shinsegae Group pada 2006, ia dipromosikan menjadi ketua pada 2024, setelah 18 tahun. Pada 2021, ia mendirikan tim bisbol profesional SSG Landers dan menjabat sebagai pemilik klub tersebut.

Ketua Chung Yong-jin membawa Starbucks ke Korea pada 1999. Foto=Dokumentasi Shinsegae Group
Ketua Chung Yong-jin membawa Starbucks ke Korea pada 1999. Foto=Dokumentasi Shinsegae Group

Kapabilitas

Ketua Chung Yong-jin, yang dikenal sebagai seorang pecinta kuliner, memimpin bisnis makanan dan minuman Shinsegae. Starbucks dianggap sebagai pencapaian utamanya. Saat masih kuliah di Amerika Serikat, ia sering mengunjungi Starbucks dan akhirnya membawanya ke Korea pada 1999. Pada 2010, ia mendapatkan hak bisnis untuk Dean & Deluca Amerika di Korea dan membukanya di Department Store Shinsegae. Karena ketertarikannya pada wine, ia juga mulai memperluas bisnis wine melalui Shinsegae L&B. Ia juga dikenal aktif memberikan ide bisnis saat peluncuran Devil's Door, sebuah gerai bir kriya (craft beer).

Starfield adalah salah satu proyek ambisius Ketua Chung. Ketertarikannya pada bisnis Starfield sangat tinggi, bahkan ia menentukan sendiri nama 'Starfield'. Dimulai dari cabang Hanam pada 2016, Starfield kini beroperasi di 5 lokasi termasuk Suwon, Goyang, Anseong, dan Myeongji, dan dinilai telah berhasil menancapkan pijakan di pasar ritel luring.

Ia juga berupaya meluncurkan 'No Brand', merek internal milik E-Mart. Pada 2015, Ketua Chung mendirikan 'E-Mart Secret Research Lab' di kantor pusat E-Mart untuk mengembangkan produk dan layanan baru. Hasil pertama dari laboratorium ini adalah peluncuran 'No Brand'. Pendapatan No Brand tercatat sebesar 1,38 triliun won pada 2023. Merek ini juga telah merambah ke Vietnam, Mongolia, Filipina, dan Laos.

Pada Desember tahun lalu, pertemuan Ketua Chung dengan Presiden terpilih AS, Donald Trump, menjadi sorotan. Ketua Chung diundang oleh putra Trump, Donald Trump Jr., dan menginap di resor Mar-a-Lago milik Trump dari 16 hingga 21 Desember 2024, di mana ia bertemu dengan Presiden terpilih Trump. Dikabarkan mereka berbincang selama 10-15 menit dan makan bersama. Ketua Chung adalah pebisnis Korea pertama yang bertemu dengan Trump setelah pemilihan presiden AS. Berita ini sempat membuat saham Shinsegae bergejolak. Ketua Chung juga dijadwalkan menghadiri upacara pelantikan presiden di Washington D.C., AS pada tanggal 20 (waktu setempat).

Kritik

Di antara bisnis yang dimulai Ketua Chung dengan penuh semangat, tidak sedikit yang ditutup karena kinerja buruk. Pada 2018, ia meluncurkan 'Pierrot Shopping' di Korea yang meniru toko pernak-pernik Jepang 'Don Quijote', namun bisnis tersebut ditutup kurang dari dua tahun karena kerugian yang terus berlanjut. Pada 2016, ia mengeluarkan 19 miliar won untuk mengakuisisi Jeju Soju, namun dijual ke Oriental Brewery (OB) tahun lalu karena kinerja yang buruk. Toko obat (drugstore) Boots, serta Scentence dan Stonebrick yang sempat disebut sebagai 'kosmetik Chung Yong-jin', juga ditarik dari pasar karena kinerja yang kurang memuaskan.

Akuisisi G-Market, yang disebut sebagai M&A terbesar dalam sejarah grup, juga belum mendapatkan penilaian positif hingga saat ini. Ketua Chung mengakuisisi G-Market senilai 3,444 triliun won pada 2021 untuk memperluas bisnis e-commerce. Namun, G-Market terus merugi dan dianggap sebagai 'titik lemah' E-Mart.

E-Mart mencatatkan kerugian operasional pertama sejak didirikan pada 2023. Foto=DB BizHankook
E-Mart mencatatkan kerugian operasional pertama sejak didirikan pada 2023. Foto=DB BizHankook

Tantangan

Pada tanggal 12, E-Mart mengumumkan bahwa Ketua Chung akan membeli 2.787.582 saham biasa (10%) E-Mart yang dimiliki oleh Ketua Umum Lee Myung-hee melalui transaksi di luar jam bursa mulai 10 Februari hingga 11 Maret. Harga per saham ditetapkan sebesar 76.800 won, dengan total nilai mencapai 214,086 miliar won. Dengan memilih untuk membeli seluruh saham tersebut alih-alih menerima hibah, Ketua Chung menggunakan aset pribadi untuk membeli saham Ketua Umum Lee. Setelah pembelian saham selesai, kepemilikan saham Ketua Chung di E-Mart akan meningkat dari 18,56% menjadi 28,56%. Dengan hilangnya kepemilikan saham Ketua Umum Lee di E-Mart, manajemen mandiri Ketua Chung pun dimulai secara nyata.

Ketua Chung Yong-jin (saat itu masih menjabat Wakil Ketua Shinsegae) mengunjungi rumah duka mendiang Ketua Daewoo Group Kim Woo-choong bersama ibunya, Ketua Shinsegae Lee Myung-hee, pada 2019. Foto=Reporter Park Jung-hoon
Ketua Chung Yong-jin (saat itu masih menjabat Wakil Ketua Shinsegae) mengunjungi rumah duka mendiang Ketua Daewoo Group Kim Woo-choong bersama ibunya, Ketua Shinsegae Lee Myung-hee, pada 2019. Foto=Reporter Park Jung-hoon

Tanggung jawab Ketua Chung atas manajemen E-Mart pun semakin besar. E-Mart terus mengalami kinerja buruk, termasuk mencatatkan kerugian operasional pertama sejak didirikan pada 2023. Tahun lalu, perusahaan melakukan program pensiun sukarela dua kali, dan banyak petinggi anak perusahaan dengan kinerja buruk diganti. Meskipun E-Mart berhasil memperbaiki kinerjanya pada kuartal ketiga lalu, prospek tahun ini tidak terlalu cerah akibat memburuknya kondisi industri.

Ketua Chung telah bekerja sama dengan Alibaba Group asal Tiongkok untuk meningkatkan daya saing G-Market. Strateginya adalah mendirikan perusahaan patungan dengan Alibaba International untuk menciptakan sinergi bisnis antara G-Market dan AliExpress. Namun, karena G-Market dan AliExpress akan tetap dioperasikan sebagai platform independen, industri meragukan sinergi perusahaan patungan tersebut. Hal ini dikarenakan setelah Shinsegae menjalin aliansi dengan Naver melalui pertukaran saham pada 2021, sinergi yang diharapkan tidak tercapai secara maksimal. Proyek pembangunan Hwaseong International Theme Park dengan total anggaran bisnis 4,5693 triliun won juga sedang disiapkan. Kini, saatnya perhatian tertuju pada bagaimana Ketua Chung, yang telah memasuki 'Era Chung Yong-jin' lepas dari bayang-bayang Ketua Umum Lee, akan memimpin E-Mart ke depan.

Artikel ini diterjemahkan secara otomatis oleh AI. Mungkin terdapat perbedaan dengan artikel asli berbahasa Korea.
박해나 기자

유통 산업과 기업 이슈를 취재합니다. 놓치고 있는 이야기가 있다면 들려주세요.

phn0905@bizhankook.com
저작권자 ⓒ 비즈한국 무단전재 및 재배포 금지