[비즈한국] Seniman Lee Chul-soo, yang menuangkan interaksi antara alam dan manusia ke atas kanvas, menyuguhkan pengalaman seni yang mendalam bagi para pengunjung melalui pameran tunggal bertajuk ‘Pegunungan dan Sungai Kita-Pohon Pinus’. Dalam pameran ini, keindahan alam kita akan disorot kembali melalui karya-karya yang memuat filosofi sang seniman, serta energi (qi) dan ruang kosong yang dirasakan dari alam.

Pameran tunggal seniman Lee Chul-soo ‘Pegunungan dan Sungai Kita-Pohon Pinus’ yang akan berlangsung mulai 5 November hingga 12 Desember di MediaZen Art Space, Magok-dong, Gangseo-gu, Seoul ini, rencananya akan menampilkan sejumlah karya yang mengekspresikan energi dan ruang kosong di alam melalui sudut pandang sang seniman.
Seniman Lee Chul-soo menangkap keabadian alam Korea ke atas kanvas, mengekspresikan interaksi antara kefanaan manusia dan keberlanjutan alam. Karyanya digambarkan sebagai proses mengeksplorasi keberadaan manusia di tengah siklus alam yang abadi, dan ia dinilai mampu menangkap perubahan alam yang menembus empat musim serta emosi manusia yang muncul di dalamnya dengan sangat cermat.
Dalam pameran tunggal ini, pengunjung dapat menikmati berbagai karya yang memuat kecintaan mendalam Lee Chul-soo terhadap alam serta momen-momen interaksi antara manusia dan alam. Pengunjung diharapkan dapat memiliki waktu untuk memandang alam kita dari sudut pandang baru dengan mengikuti tatapan Lee Chul-soo yang mengeksplorasi ide dalam alam. Secara khusus, ia diharapkan dapat memberikan kesan seolah-olah pengunjung menjadi bagian dari alam dengan menuangkan keindahan alam yang ia rasakan dan alami langsung ke atas kanvas.
Mengenai proses kerjanya, sang seniman menjelaskan proses penyelesaian karyanya yang terinspirasi dari alam dengan mengatakan, “Tanpa pikiran apa pun, saya menghadapi kanvas putih dan melukis bunga yang masuk ke mata saya serta bulan dan bintang yang masuk ke dalam hati saya.” Ia mengatakan bahwa saat menggerakkan kuas, dirinya pun menjadi bagian dari alam, dan momen-momen di tengah alam adalah waktu yang paling membahagiakan. Karya-karya yang lahir dari proses ini melukiskan momen menjadi bagian dari alam, dan ia berharap dapat menyampaikan kesan dari momen tersebut kepada para pengunjung.
Hingga saat ini, seniman Lee Chul-soo telah mengadakan 40 pameran tunggal, berpartisipasi dalam 20 pameran tunggal stan dan biennale, serta memamerkan karyanya dalam lebih dari 400 pameran kelompok dan undangan, melanjutkan aktivitas seninya secara konsisten. Ia lulus dari program sarjana dan pascasarjana di Jurusan Seni Lukis Timur, Universitas Hongik, serta mengambil jurusan Pendidikan Seni di Sekolah Pascasarjana Pendidikan Universitas Dongguk. Selain itu, ia mengabdikan diri pada pengembangan dunia seni dengan menjabat sebagai juri di berbagai ajang seperti Grand Art Exhibition of Korea dan Seoul Art Exhibition. Selain itu, ia juga aktif sebagai direktur Asosiasi Seni Rupa Korea, direktur Yayasan Beasiswa Woogang, serta direktur dan komite pertandingan Federasi Golf Junior Korea.