[비즈한국] Ada tiga anak yang tumbuh besar dengan makan di meja yang sama. Yoon Ju-won, Kim San-ha, dan Kang Hae-jun. Mereka tidak punya ibu, tapi memiliki dua ayah. Jika di luar negeri, mungkin orang akan menduga mereka adalah keluarga yang dibentuk oleh pasangan gay yang mengadopsi tiga anak. Faktanya, ketiga anak ini sama sekali tidak memiliki hubungan darah. Namun, mereka adalah keluarga yang saling menyayangi dan berbagi kenangan manis lebih dari siapa pun di dunia ini. Inilah kisah drama 'Family by Choice' (Keluarga Rakitan) yang menggambarkan keluarga unik yang saling mengandalkan meski tidak memiliki hubungan darah maupun nama keluarga yang sama.

Yoon Ju-won (Jung Chae-yeon) kehilangan ibunya saat masih kecil, namun ia memiliki ayah, Yoon Jeong-jae (Choi Won-young), yang merawatnya dengan sangat penuh kasih sayang. Kim San-ha (Hwang In-yeop), yang kehilangan adik perempuannya karena kecelakaan, memendam luka mendalam akibat ibunya, Kwon Jeong-hee (Kim Hye-eun), yang menyalahkan dirinya atas kecelakaan tersebut dan meninggalkannya. Mereka yang menyembuhkan luka itu dan menjadi keluarga pengganti bagi San-ha adalah keluarga Ju-won yang tinggal di lantai bawah. Bukan hanya San-ha yang mendapatkan keluarga berkat keluarga Ju-won. Ada juga Kang Hae-jun (Bae Hyun-sung), anak dari Kang Seo-hyun (Baek Eun-hye) yang menghilang setelah sekali dijodohkan dengan Yoon Jeong-jae. Ketika Seo-hyun tiba-tiba pergi mencari uang dan meninggalkan Hae-jun, Jeong-jae yang tidak tega melihat anak itu, akhirnya membawa dan membesarkannya. Hae-jun memanggil Jeong-jae 'Ayah', memperlakukan Ju-won sebagai adik, dan mereka hidup bersama selama 10 tahun. Ditambah lagi dengan Kim Dae-uk (Choi Moo-sung), ayah San-ha, yang membentuk chemistry layaknya pasangan suami istri dengan Yoon Jeong-jae, pria yang merawat San-ha dengan telaten menggantikan sang istri yang pergi. Sungguh komposisi keluarga yang sangat unik.

Menganggap hanya hubungan sedarah yang disebut keluarga terasa ketinggalan zaman, namun di Korea masih ada sentimen konservatif di mana orang-orang selalu penasaran dengan status hubungan jika ada sekelompok orang yang tidak sedarah tinggal bersama. Sentimen ini bahkan lebih kuat di lingkungan kecil seperti di 'Family by Choice', di mana hampir semua tetangga tahu latar belakang masing-masing. Itulah sebabnya di awal drama, Yoon Ju-won dengan lantang bersuara agar kedua ayahnya melakukan 'adopsi resmi' agar nama keluarga mereka bisa disamakan. Padahal, di tahun 2024 pun, masih banyak orang yang khawatir memberikan nama belakang ibu kepada anak karena takut dicurigai sebagai keluarga hasil pernikahan kembali. Wajar jika Yoon Ju-won, yang saat itu berusia 17 tahun pada tahun 2013, ingin memiliki nama keluarga yang sama dengan kakak-kakaknya agar diakui sebagai keluarga oleh orang lain.

Meski tidak bisa mengabaikan hubungan darah dan hukum sepenuhnya, jika dipikir-pikir, ada banyak sekali hubungan sedarah dan ikatan hukum yang justru jauh lebih buruk daripada orang asing. Ibu San-ha saja, karena trauma kehilangan anak perempuan akibat kecelakaan, justru menyalahkan San-ha dan meninggalkan putranya yang masih kecil dengan kejam, bahkan tidak memberi kabar selama 10 tahun. Meski ada latar belakangnya, ibu Hae-jun maupun bibinya pun sama saja karena tidak merawat Hae-jun. Bukan hanya di dalam drama, jika kita melihat ke sekitar kita, kita bisa dengan mudah menemukan orang yang memiliki paman, bibi, saudara, bahkan orang tua yang tidak pernah berhubungan seumur hidupnya.

Oleh karena itu, keluarga yang digambarkan dalam 'Family by Choice' sangat menyentuh hati. Betapa menggemaskannya Ju-won saat membalas tetangga yang mengasihani mereka karena tumbuh tanpa ibu dengan berkata, "Kami tidak menyedihkan kok! Kami masing-masing spesial dengan caranya sendiri!" Saya bahkan meneteskan air mata mendengar ucapan Yoon Jeong-jae kepada bibi Hae-jun, Kang I-hyun (Min Ji-ah), yang selalu menuntut Hae-jun untuk membalas budi pada ayah Ju-won: "Tidak perlu melakukan itu. Di dunia ini, orang tua mana yang meminta anak membalas biaya membesarkan mereka?"
Terutama dalam 'Family by Choice', Yoon Jeong-jae adalah sosok yang paling berperan dalam kelahiran keluarga yang mengharukan ini. Betapapun baik dan hangat hatinya seseorang, sangat sulit untuk membesarkan anak orang lain layaknya anak kandung sendiri. Apalagi di dunia di mana orang sering berkata "jangan memelihara makhluk yang berambut hitam" (peribahasa yang merujuk pada ketidaktulusan/pengkhianatan) terhadap anak adopsi atau anak dari pernikahan kembali. Di episode 11, ketika Hae-jun memberikan buku tabungan berisi 800 juta won yang dikumpulkannya untuk membalas budi ayahnya, Jeong-jae marah besar. "Orang tua mana yang membesarkan anak untuk menagih biaya? Membesarkan ya membesarkan saja! Kita membesarkan mereka agar mereka makan enak, tidur nyenyak, dan hidup bahagia, bukan untuk meminta uang! Bukan untuk meminta balasan!" Di dunia di mana hubungan orang tua dan anak sedarah pun sering bertengkar atau putus hubungan demi uang, siapa yang berani mengatakan Jeong-jae bukan orang tua yang sesungguhnya?

Betapa sesak dan mengharukannya melihat Ju-won, San-ha, dan Hae-jun yang meski sering bertengkar, berusaha menyembunyikan luka mereka agar tidak melukai yang lain, dan sebaliknya, berusaha berbagi serta menenangkan luka satu sama lain. Saat melihat San-ha, yang tumbuh dengan luka ditinggalkan ibu, mencari ibu Hae-jun setelah mendengar bahwa ada alasan di balik kepergiannya, dan memintanya untuk 'meyakinkan Hae-jun bahwa ibu tidak membuangnya', siapa yang bisa menyangkal bahwa mereka adalah saudara yang saling mengasihi?
'Family by Choice' tampaknya menghabiskan banyak durasi di paruh kedua untuk romansa Ju-won dan San-ha yang bertemu kembali setelah 10 tahun terpisah di usia 20-an, namun sebenarnya saya tidak terlalu tertarik dengan romansa mereka. Menjelang akhir, ada kecenderungan untuk menjodohkan Yoon Jeong-jae dengan ibu Hae-jun, Kang Seo-hyun, dan itu juga kurang berkenan bagi saya. Saya sudah terbiasa dengan "happy ending" ala Korea yang ingin membentuk keluarga asli melalui cinta dan ikatan hukum, namun bagi saya, sosok Hae-jun yang terluka karena merasa akan tersingkir dari keluarga karena berita kencan Ju-won dan San-ha jauh lebih menarik perhatian. Begitu pula dengan chemistry Yoon Jeong-jae dan Kim Dae-uk yang telah mengumpulkan uang bersama selama bertahun-tahun demi anak-anak mereka, yang terasa jauh lebih seperti pasangan suami istri.

'Family by Choice' dijadwalkan tamat dengan penayangan episode 15 dan 16 pada tanggal 27 November. Saya memberikan apresiasi kepada Choi Won-young yang memerankan Yoon Jeong-jae, sosok ayah yang begitu hangat hingga terasa seperti fantasi. Saya juga memberikan dukungan kepada para aktor muda: Hwang In-yeop sebagai Kim San-ha yang memerankan karakter mulai dari siswa SMA hingga pria berusia 20-an dengan luwes; Bae Hyun-sung sebagai Kang Hae-jun yang mempesona dengan senyum lugu sekaligus tangisan sedih yang menyentuh; serta Jung Chae-yeon sebagai Yoon Ju-won yang kini terlihat matang sebagai aktris yang mumpuni. Terlepas dari bagaimana akhir ceritanya, saya ingin menyampaikan bahwa saya sangat menikmati drama ini sambil tertawa dan menangis melihat potret keluarga sejati dan ideal yang ditampilkan.

Tentang Penulis Jeong Su-jin?
Ia meliput dan menulis tentang film, perjalanan, dan budaya populer melalui berbagai majalah. Meski tidak ingin ketinggalan tren, ia telah menjadi "orang lama" yang hanya bisa menebak klise usang adegan berikutnya saat menonton drama terbaru. Ia sedang berusaha mencari kembali nalurinya yang hilang dengan menjelajahi dunia OTT yang luas, dan harapan terbesarnya saat ini adalah adanya paket langganan OTT terintegrasi.